Brebes Merajut Damai di Bulan Suci: Sinergi Kasih Menjaga Keamanan dan Kekhusyukan Ramadan

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo/Wakil Bupati Wurja,SE Saat Membuka Rakor Di KPT (Jum’at 20/2/2026)

BREBES,GarudaXpose.com-Menjelang datangnya bulan suci Ramadan yang dinanti, Kabupaten Brebes bertekad menyongsongnya dengan harmoni dan ketenteraman. Seluruh elemen pemerintahan, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat bersatu padu, mengikat janji suci untuk menjaga kedamaian. Tujuannya mulia: memastikan setiap warga Brebes dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan, merasakan setiap detiknya sebagai anugerah. Komitmen ini bukan sekadar retorika, melainkan diwujudkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang penuh makna, bertempat di Aula Lantai 5 Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes pada Jumat (20/2/2026).

Rakor yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja SE, menyoroti krusialnya sinergi antarlembaga sebagai fondasi utama menjaga kondusivitas wilayah sepanjang Ramadan. Dengan suara tegas namun sarat harapan, beliau menyampaikan, “Kami bertekad seluruh warga Brebes bisa berpuasa dengan tenang, merasakan ketenangan hati dalam setiap tarawih dan sahur. Sinergitas ini vital, bukan hanya untuk mencegah potensi gangguan, melainkan juga untuk merajut kebersamaan, membangun benteng kekeluargaan yang tak tergoyahkan.” Wurja juga menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya momen peningkatan ibadah, tetapi juga panggilan jiwa untuk memperkuat kepedulian sosial, menebar kasih sayang, dan membangun jembatan persaudaraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wurja tak menampik bahwa dinamika masyarakat cenderung meningkat selama Ramadan, mulai dari mobilitas yang kian padat, geliat ekonomi yang memuncak, hingga kegiatan keagamaan yang ramai hingga malam hari, bahkan dini hari. “Peningkatan aktivitas ini menuntut kehadiran kita, kehadiran negara, kehadiran sesama, untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi setiap jiwa,” tegasnya. Untuk itu, ia menginstruksikan peningkatan patroli oleh TNI dan Polri di titik rawan guna mengantisipasi balap liar yang meresahkan, petasan yang membahayakan, hingga potensi konflik sosial yang bisa merusak jalinan kebersamaan. Pemerintah daerah juga berkomitmen pada langkah preventif terukur, bukan hanya menindak, tetapi juga mengedukasi dan merangkul.

Senada, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardiansyah menginstruksikan jajaran satuan fungsi hingga tingkat Polsek untuk meningkatkan kehadiran aktif di lapangan, tidak hanya di meja kerja, tetapi juga di tengah keramaian pasar, di sudut-sudut jalan, di setiap komunitas. “Ramadan yang penuh berkah ini tidak boleh ternoda oleh aksi kriminalitas sekecil apa pun. Saya meminta seluruh jajaran untuk lebih banyak beraksi di lapangan, hadir langsung di tengah masyarakat, menjadi pelayan dan pelindung sejati, demi menciptakan rasa aman yang hakiki,” tegas Lilik dengan penuh keyakinan.

Polres Brebes telah memetakan sejumlah potensi kerawanan yang menjadi prioritas pengamanan, termasuk pemberantasan minuman keras dan perjudian yang merusak moral, penertiban balap liar yang mengancam nyawa, penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketenangan, serta peredaran petasan berbahaya yang bisa membawa petaka. Kejahatan konvensional seperti pencopetan, hipnotis, premanisme, curat, curas, dan curanmor juga menjadi fokus utama, karena kejahatan ini bukan hanya merugikan materi, tetapi juga merampas rasa aman dan kepercayaan. Potensi konflik sosial seperti tawuran remaja yang merenggut masa depan dan fenomena perang sarung yang mencoreng kesucian bulan Ramadan turut diantisipasi secara serius, dengan pendekatan humanis namun tegas.

AKBP Lilik menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif, gotong royong, dalam menjaga stabilitas keamanan, mengingat dinamika global turut memengaruhi kondisi ekonomi nasional dan memicu potensi kerentanan. Stabilitas kamtibmas, menurutnya, adalah prasyarat utama terjaganya aktivitas sosial dan ekonomi, fondasi bagi kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) melalui ronda malam sebagai deteksi dini di tingkat desa, menghidupkan kembali semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

Selain fokus pada pemberantasan penyakit masyarakat, perhatian juga diarahkan pada peningkatan keamanan di pusat perbelanjaan yang ramai, pasar tumpah yang padat, dan terminal yang menjadi gerbang mobilitas. Kesiapan jalur mudik yang melintasi wilayah hukum Kabupaten Brebes juga menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pengamanan terpadu ini, demi kelancaran dan keselamatan para pemudik yang ingin bersilaturahmi. Koordinasi intensif antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi seluruh lapisan warga selama menjalani ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idulfitri, hari kemenangan yang penuh kebahagiaan.

Mengakhiri arahannya, Kapolres tidak lupa menyerukan pesan yang lebih dalam, tentang pentingnya menjaga toleransi dan persatuan di tengah keberagaman, sebagai cerminan nilai-nilai luhur Pancasila. “Indonesia adalah bangsa yang heterogen, dengan berbagai suku, agama, dan budaya yang menjadi kekayaan tak ternilai. Ini adalah anugerah terindah yang harus kita jaga,” ujar Kapolres dengan nada penuh harap dan kehangatan. “Tugas kita semua, baik aparat penegak hukum, pemerintah daerah, maupun segenap elemen masyarakat, adalah menyamakan persepsi, menjalin komunikasi yang harmonis dari hati ke hati, dan bergerak dalam satu tujuan besar. Tujuan itu adalah terwujudnya Brebes yang aman, tertib, damai, dan harmonis, di mana setiap individu merasa dihargai dan dilindungi, terutama selama bulan suci Ramadan ini.” Beliau menutup sambutannya dengan optimisme, “Dengan semangat kebersamaan ini, dengan cinta dan kepedulian yang kita tanamkan, kita optimis keberkahan Ramadan akan menyelimuti seluruh pelosok Brebes, dan masyarakat dapat beribadah serta beraktivitas dengan nyaman, tanpa bayang-bayang gangguan kamtibmas, melainkan dalam dekapan rasa aman dan kebersamaan yang tulus. Semoga Ramadan kali ini menjadi ladang pahala dan kebahagiaan bagi kita semua.”

Rakor yang penuh makna ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Brebes, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang melambangkan toleransi, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, para kepala OPD, Satpol PP, Dishub, Kapolsek, camat, hingga kepala desa se-Kabupaten Brebes. Kehadiran mereka semua menjadi bukti nyata komitmen menyeluruh dari berbagai pihak untuk mewujudkan Ramadan yang aman, damai, dan penuh berkah di Bumi Brebes.(red/II)

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Iuran Sarana Air Bersih Kampung Koang Pasir, Mediasi Ungkap Adanya Miskomunikasi
Wujud Kepedulian, Pegadaian Bantu Keluarga Nasabah Korban Kebakaran Bangkit Kembali
Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Kasih Sayang, Pemkab Bangli Hadirkan Pengobatan Gratis Di Empat Kecamatan
Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif
Bakti Pamlaspas Cihna Batur Let, Gubernur Bali Tegaskan Hentikan Komersialisasi Gunung Batur
Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur Hasilkan Rekomendasi Strategis Arah Baru Pengelolaan Kawasan Batur
Forum Silaturahmi LBH GADJA MADHA Indonesia di Muncar Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Bagikan KTA Anggota
Gerakan Langit Biru Menjelang HUT Ke-25, Demokrat Bali Melaksanakan Bersih Sampah Serta Menebar Benih Ikan Di Danau Beratan Dan Tamblingan 

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Polemik Iuran Sarana Air Bersih Kampung Koang Pasir, Mediasi Ungkap Adanya Miskomunikasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Wujud Kepedulian, Pegadaian Bantu Keluarga Nasabah Korban Kebakaran Bangkit Kembali

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Kasih Sayang, Pemkab Bangli Hadirkan Pengobatan Gratis Di Empat Kecamatan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bakti Pamlaspas Cihna Batur Let, Gubernur Bali Tegaskan Hentikan Komersialisasi Gunung Batur

Berita Terbaru

TNI POLRI

Serma Toni Wakili Danramil, Pimpin Baksos Kesehatan Gratis 

Senin, 3 Agu 2026 - 14:01 WIB