260 Km Jalan Rusak Dibangun Bertahap, Infrastruktur Lumajang Dorong Pergerakan Ekonomi

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com I Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan strategi utama dalam membuka akses ekonomi dan memperkuat konektivitas wilayah. Hingga saat ini, pemerintah daerah menangani sekitar 260 kilometer jalan rusak berat secara bertahap sebagai bagian dari upaya memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta jasa.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan bahwa perbaikan ratusan kilometer jalan tersebut tidak semata berorientasi pada fisik infrastruktur, melainkan dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

“Jalan adalah urat nadi ekonomi. Ketika akses jalan membaik, distribusi barang lebih lancar, mobilitas warga meningkat, dan aktivitas ekonomi tumbuh,” tegas Bunda Indah dalam acara silaturahmi Purnawirawan Polisi (PP) Cabang Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Selasa (13/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa penanganan 260 kilometer jalan rusak dilakukan melalui perencanaan yang terukur dan berbasis prioritas. Ruas-ruas strategis yang memiliki fungsi penghubung antar wilayah dan pusat aktivitas ekonomi menjadi fokus utama, di antaranya Jalan Kali Semut dan Pasrujambe yang telah rampung, serta jalur Tempursari–Gesang hingga Pasru yang menjadi prioritas lanjutan.

Menurutnya, pembangunan jalan di jalur tersebut memiliki dampak signifikan terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian, akses pasar, serta konektivitas antar kecamatan. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Pembangunan harus dirasakan manfaatnya. Dengan akses yang terbuka, biaya distribusi bisa ditekan dan ekonomi warga bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Melalui pembangunan infrastruktur jalan yang terencana dan berbasis akses ekonomi, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya menjadikan infrastruktur sebagai pengungkit pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan
Diduga Dianiaya Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi
Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan
Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam
Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini
Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WIB

Diduga Dianiaya Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 12:55 WIB

Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan

Kamis, 17 September 2026 - 08:19 WIB

Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam

Kamis, 17 September 2026 - 08:10 WIB

Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini

Berita Terbaru