Pemkot Denpasar Gelar Aksi Bersih-Bersih dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Hadiri Aksi Bersih-Bersih dan Sosialisasi 

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali –,
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara menghadiri Aksi bersih-bersih sekaligus Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan pembagian bag composter di seputaran Pura Mertasari, Desa Kesiman Kertalangu, pada Jumat (6/3).

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara menghadiri Aksi bersih-bersih sekaligus Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan pembagian bag composter di seputaran Pura Mertasari, Desa Kesiman Kertalangu, pada Jumat (6/3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

6Turut hadir dalam kegiatan tersebut Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta masyarakat setempat yang turut ambil bagian dalam gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan itu, Jaya Negara menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini tidak hanya sebatas kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan. Ia berharap setelah pelaksanaan di areal Pura, kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan di masing-masing wilayah

“Aksi ini tidak hanya hari ini saja, namun harus berkelanjutan. Setelah dari sini, agar dapat dilanjutkan di wilayah masing-masing. Diharapkan para Perbekel dan Lurah bisa menggerakkan aksi serupa di wilayahnya masing masing,” tegasnya.

Jaya Negara juga mengapresiasi partisipasi aktif komunitas lingkungan, serta masyarakat yang konsisten mendukung gerakan pengurangan sampah berbasis sumber. Semangat gotong royong dan kepedulian kolektif dinilai menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar.

Kepala DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi DLHK bersama Desa dan Kelurahan. Selain membagikan compost bag, petugas juga memberikan edukasi langsung mengenai cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah.

“Tidak hanya dibagikan gratis, masyarakat juga kami dampingi cara pemakaiannya. Harapannya, langkah kecil ini mampu meningkatkan pemahaman pengelolaan sampah dari sumbernya dan berdampak pada pengurangan beban di tempat pengolahan akhir,” ujarnya.

Sementara itu, Perbekel Kesiman Kertalangu, I Made Suena, menyampaikan apresiasinya atas dipusatkannya kegiatan bersih-bersih di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan ini sangat luar biasa karena menjadi bagian dari gerakan bersih lingkungan serentak disetiap Kecamatan dan Desa Kesiman Kertalangu dipercaya sebagai salah satu lokasi pelaksanaan di Kota Denpasar.

“Kami di Desa Kesiman Kertalangu berkomitmen untuk terus meningkatkan aksi gerakan bersih ini. Tidak hanya hari ini saja, namun harapannya juga menjadi bagian dari rutinitas warga disini,” katanya.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat sangat tinggi dengan melibatkan masyarakat desa adat yang ada di wilayah Kesiman Kertalangu, desa dinas, serta mendapat dukungan penuh dari OPD Kota Denpasar. (Eka/tra)


Wawali  Tinjau Kesiapan Nominasi 16 Besar Kasanga Festival 

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali –Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa kembali mengunjungi Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar yang masuk dalam nominasi 16 besar Kasanga Festival Denpasar Icaka Warsa 1948 Tahun 2026

 

Kunjungan kali ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Denpasar Barat dengan meninjau pembuatan Ogoh-Ogoh ST. Yowana Sawitra di Banjar Abiantimbul, Desa Pemecutan Kelod serta Ogoh-Ogoh ST. Swastika di Banjar Pekambingan, Desa Dauh Puri, Kamis (5/3) malam.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, A.A. Gede Agung dan Suyoga, A.A. Istri Paramita Dewi. Hadir pula Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar A.A. Putu Gde Wibawa, serta Ketua Komisi IV DPRD Denpasar I Wayan Duaja. Tampak hadir pula Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, Camat Denpasar Barat I Wayan Yusswara, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar Putu Ayu Yuni Sugiantari serta Kabag Umum Setda Kota Denpasar I Nyoman Denny Widya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menjelaskan bahwa rangkaian kunjungan ini bertujuan untuk mengecek secara langsung kesiapan para peserta yang masuk nominasi 16 besar Kasanga Festival 2026. Selain itu, kunjungan ini juga sebagai bentuk dukungan dan motivasi bagi para anggota STT agar mampu menampilkan karya terbaik saat pawai nantinya.

Arya Wibawa mengatakan, pelaksanaan Kesanga Festival tahun ini memiliki mekanisme yang sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Konsep pelaksanaannya menyerupai karnaval atau pembukaan Pesta Kesenian Bali, di mana peserta akan mulai berjalan dari depan Jaya Sabha menuju kawasan Catur Muka dan berakhir ke arah selatan.
“Dalam penampilan nanti akan ada tiga titik juri yang melakukan penilaian. Mekanisme ini harus benar-benar dipahami oleh para peserta agar dapat mempersiapkan penampilan secara maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut Arya Wibawa juga memastikan bahwa seluruh peserta telah menerima uang pembinaan dari Pemerintah Kota Denpasar sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni budaya Ogoh-Ogoh.

Ia juga menyampaikan pesan dari Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara agar seluruh peserta turut menjaga kebersihan selama pelaksanaan pawai. Menurutnya, pola pelaksanaan Kasanga Festival tahun ini diharapkan dapat mencontoh pelaksanaan Denpasar Festival yang berhasil menjaga kawasan tetap bersih selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap Kasanga Festival dapat dilaksanakan dengan tertib dan minim sampah. Bahkan kalau bisa sampai nol sampah. Seluruh peserta yang masuk 16 besar sudah berkomitmen untuk bersama-sama menyukseskan festival ini dengan tetap menjaga kebersihan,” jelasnya

Selain itu, Arya Wibawa juga mengingatkan para peserta agar memperhatikan proses mobilisasi atau loading Ogoh-Ogoh dengan baik, mengingat kondisi cuaca yang saat ini cukup tidak menentu. Dengan persiapan yang matang diharapkan seluruh rangkaian pawai Kasanga Festival dapat berjalan lancar serta menampilkan karya terbaik dari para Sekaa Teruna Teruni Kota Denpasar. (Ayu/tra)


Sekda Eddy Mulya Buka Musrenbang RKPD Kota Denpasar 2027

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2027, dibuka resmi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya ditandai dengan pemukulan gong, di Ruang Taksu Gedung Dharma Negara Alaya, Jumat (6/3).

Ket. Foto : Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2027, di Ruang Taksu Gedung Dharma Negara Alaya, Jumat (6/3).

Tampak hadir juga dalam kesempatan ini Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra dan Made Oka Cahyadi Wiguna dan beberapa anggota DPRD Kota Denpasar. Turut hadir pula Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali, Dr. I Wayan Wiasthana Ika Putra beserta unsur perwakilan Forkopinda Kota Denpasar.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat membaca sambutan Walikota Denpasar secara tertulis mengatakan, daya saing Denpasar kedepannya sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.

Hal itu di antaranya adalah pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang optimal, serta aparatur yang profesional dan berintegritas menjadi fondasi utama dalam menjawab tuntutan pembangunan perkotaan yang semakin dinamis.

Berangkat dari kondisi dan tantangan tersebut, pembangunan Kota Denpasar tahun 2027 akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, melalui peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta penguatan kapasitas dan profesionalisme aparatur.

Transformasi tata kelola perkotaan, melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan manajemen mobilitas perkotaan, penataan drainase dan lingkungan, serta pengelolaan sampah melalui pembangunan psel sebagai solusi berbasis teknologi yang berkelanjutan.

Reformasi birokrasi dan pemanfaatan inovasi serta teknologi, untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel. Dan penguatan daya saing daerah dan jati diri budaya, melalui pengembangan sektor sosial dan ketenagakerjaan,pemeliharaan
stabilitas daerah, serta peneguhan nilai-nilai budaya bali sebagai karakter pembangunan kota.

Adapun keempat fokus pembangunan tersebut dirumuskan dalam tema pembangunan Kota
Denpasar tahun 2027, yaitu “Peningkatan Kualitas SDM dan Transformasi Tata kelola Perkotaan Berbasis Budaya Menuju
Denpasar Maju.”

Tema ini sendiri dijabarkan ke dalam delapan prioritas pembangunan, yaitu pendidikan dan kesehatan, pembangunan berkelanjutan, ekonomi daerah dan daya saing wilayah, stabilitas daerah, sosial dan ketenagakerjaan, reformasi birokrasi, inovasi dan teknologi serta jati diri dan budaya Bali.

“Delapan prioritas pembangunan ini menjadi arah kebijakan yang harus kita kawal bersama agar pembangunan Kota Denpasar tahun 2027 berjalan secara terpadu, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Arya Wibawa.

Lebih jauh Arya Wibawa menyampaikan, pembangunan daerah hanya akan berhasil
apabila didukung oleh sinergi dan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan, yang terbangun sejak tahap perencanaan.

“Musyawarah perencanaan pembangunan yang kita laksanakan hari ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan menyelaraskan visi pembangunan Kota
Denpasar.

Melalui forum ini, kita mempertajam prioritas dengan memilah program yang benar-benar strategis, menentukan skala prioritas secara tepat, serta memastikan setiap kegiatan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. dengan demikian, perencanaan pembangunan
yang kita susun dapat menjadi lebih responsif dan implementatif,” katanya.

Arya Wibawa juga mengharapkan partisipasi aktif dan konstruktif dari seluruh peserta, agar
setiap masukan yang disampaikan dapat
memperkaya dan menyempurnakan RKPD Kota Denpasar tahun 2027.

“Pada akhirnya, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses perencanaan pembangunan ini. semoga ikhtiar kita bersama menjadi langkah nyata menuju denpasar yang semakin berkualitas, tertata, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana dalam laporannya mengatakan, tahapan penyusunan perencanaan yang telah dilaksanakan dimulai dari Musrenbang di Tingkat Desa/Kelurahan pada bulan September s/d Desember 2025; dilanjutkan dengan Musrenbang Tingkat Kecamatan dari tanggal 19 s/d 23 Januari 2026.

Pada tanggal 30 Januari 2026 dilaksanakan Forum Konsultasi Publik, pada tanggal 4 s/d 25 Pebruari 2026 telah dilaksanakan Forum Perangkat Daerah dan selanjutnya hari ini tanggal 06 s/d 13 Maret 2026 merupakan tahapan3 pelaksanaan Musrenbang RKPD.

“Adapun Jumlah usulan kegiatan yang telah disampaikan oleh seluruh Perangkat Daerah Kota Denpasar untuk Tahun 2027, adalah sebanyak Program 135 yang dituangkan kedalam 256 kegiatan dan 634 sub kegiatan, dengan total nilai usulan sebesar Rp.4.273.822.678.165,00 (Empat Triliun Dua Ratus Tujuh Puluh Tiga Milyar Delapan Ratus Dua Puluh Dua Juta Enam Ratus Tujuh Puluh Delapan Ribu Seratus Enam Puluh Lima Rupiah),” paparnya.


Wali Kota Komit Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber 

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan arahan di Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Bagi Satuan Pendidikan di Kota Denpasar di Ruang Taksu Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (6/3).

Sosialisasi ini diikuti unsur PGRI Provinsi Bali dan Kota Denpasar, MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SD, SMP dan SMA Negeri dan Swasta se- Kota Denpasar serta instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Provinsi Bali, Forkopimda dan perwakilan OPD Pemerintah Kota Denpasar.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam arahannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber bagi satuan pendidikan di Kota Denpasar ini, Pemkot Denpasar ingin mengetahui komitmen satuan pendidikan terkait program pengelolaan sampah berbasis sumber yang telah dijalankan oleh Pemkot Denpasar bersama seluruh unsur lainnya.

“Kami yakin para satuan pendidikan dan tenaga pendidik di Kota Denpasar telah lama menjalankan program pengelolaan sampah berbasis sumber baik itu disekolah masing-masing dan juga menjadi garda terdepan di lingkungannya,” katanya.

Jaya Negara kemudian menyampaikan, hal ini juga terkait dengan arahan Menteri LH Hanif Faisol dalam kunjungannya ke Kota Denpasar kemarin, dimana Pemkot Denpasar diharapkan segera mempertajam langkah konkret pengelolaan sampah berbasis sumber dan juga sebagai langkah antisipasi kondisi di TPA Suwung.

“Langkah paling pritoritas tentu saja mengintensifkan pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dilingkup rumah tangga dan di sekolah. Pemkot Denpasar juga telah melaksanakan sosialisasi secara intensif kepada seluruh elemen dan juga pembagian komposter,” ungkapnya

Terkait peran serta satuan pendidikan terhadap program pengelolaan sampah berbasis sumber ini telah ditajamkan melalui Instruksi Wali Kota Denpasar Nomor 100.3.4.3/1/HK Tahun 2025 Tentang Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber berisi Pemilahan Sampah di Sumber, mengumpulkan sampah anorganik bernilai ekonomis untuk ditabung di Bank Sampah, melakukan pengolahan sampah organik dengan berbagai metode dan mengurangi kemasan sekali pakai terutama plastik.

Juga mendorong peran serta satuan pendidikan melalui melibatkan seluruh warga sekolah, mengembangkan program sekolah peduli lingkungan, menerapkan pemilahan sampah di sekolah, membentuk kebiasaan siswa.

Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik tapi juga menjadi tempat membangun kebiasaan hidup berkelanjutan dan jika siswa sejak dini siswa tela terbiasa memilah dan mengelola sampah kita akan mempersiapkan generasi peduli lingkungan dan masa depan Kota Denpasar.

“Sosialisasi diharapkan tidak sampai disini tapi berkelanjutan. Mulai dari saat ini kami Pemkot Denpasar mohon dukungan satuan pendidikan di Kota Denpasar. Karena jika gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber dilakukan serentak seluruh lapisan dan elemen di masyarakat pasti penanganan sampah di Kota Denpasar akan terealisasi denDenpasar, ” ujar Wali Kota Jaya Negara.

Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Provinsi Bali mengatakan sesuai arahan Wali Kota Denpasar sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber bagi satuan pendidikan di Kota Denpasar untuk memberi motivasi dan dukungan kepada satuan pendidikan disemua jenjang pendidikan di Kota Denpasar untuk menjadi percontohan dan garda terdepan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar.

“Kami sampaikan juga kegiatan pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi program prioritas Pemkot Denpasar. Semuanya didukung oleh komitmen unsur PGRI dan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SD, SMP dan SMA Negeri dan Swasta se- Kota Denpasar,” jelasnya.

Sekda Eddy Mulya menambahkan Pemkot akan menggodok sistem kompetisi sekolah percontohan pengelolaan sampah berbasis sumber serangkaian Hari Guru di Bulan November mendatang.Sementara Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. I Ketut Suarya ditemui usai acara menyatakan komitmen siap mendukung program pemerintah Kota Denpasar dalam pengelolaan sampah berbasis sumber.

“Kami segera akan menindaklanjuti dengan mengintesifkan sosialisi program pengelolaan sampah berbasis sumber ini untuk menajamkan kontribusi dan peran serta teman – teman di satuan pendidikan yang sejalan dengan program Pemerintah Kota Denpasar,” ungkapnya. (esa-wah/Tra).


Pawai 16 Ogoh-Ogoh Terbaik STT, Kasanga Festival Denpasar Caka 1948 Resmi Dibuka.

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali –
Gelaran tahunan bertajuk Kasanga Festival Caka 1948 Tahun 2026 secara resmi dibuka. Pembukaan dilaksanakan langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede serta Forkopimda Kota Denpasar yang ditandai dengan menyuarakan kulkul sebagai pembuka gelaran Kasanga Festival Caka 1948 Tahun 2026 di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka Denpasar pada Jumat (6/3) dan akan berlangsung hingga 8 Maret 2025 mendatang.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede serta Forkopimda Kota Denpasar saat menyuarakan kulkul sebagai pembuka gelaran Kasanga Festival Caka 1948 Tahun 2026 di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka Denpasar pada Jumat (6/3).

Setelah resmi dibuka, penampilan 16 karya ogoh-ogoh terbaik STT se-Kota Denpasar menjadi awal pelaksanaan kegiatan tersebut. Adapun 16 ogoh-ogoh yang tampil merupakan karya dari ST. Cantika, Br. Sedana Merta, ST. Yowana Sawitra, Br. Abiantimbul, ST. Eka Dharma, Br. Saih Peguyangan Kaja, ST. Sukarela, Br. Kepisah Pedungan, ST. Satya Dharma, Br. Pekandelan Sanur Kaja, ST. Yowana Kerta Yoga, Br. Panti Gede, ST. Dharma Cita, Br. Abiankapas Tengah.

Selanjutnya, ST. Swastika, Br. Pekambingan, ST. Dharma Santika, Br. Tembawu Kelod, ST. Eka Cita, Br. Abiankapas Kaja, ST. Taruna Dharma Castra, Br. Tengah Sidakarya, ST. Swadharmita, Br. Ceramcam Kesiman, ST. Dwi Tunggal, Br. Antap Panjer, ST. Bineka, Br. Binoh Kelod, ST. Semadhi Dharma Putra, Br. Poh Gading dan ST. Mekar Sari, Banjar Kesambi, Kesiman Kertalangu.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa disela kegiatan mengaku bahagia lantaran dengan sinergitas lintas sektor antara Pemerintah Kota Denpasar bersama Pasikian Yowana Kota Denpasar serta pihak terkait lainya ini dapat melaksanakan Kasanga Festival di Tahun 2026 ini. Tentunya hal ini dapat menjadi dasar dan tolak ukur pengembangan kretivitas, dalam usaha memperkuat budaya Bali. Kasanga Festival merupakan wahana kreatifitas tanpa batas Yowana Kota Denpasar yang bernafaskan Vasudhaiva Kutumbakam.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar kreator ogoh-ogoh di Kota Denpasar mempunyai ruang berkompetisi yang produktif dengan berpedoman pada konsep Satyam Siwam Sundharam (Etika, Logika Dan Estetika). Sasaran kedepan dari Kasanga Festival ini memberi kontribusi terhadap pembangunan di Kota Denpasar Yang Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju, dan yang terbaru, Kasanga Fest hadir dengan sistem pengolahan sampah berbasis sumber,” ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, jika bersama dicermati, Kasanga Festival merupakan wahana strategis untuk dilaksanakan berkelanjutan. Hal ini lantaran kegiatan ini merupakan sarana interaksi dan komonikasi guna menumbuh kembangkan kreativitas di kalangan Yowana, Agama, Adat Dan Budaya Bali yang berkesinambungan. Pihaknya juga memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Hal ini terlihat dari membludaknya penonton yang hadir.

“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan Kasanga Festival ini, bisa menjadi tuntunan membuat ketentraman, sebagai sarana meningkatkan aktifitas dan kreatifitas, Guna, Gina, Pragina dan Guna Kaya. Oleh sebab itu menjadi tanggungjawab kita sebagai warga masyarakat Denpasar, untuk menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan Kasanga Festival ini,” ujar Jaya Negara sembari mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan serta mengikuti Kasanga Fest ini dengan tertib dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

YaKetua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana saat diwawancarai menjelaskan, Kesanga Festival yang tetap berpedoman pada sepirit Vasudhaiva Kutumbakam ini mempertemukan beragam bidang. Kasanga Festival tahun ini, selain menghadirkan 16 ogoh-ogoh terbaik karya STT se-Kota Denpasar yang pada seleksi sebelumnya diikuti sebanyak 223 peserta dari STT se-Kota Denpasar. Selain itu, terdapat pula sebanyak 10 ogoh-ogoh TK/PAUD se-Kota Denpasar, sebanyak 43 karya ogoh-ogoh mini, sebanyak 33 peserta lomba seketsa dan sebanyak 35 peserta lomba tapel. Terdapat pula sebanyak 16 peserta lomba barong, sebanyak 6 peserta lomba baleganjur ogoh-ogoh serta sebanyak 43 stand UMKM yang dapat menjadi pilihan warga kota untuk berbelanja dan kulineran.

“Sesuai dengan ide besar Pak Walikota dan Wakil Walikota melalui Kesanga Festival ini diharapkan mempertemukan serta menggabungkan beragam kreatifitas yang ada, yang tentunya berkaitan dengan Hari Suci Nyepi dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal yang ada,” ujar Gung Angga.

Selain itu, kata Gung Angga, Kasanga Fest kali ini menghadirkan skema baru. Yang pertama adalah pengolahan sampah festival berbasis sumber denganj sistem waste management bekerjasama dengan komunitas. Kedua, format penilaian tahun ini dikemas dengan pawai atau peed, dan pada saat inaugurasi pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan perwakilan kecamatan yang diawali dengan pementasan Barong Barung sebagai penyucian.

“Kami berharap Kasanga Festival ini dapat menguatkan seni budaya Bali yang dikolaborasikan dengan teknologi. Dan tahun ini kami menghadirkan format baru, dimana Kasanga Fest juga ikut andil dalam mengurangi sampah dengan mengolah sendiri sampah festival dengan waste management,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada perhelatan kali ini, 16 besar ogoh-ogoh terbaik karya STT se-Kota Denpasar akan diberikan pembinaan sebesar Rp. 30 Juta untuk masing-masing sekehe. Selanjutnya, mereka akan menampilkan pawai atau peed dengan sajian terbaik untuk memperebutkan Juara I dengan hadiah sebesar Rp. 50 Juta, Juara II dengan hadiah Rp. 40 Juta, Juara III dengan hadiah Rp. 30 Juta, Harapan I dengan hadiah Rp. 20 Juta, Harapan II dengan hadiah Rp. 15 Juta dan Harapan III dengan hadiah Rp. 10 Juta dengan masing-masing hadiah dipotong pajak.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Inpektur Daerah Kodam IX Udayana, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. Putu Tangkas Wiratawan, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, Pimpinan OPD serta undangan lainya. (Ags/Tra).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Padang Lawas Ucapkan Selamat Malam Nuzulul Qur’an 1447 H: Semoga Cahaya Al-Qur’an Menerangi Hati dan Langkah Kita
Pemkab Padang Lawas Ikuti Zoom Penyerahan Bantuan Korban Bencana Hidrometeorologi 2025, Wabup: Harap Wilayah Kita Terhindar dari Musibah
Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Indahnya Berbagi di Bulan Ramadan: Bundo Kanduang IKM Solear Salurkan Takjil ke Pesantren, Mushola, dan Pedagang Kecil
Koramil 0820-24/Tiris Melaksanakan Kegiatan Anjangsana Dan Komunikasi Sosial
Pemkot Denpasar Buka Puasa Bersama Warga Muslim Masjid Darussalam Ubung 
Menteri LH dan Gubernur Serukan Wajib Pilah Sampah dari Sumber
Gubernur Koster Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R Badung,

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:21 WIB

Pemkab Padang Lawas Ucapkan Selamat Malam Nuzulul Qur’an 1447 H: Semoga Cahaya Al-Qur’an Menerangi Hati dan Langkah Kita

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:20 WIB

Pemkab Padang Lawas Ikuti Zoom Penyerahan Bantuan Korban Bencana Hidrometeorologi 2025, Wabup: Harap Wilayah Kita Terhindar dari Musibah

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:38 WIB

Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:56 WIB

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadan: Bundo Kanduang IKM Solear Salurkan Takjil ke Pesantren, Mushola, dan Pedagang Kecil

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:25 WIB

Pemkot Denpasar Gelar Aksi Bersih-Bersih dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Berita Terbaru

Daerah

Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan

Jumat, 6 Mar 2026 - 17:38 WIB