Garudaxpose.com | Bali – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, PMI Kabupaten Gianyar menyelenggarakan kegiatan bakti sosial donor darah di Balai Banjar Jagaperang, Desa Sidan. Kegiatan kemanusiaan ini mendapat dukungan penuh dari aparat kewilayahan diantaranya Babinsa Desa Sidan, Serka. I Wayan Mardika bersama Bhabinkamtibmas Desa Sidan, Aiptu. Dewa Nyoman Oka Yasa yang turut hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.
Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir sebagai unsur pengamanan, namun juga berperan aktif dalam membantu kelancaran jalannya kegiatan, mengatur antrean peserta, serta memberikan motivasi kepada warga agar tidak ragu mendonorkan darahnya. Kehadiran aparat di tengah kegiatan sosial ini turut membangun rasa aman, tertib dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan PMI Kabupaten Gianyar diawali dengan beberapa tahapan yang harus dilalui oleh para pendonor guna memastikan keamanan dan kelayakan donor. Tahap pertama adalah pengisian blangko atau formulir pendaftaran, dimana calon pendonor mencantumkan identitas serta riwayat kesehatan sebagai dasar pemeriksaan awal. Setelah itu, petugas medis melakukan pengecekan tekanan darah (tensi) untuk memastikan kondisi fisik pendonor dalam keadaan stabil.

Tahap berikutnya adalah pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) untuk mengetahui apakah kadar sel darah merah pendonor berada pada batas normal. Apabila hasil pemeriksaan dinyatakan memenuhi syarat, pendonor kemudian memasuki tahap pelaksanaan donor darah, yaitu proses pengambilan darah yang dilakukan oleh tenaga medis secara steril dan sesuai prosedur kesehatan.
Melalui tahapan tersebut, kegiatan donor darah tidak hanya menjamin keselamatan pendonor, tetapi juga memastikan darah yang terkumpul aman dan layak digunakan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI yang sangat dibutuhkan dalam berbagai kondisi darurat maupun pelayanan medis rutin.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan bingkisan sembako kepada 10 pendonor pertama yang berhasil lolos skrining kesehatan dan menyelesaikan proses donor. Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemanusiaan. @ (suriasih)











