Gotong Royong TNI–Warga Wujudkan Jalan 1.700 Meter di Desa Cikuya, Brebes

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com //-Jalan rabat beton sepanjang 1.700 meter dengan lebar 2,5 meter kini membentang di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Infrastruktur desa ini menjadi salah satu hasil utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 yang resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026) di Lapangan Desa Cikuya.

Penutupan dipimpin Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli) Pangdam, Brigjen TNI Abdul Hanis. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di pedesaan. “Program TMMD ini adalah kerja sama terpadu antara TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan Polri dalam rangka mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sasaran TMMD diarahkan pada wilayah yang membutuhkan perhatian lebih—mulai dari daerah tertinggal, miskin, terisolasi, terpencil, kawasan perbatasan, wilayah kumuh perkotaan, hingga daerah terdampak bencana. Atas capaian selama sebulan pelaksanaan, Brigjen Abdul Hanis menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah beserta jajaran Forkopimda, OPD, unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pemuda, pelajar, dan warga yang terlibat langsung. “Selama satu bulan penuh seluruh unsur bekerja bersama-sama sehingga seluruh program TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Infanteri Ahmad Hadi Hariono, melaporkan bahwa pembangunan fisik berupa jalan rabat beton sand sheet sepanjang 1.700 meter dengan lebar 2,5 meter telah rampung 100 persen. Pekerjaan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Satgas bersama warga, dengan dukungan alat dan material dari pemerintah daerah. Jalan yang sebelumnya berupa tanah dan berbatu, licin saat hujan, kini menjadi jalur beton yang rata dan kokoh, menghubungkan permukiman dengan area persawahan serta jalan desa utama.

Kepala Desa Cikuya, Sejo, menyebut jalan baru ini memangkas waktu tempuh warga menuju lahan pertanian dan pasar desa. “Dulu saat musim hujan, warga harus memutar atau menunggu jalan mengering. Sekarang anak-anak lebih mudah ke sekolah, petani lebih cepat mengangkut hasil panen, dan biaya angkut berkurang,” ujarnya. Sejumlah petani mengaku ongkos ojek gabah menurun karena kendaraan roda dua dan roda tiga dapat melintas tanpa hambatan.

Selain sasaran fisik, TMMD ke-127 menggelar rangkaian kegiatan nonfisik untuk memperkuat kapasitas warga. Materi yang diberikan antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan kesehatan tentang pola hidup bersih dan pencegahan stunting, penyuluhan pertanian terkait penggunaan pupuk berimbang dan pengendalian hama, serta sosialisasi bahaya narkoba dan tertib lalu lintas. Kegiatan bakti sosial, pelayanan kesehatan dasar, dan pembagian paket sembako turut dilaksanakan bersama organisasi kepemudaan dan pelajar setempat.

Wakil Bupati Brebes, Wurja SE, yang hadir dalam penutupan mengapresiasi semangat kebersamaan yang terbangun selama TMMD. Ia berharap jalan baru ini menjadi penggerak ekonomi desa, membuka akses distribusi hasil pertanian, serta memudahkan layanan pendidikan dan kesehatan. “Tugas kita selanjutnya adalah menjaga dan merawat. Tanpa perawatan, infrastruktur sebaik apa pun akan cepat rusak,” katanya.

Rangkaian acara penutupan meliputi upacara resmi di Lapangan Desa Cikuya, penandatanganan dan penyerahan berita acara hasil TMMD dari Dansatgas kepada Pemerintah Kabupaten Brebes, pemotongan pita di titik awal jalan rabat beton sebagai tanda peresmian, serta peninjauan langsung ke ruas jalan oleh jajaran Forkopimda bersama tokoh masyarakat. Usai upacara, rombongan menyapa warga, meninjau stan pelayanan kesehatan, dan berdialog dengan kelompok tani.

Masyarakat diimbau menjaga kebersihan saluran tepi jalan, tidak membuang sampah ke bahu jalan, serta melaporkan kerusakan dini kepada pemerintah desa agar segera ditangani. Dengan perawatan rutin, manfaat jalan 1.700 meter ini diyakini dapat dirasakan dalam jangka panjang dan menjadi penghubung harapan baru bagi warga Desa Cikuya.

Kepala Desa Cikuya menambahkan, pemerintah desa akan membentuk kelompok pemeliharaan jalan yang melibatkan RT/RW, karang taruna, dan kelompok tani. “Setiap dua minggu akan ada kerja bakti bersihkan drainase dan bahu jalan. Kami juga akan pasang rambu sederhana di titik rawan agar pengguna jalan lebih hati-hati,” kata Sejo.

Antusiasme warga terlihat saat peresmian. Sejumlah ibu rumah tangga mengaku lebih tenang melepas anak berangkat sekolah, sementara para pedagang keliling memperkirakan waktu distribusi barang menjadi lebih singkat. “Kalau jalan bagus, dagangan cepat sampai, pembeli juga senang,” ujar Sarmah, salah satu pedagang sayur.

Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan hiburan kesenian tradisional dari kelompok pemuda desa. Hadir dalam penutupan antara lain Wakil Bupati Brebes Wurja SE, unsur Forkopimda Kabupaten Brebes, pejabat TNI-Polri, jajaran OPD, pemerintah Desa Cikuya, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat. Seluruh rangkaian berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dengan harapan besar: jalan baru bukan sekadar beton, melainkan jalur yang menghubungkan harapan dan kesejahteraan warga Cikuya.red

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawal Produktivitas Pangan dari Tingkat Kelurahan, Polisi Pantau Budidaya Jagung di Kanigaran
Patroli Malam, Polsek Lumajang Kota Sisir Sejumlah Titik Rawan Kriminalitas
Polres Lumajang Periksa Kesehatan Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru Secara Door to Door
Polres Lumajang Gelar Razia Mendadak, Periksa Seluruh Anggota untuk Pastikan Tak Gunakan Vape
Bantu Warga Terdampak Banjir Tempursari, Kapolres Lumajang Berangkatkan 100 Paket Sembako dan Puluhan Personel Polri
Ngobrol Santai Satlantas Polres Brebes Bersama Ojol dan Wartawan: Pelanggaran Operasi Patuh Candi 2026 Turun 55 Persen
Dari Lahan Pertanian, Polri Bangun Kedekatan dengan Warga Kareng Lor Probolinggo
Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Senergi Patroli Malam

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:40 WIB

Kawal Produktivitas Pangan dari Tingkat Kelurahan, Polisi Pantau Budidaya Jagung di Kanigaran

Kamis, 5 November 2026 - 03:36 WIB

Patroli Malam, Polsek Lumajang Kota Sisir Sejumlah Titik Rawan Kriminalitas

Rabu, 4 November 2026 - 13:45 WIB

Polres Lumajang Periksa Kesehatan Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru Secara Door to Door

Rabu, 4 November 2026 - 13:29 WIB

Polres Lumajang Gelar Razia Mendadak, Periksa Seluruh Anggota untuk Pastikan Tak Gunakan Vape

Rabu, 4 November 2026 - 09:28 WIB

Bantu Warga Terdampak Banjir Tempursari, Kapolres Lumajang Berangkatkan 100 Paket Sembako dan Puluhan Personel Polri

Berita Terbaru