LPG Langka di Lumajang, Bunda Indah Ingatkan Agen, Pangkalan dan Pengecer: Tidak Boleh Menimbun Wes!, Main-Main Saya Sikat

- Penulis

Senin, 23 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Kelangkaan gas LPG 3 kg di Kabupaten Lumajang kian meresahkan warga. Kesulitan mendapatkan tabung melon ini memicu kepanikan di berbagai wilayah, salah satunya di Desa Denok.

Seorang warga Denok mengungkapkan keresahannya kepada media setelah berjam-jam mencari gas namun tak kunjung membuahkan hasil. “Saya sudah mencari ke mana-mana tidak nemu gas, terus harus masak pakai apa?” ungkapnya dengan nada panik dan resah.

Menanggapi situasi yang kian memanas, Bupati Lumajang Ir.Indah Amperawati,M.Si(Bunda Indah) segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Elpiji (SPPE) untuk memastikan ketersediaan stok dan jalur distribusi,Senin(23-3-2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan Keras untuk Agen dan Pangkalan
dalam sidak tersebut, Bupati Lumajang menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi oknum mana pun untuk menghambat distribusi gas ke masyarakat.

Bupati memperingatkan dengan keras agar tidak ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kesulitan warga.
“Saya ingatkan ya: agen, pangkalan, pengecer, tidak boleh menahan, tidak boleh menimbun! Wis, Polres melalui Polsek-polseknya akan datang. Ojo macem-macem lek saiki (Jangan macam-macam kalau sekarang),” tegas Bunda Indah.

Stok Melimpah, Distribusi Dipercepat:
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, pasokan gas sebenarnya terus mengalir. Saat ini tersedia stok sebanyak 65 Metrik Ton (MT), dengan tambahan pasokan baru sebesar 40 MT yang masuk hari ini.

Bunda Indah menjelaskan bahwa tingginya kebutuhan masyarakat menjadi salah satu faktor, namun proses pengisian terus dikebut. “Hari ini tadi pagi sudah datang lagi pasokan, itu mulai pengisian, kita lihat bersama-sama. Sebentar lagi ini sudah distribusi, ada sekitar 39.000 tabung,” jelasnya di lokasi pengisian.

Untuk mempercepat penyaluran, sebanyak 22 armada dari SPPE telah disiapkan untuk segera meluncur ke titik-titik distribusi.

Dengan langkah cepat ini, diharapkan dampak kelangkaan dapat segera teratasi dan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan gas untuk kebutuhan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Viral di Medsos, Kasus Curanmor Bangsalsari Berhasil di Amankan Sama Polsek Bangsalsari
Polres Lumajang Amankan Tersangka Penadah Sapi Curian dan Senpi Rakitan
Soal Viral Penyiraman Air, Polsek Pasar Kemis Klarifikasi Terduga Penyiram
Tukang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
INSTAGRAM JADI ARENA MAUT: POLRES BREBES UNGKAP 4 KASUS, 2 REMAJA TEWAS DI TANGAN TEMAN SENDIRI
Pastikan Kenyamanan Lingkungan, Polsek Cikupa Dalami Informasi Terkait Penyalahgunaan Hunian Apartemen
Polresta Tangerang Bongkar Jaringan Narkotika Sintetis Lintas Wilayah, 4 Orang Diamankan
Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polres Lumajang Gulung Komplotan Pencuri Baterai Tower Antar-Kota

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:15 WIB

Sempat Viral di Medsos, Kasus Curanmor Bangsalsari Berhasil di Amankan Sama Polsek Bangsalsari

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:22 WIB

Polres Lumajang Amankan Tersangka Penadah Sapi Curian dan Senpi Rakitan

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:16 WIB

Soal Viral Penyiraman Air, Polsek Pasar Kemis Klarifikasi Terduga Penyiram

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:25 WIB

Tukang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Senin, 1 Juni 2026 - 06:11 WIB

INSTAGRAM JADI ARENA MAUT: POLRES BREBES UNGKAP 4 KASUS, 2 REMAJA TEWAS DI TANGAN TEMAN SENDIRI

Berita Terbaru

Pendidikan

JAWARA: Pendidikan Kesetaraan Jadi Pilar SDM Unggul Brebes

Senin, 8 Jun 2026 - 08:45 WIB

Bali

Info Jembrana Soal Toleransi dan Kader Posyandu

Senin, 8 Jun 2026 - 08:38 WIB