Mahasiswa UNNES GIAT 13 Berdayakan Ekonomi Desa Mlilir

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UNNES GIAT 13 Berdayakan Ekonomi Desa Mlilir, Selasa, (15/10/2025) 

SEMARANG,GARUDAXPOSE.COM-Melalui Pendataan dan Visitasi UMKM
Dalam upaya mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam kelompok UNNES GIAT 13 melakukan pendataan dan visitasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.Selasa, 15/10/2025, Kegiatan ini bertujuan memetakan potensi dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha lokal untuk diberikan pendampingan yang tepat.

Potensi UMKM Desa Mlilir
Selama kegiatan, mahasiswa mengunjungi beberapa UMKM, antara lain:

– Agus Tempe: usaha tempe lokal dengan potensi produksi yang menjanjikan
– Hidroponik Keboen Angku: usaha hidroponik yang menerapkan teknologi pertanian modern
– Usaha Bani Lele: usaha budidaya lele dengan potensi pasar yang luas
– Pawon Koe: usaha kue kering rumahan dengan cita rasa unik

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tantangan dan Solusi
Sebagian besar UMKM yang dikunjungi belum memiliki label atau identitas merek produk, sehingga mahasiswa memberikan saran dan pendampingan dasar dalam aspek branding dan pemasaran digital. Mahasiswa juga berdiskusi dengan pelaku UMKM tentang pentingnya pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk.

Sinergi dan Harapan
Kepala Desa Mlilir menyambut baik inisiatif mahasiswa ini, berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan potensi ekonomi desa dan membuka jalan bagi pengembangan UMKM ke depan. Dengan adanya pendataan dan visitasi UMKM, diharapkan Desa Mlilir dapat memiliki basis data ekonomi lokal yang akurat dan meningkatkan daya saing produk masyarakat.

Program UNNES GIAT 13
UNNES GIAT 13 merupakan program yang melibatkan 2.903 mahasiswa yang ditempatkan di 274 desa pada 6 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Program ini fokus pada penguatan layanan dasar desa, pengembangan UMKM lokal, literasi digital, serta edukasi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan program ini dapat membantu meningkatkan kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.

Kegiatan Pendukung
Selain pendataan dan visitasi UMKM, mahasiswa juga melakukan kegiatan lain seperti:
Lokakarya mini, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha
Klinik usaha desa, untuk memberikan pendampingan kepada pelaku usaha
Kelas literasi keuangan dan digital, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan dan menggunakan teknologi digital
Kampanye perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat
Pendampingan mitigasi bencana berbasis komunitas: untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana

Dengan adanya program UNNES GIAT 13 dan kegiatan pendukungnya, diharapkan Desa Mlilir dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Destinasi Wisata Mendunia Jadi Penopang Ekonomi Lumajang, Bupati Indah Amperawati Raih Penghargaan JawaPos.com
WABUP CUP FUTSAL 2026 RESMI DIBUKA, 180 TIM BEREBUT PRESTASI DAN HADIAH Rp50 JUTA
Wujud Sinergi Lintas Wilayah, Kantah Kabupaten Serang Sukseskan Program PTSL dan Bedah Rumah di Kampung Ambon
Diresmikan, Destinasi Wisata Air Alami di Desa Tamansari Siap Menjadi Daya Tarik Baru Banyuwangi
Hasil Musyawarah Lintas Sektor, Pembuang Sampah di Jalur Kawah Ijen Terancam Diproses Hukum
BUPATI LUMAJANG HADIRI RAKOR OJK JEMBER
Gandrung Sewu 2026 Siap Hadirkan Keajaiban Tari Kolosal Banyuwangi di Malam Hari
Berlangsung Gayeng, Bupati Ipuk dan Sopir Truk Bahas Solusi Kemacetan Pelabuhan Ketapang

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:18 WIB

WABUP CUP FUTSAL 2026 RESMI DIBUKA, 180 TIM BEREBUT PRESTASI DAN HADIAH Rp50 JUTA

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Wujud Sinergi Lintas Wilayah, Kantah Kabupaten Serang Sukseskan Program PTSL dan Bedah Rumah di Kampung Ambon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Diresmikan, Destinasi Wisata Air Alami di Desa Tamansari Siap Menjadi Daya Tarik Baru Banyuwangi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:55 WIB

Hasil Musyawarah Lintas Sektor, Pembuang Sampah di Jalur Kawah Ijen Terancam Diproses Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:31 WIB

BUPATI LUMAJANG HADIRI RAKOR OJK JEMBER

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemkab Bangli Sepakati Integrasi Digital Dan Penguatan Keamanan Siber

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:20 WIB