Gubernur Koster Dukung Komunitas Driver Online Berbasis Desa Adat Nusa Dua

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Berdayakan Warga Lokal, Koster Harap Diterapkan di Ubud dan Sanur

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi komunitas pengemudi taksi online yang tergabung dalam Taruna Nusa Dua Citraloka (TNDC) dan dalam pertemuan tersebut, Gubernur menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan komunitas driver yang berbasis krama desa adat di kawasan pariwisata Nusa Dua, demikian disampaikan dukungan Gubernur Bali Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Minggu (8/3) kemarin pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Koster, model pengelolaan transportasi yang melibatkan langsung masyarakat adat merupakan langkah positif dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Bali, khususnya di wilayah destinasi wisata. “Bagus sekali jika desa adat dan krama desa sendiri yang menjalankan layanan di wilayahnya. Saya tentu sangat mendukung,” ujar Koster.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Bali untuk segera memproses perizinan bagi para pengemudi yang belum melengkapi legalitas operasionalnya. Menurutnya, keberadaan TNDC tidak hanya memberi peluang ekonomi bagi masyarakat lokal, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan bagi wisatawan.

“Ini ekonomi kerakyatan, memberdayakan warga lokal di Nusa Dua. Apalagi banyak driver yang bisa berbahasa Inggris, itu sudah sangat baik,” tambahnya.

Koster bahkan mendorong agar pola serupa dapat diterapkan di destinasi wisata lain di Bali, sehingga manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat. “Kalau bisa dipolakan juga di desa-desa lain yang menjadi tujuan wisata seperti Ubud dan Sanur. Ini bagus sekali untuk pemerataan ekonomi,” katanya.

Selain itu, Gubernur juga berpesan kepada para driver untuk menjaga persatuan dan kerukunan di antara sesama pengemudi, serta menjunjung tinggi etika dan sopan santun dalam melayani wisatawan. “Selalu jaga persatuan, rukun sesama saudara driver. Jangan bertengkar. Jaga sopan santun dan etika dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Taruna Nusa Dua Driver Online, I Made Arta, menjelaskan bahwa TNDC merupakan komunitas pengemudi yang berbasis krama adat di kawasan Nusa Dua. Saat ini komunitas tersebut menaungi sekitar 516 driver yang telah beroperasi sejak tahun 2019.

Menurut Arta, keberadaan TNDC dibangun melalui sinergi dengan pemerintah serta dilengkapi legalitas dan wadah koperasi. Ia menegaskan bahwa sistem yang dijalankan juga mengedepankan kearifan lokal.

“Komunitas ini berbasis krama adat di Nusa Dua. Yang bisa mengambil penumpang di kawasan tersebut adalah krama adat setempat. Kami juga tidak memiliki masalah dengan pengemudi konvensional,” ujarnya.

Arta menambahkan, para driver TNDC juga berkomitmen menjalankan arahan pemerintah daerah dengan tetap menghormati nilai-nilai budaya Bali serta prinsip Tri Hita Karana dalam aktivitas mereka sehari-hari.“Kami selalu menjaga etika, berpakaian rapi, bahkan pada hari-hari tertentu menggunakan pakaian adat Bali,” katanya.

Gubernur Koster dalam kesempatan tersebut mengharapkan melalui pola kolaborasi antara pemerintah, desa adat, dan komunitas driver, diharapkan sistem transportasi pariwisata di Bali dapat berjalan lebih tertib, berbudaya, sekaligus memberi manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat lokal.(Noer/Gustra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soekarno Run BWX 2026 Disorot, Pelibatan ASN dalam Event PDI Perjuangan Dipertanyakan
KH Abdul Aziz RM Wafat, Kota Probolinggo Kehilangan Ulama dan Penggerak Al-Qur’an
Wali Kota Probolinggo Lepas Kepergian Mantan Sekda dr. Bambang Agus Suwignyo
Sosialisasi Persiapan PERINTIS, Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari di Kab Tangerang 
Tingkatan Kualiats Pengajar, Kamenag Kab Tangerang Gelar Pembinaan Guru Non PNS
Info Jembrana Soal Pangan, PJU Mati dan Kebersihan Lingkungan
KETIKA DAMKAR PABRIK JADI HARAPAN WARGA: TSH KERSANA TERIMA PENGHARGAAN BUPATI BREBES

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:59 WIB

Soekarno Run BWX 2026 Disorot, Pelibatan ASN dalam Event PDI Perjuangan Dipertanyakan

Selasa, 22 September 2026 - 11:31 WIB

Wali Kota Probolinggo Lepas Kepergian Mantan Sekda dr. Bambang Agus Suwignyo

Selasa, 22 September 2026 - 08:53 WIB

Sosialisasi Persiapan PERINTIS, Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari di Kab Tangerang 

Selasa, 22 September 2026 - 08:46 WIB

Tingkatan Kualiats Pengajar, Kamenag Kab Tangerang Gelar Pembinaan Guru Non PNS

Selasa, 22 September 2026 - 07:23 WIB

Info Jembrana Soal Pangan, PJU Mati dan Kebersihan Lingkungan

Berita Terbaru

Pendidikan

KEMURANG SINGKIRKAN BATANG BOYS BATANG LEWAT DRAMA ADU PENALTI 3-2

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:34 WIB

Uncategorized

Dr. I Nyoman Suardina, S.Sn., M.Sn : Gajah Mina Wahana Dewa Baruna

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:53 WIB