Garudaxpose.com | Probolinggo – Menyambut arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Imbauan tersebut disampaikan oleh Ketua RW XV Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, H. Adhyrizma Firtana, Jum’at (20/03/2026) pagi.
Ia mengatakan, tradisi mudik yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran seringkali diiringi dengan tingginya volume kendaraan di jalan raya. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adhyrizma menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental sebelum melakukan perjalanan jauh. Menurutnya, kondisi tubuh yang prima sangat berpengaruh terhadap konsentrasi saat berkendara.
“Pastikan tubuh dalam kondisi sehat dan cukup istirahat sebelum berangkat. Jangan memaksakan diri jika merasa kurang fit,” ujarnya.
Selain faktor kesehatan, ia juga mengingatkan agar kendaraan yang digunakan telah melalui pemeriksaan menyeluruh. Mulai dari mesin, sistem pengereman, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan harus dipastikan dalam kondisi baik.
Ia menambahkan, pemudik sebaiknya merencanakan waktu keberangkatan dengan bijak untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas. Berangkat lebih awal atau memilih waktu alternatif bisa menjadi solusi untuk perjalanan yang lebih nyaman.
“Perencanaan perjalanan itu penting, termasuk menentukan jalur yang akan dilalui dan memantau kondisi lalu lintas,” jelasnya.
Dalam aspek keamanan lingkungan, Adhyrizma mengimbau warga agar tidak lupa memastikan rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Koordinasi dengan tetangga atau pengurus lingkungan dinilai penting untuk menjaga keamanan bersama.
Tak hanya itu, ia juga menyarankan agar pemudik membawa perlengkapan darurat seperti kotak P3K, air minum, serta makanan ringan guna mengantisipasi kondisi tak terduga di perjalanan.
Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, serta sabuk pengaman bagi pengguna mobil sebagai langkah dasar menjaga keselamatan.
“Kesadaran dan disiplin di jalan adalah kunci utama. Jangan terburu-buru, yang penting selamat sampai tujuan,” tegasnya.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan, ia berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan minim kecelakaan. (Septyan)













