Indonesia Emas 2045, PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Resmikan Program TAMASYA di TPA Ummi & TPA Permata Kabupaten Tangerang

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – UBP Lontar kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia pada program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di dua Tempat Penitipan Anak (TPA), Kabupaten Tangerang melalui kegiatan pendampingan dan kelas pengasuhan bagi pengasuh dan orang tua anak asuh.

Program yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki tujuan dalam mendukung produktivitas ibu yang bekerja tanpa mengorbankan pengasuhan anak, meningkatkan kualitas pengasuhan anak, dan menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman dan menyenangkan.

Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas yang ditargetkan pemerintah di tahun 2045.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam realisasinya, program TAMASYA berperan sebagai faktor pendukung struktural yang meningkatkan TPAK perempuan. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2024, di Provinsi Banten Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) laki-laki mencapai 82,95% dan perempuan 48,90%. Dengan menyediakan layanan pengasuhan anak yang aman dan terjangkau, program ini menghapus salah satu hambatan utama bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam dunia kerja, sekaligus mendorong pembangunan inklusif dan berkeadilan gender.

Dalam sambutannya, Nurbaiti S.Pd., ketua tim KSPK BKKBN Provinsi Banten, memberikan apresiasi kepada UBP Lontar yang turut aktif mendukung program pemerintah melalui pendampingan di TPA Ummi dan TPA Permata.

”Visi Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa partisipasi para pengasuh dan juga perusahaan yang terus memberikan supportnya lewat kelas pengasuhan hingga bantuan pengadaan sarana prasarana kebutuhan tumbuh kembang anak di dua TPA tersebut. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasinya kepada PLN IP UBP Lontar yang telah mengerahkan tenaganya dan selalu berkomitmen pada pengembangan masyarakat di Kabupaten Tangerang.” ujarnya.

Ria Indrawan, Senior Manajer UBP Lontar yang turut hadir di kegiatan hari itu juga menyampaikan bahwa UBP Lontar menyambut dengan penuh apresiasi program TAMASYA yang berupaya mencetak generasi penerus yang tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter.

”Program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pola pengasuhan yang sehat, penuh kasih sayang, serta berbasis pada nilai-nilai keluarga. Kami menyadari bahwa keberhasilan pembentukan generasi unggul tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus diwujudkan melalui kolaborasi multi pihak pemerintah, tenaga penyuluh, dunia usaha, dan masyarakat” Ucapnya Pada 13 Oktober 2025.

Melalui sinergitas yang terjalin antara BKKBN Provinsi Banten, DPPKB Kabupaten Tangerang, UBP Lontar, dan komunitas masyarakat setempat, harapannya melalui program TAMASYA dapat lebih memperkuat koordinasi antar stakeholder, memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan, mendukung pencapaian tujuan kesetaraan gender (SDGs 5) serta menumbuhkan jejaring sosial perempuan pekerja yang saling mendukung.

(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber
Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah
Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung
Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas
Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 23 Ribu Benih Lobster
Lahan SAE Paswangi Kembali Memasuki Masa Panen Padi, Proyeksi Hasil Capai 2,4 Ton Gabah
BNNK Banyuwangi dan Kwarcab Banyuwangi Teken PKS Penguatan Saka Pramuka Anti Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:24 WIB

Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:20 WIB

Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:13 WIB

Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas

Berita Terbaru