Garudaxpose.com | Bali — Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan Banyupinaruh atau tradisi melukat yang berlangsung di Pantai Selukat, Banjar Lodpeken, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Sejak pagi hari, masyarakat memadati kawasan pesisir untuk melaksanakan ritual penyucian diri yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Raya Saraswati.
Dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Keramas, Aiptu. I Made Artika bersinergi bersama Babinsa, Sertu. I Nyoman Lancar serta Pecalang Desa Adat Keramas untuk melakukan pengamanan dan pengawasan. Kehadiran aparat di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan persembahyangan serta tradisi melukat di pantai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyupinaruh sendiri merupakan tradisi umat Hindu yang dilaksanakan sehari setelah Hari Raya Saraswati, sebagai simbol pembersihan diri secara lahir dan batin melalui air suci. Tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai momentum introspeksi diri dan penyucian pikiran, sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih bijaksana dan penuh kesadaran spiritual.
Kapolsek Blahbatuh, Kompol. Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H seijin Kapolres Gianyar, AKBP. Chandra C Kesuma, S.I.K., M.H mengatakan, bahwa Polsek Blahbatuh secara rutin menerjunkan personel khususnya Bhabinkamtibmas, di kawasan pesisir pantai saat pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti Banyupinaruh. Hal ini bertujuan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif serta memberikan pelayanan dan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan lancar. @ (suriasih)












