Garudaxpose.com | Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah menggenjot pembangunan infrastruktur strategis yang difokuskan pada peningkatan kualitas jalan dan jembatan untuk periode 2026–2027. Langkah ini diambil untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi kemacetan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjadikan Kawasan Aerotropolis. Jumat (10/04/2026)
Penguatan konektivitas dan aksesibilitas menjadi fokus utama pembangunan Kota Tangerang, dengan berbagai proyek yang dirancang untuk menyambungkan akses antarwilayah dan membangun sistem transportasi yang lebih terintegrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan dan Dampak
1. Meningkatkan Mobilitas: Mempercepat pergerakan orang dan barang antar wilayah, baik di dalam kota maupun dengan daerah sekitarnya
Mengurangi Kemacetan: Menyediakan jalur alternatif dan memperluas kapasitas jalan di titik-titik padat lalu lintas
2. Mendukung Ekonomi: Memudahkan akses ke kawasan komersial, industri, dan pusat bisnis, bandara serta mendukung pengembangan kawasan hunian terpadu sebagai kawasan Aerotropolis.
3. Membangun Sistem Terintegrasi: Menghubungkan berbagai moda transportasi dan mendukung konsep Transit Oriented Development (TOD) untuk menciptakan kota yang lebih efisien dan berkelanjutan
4. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang menargetkan pembangunan delapan ruas jalan baru untuk meningkatkan kapasitas jalan dan mengurai kemacetan yang meningkat, seiring dengan data 2,8 juta kendaraan yang melintasi Kota Tangerang.
Pada tahun 2026 Pemkot Tangerang telah menargetkan dan menuntaskan pembangunan 8 ruas jalan kota baru untuk memperlancar arus lalu lintas dan mengurai kemacetan, diantaranya seperti, di Jalan Saluran Pembuangan Semanan Green Lake arah DKI Jakarta (lanjutan proyek), Jalan Pembuangan Semanan Poris Gondrong, Jalan Sisi Saluran Cisadane Barat Bayur, Jalan Sisi Saluran Cisadane Timur-Selatan, Jalan Sisi Saluran Cisadane Timur-Utara, Jalan Sisi Saluran Semanan Hasyim Ashari Cipondoh, Jalan Loo Ping Tanah Gocap Karawaci dan Jalan Akses Graha Raya-Raden Fatah via Puri Kartika Ciledug.
Kemudian, Fokus Perencanaan 2027Penanganan Banjir: Selain jalan dan jembatan, perancangan awal tahun 2027 difokuskan pada pembangunan infrastruktur penanganan banjir dan perbaikan lingkungan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selain itu, Pemkot juga mengusulkan pembangunan infrastruktur di kawasan Transit Oriented Development (TOD) untuk mendukung integrasi moda transportasi.
Pembangunan ini dipastikan melalui Safari Pembangunan yang dilakukan setiap tahun untuk meninjau progres di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. (ADV)











