Yadnya Kasada Suku Tengger, Tak Hanya Melarung Sesaji Namun Ada Edukasi Untuk Generasi Penerus

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Perayaan ritual terbesar umat Hindu suku Tengger Yadnya Kasada, yang digelar tiap tahun tak hanya agenda tahunan belaka, dari wujud rasa syukur yang tertanam kepada tuhan, disitu ada edukasi dan pembelajaran kepada anak cucu. Minggu (31/05/2026)

Dalam pantauan media garudaxpose.com, sejak pagi dini hari suku Tengger Bromo, sudah berangkat ke kawah Bromo untuk mengantarkan sesembahan berupa hasil bumi, serta berbagai hewan ternak.

Nampak para warga suku Tengger ada yang membawa sayur mayur, kambing, ayam, bebek, di bawa mendaki melewati tangga menuju kawah Bromo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Warga suku Tengger sangat bersahaja tiap tahun dalam perayaan Yadnya Kasada, membawa hasil bumi dan ternak untuk di persembahkan ke kawah Bromo, namun demikian persembahan tersebut tidak musnah begitu saja, disana sudah ada yang menunggu para pemarit, sehingga sayur mayur dan hasil bumi dan ternak bisa di bawa kembali pulang, ternak ya bisa rawat kembali dan sayur mayur hasil bumi juga bisa di tanam kembali, itu semua merupakan wujud syukur yang mendalam kepada Tuhan,” terang Ponawi.

Tak hanya orang tua dewasa atau remaja putera puteri, namun ibu ibu juga ada yang menggendong anak kecil diajak naik kekawah Bromo saat perayaan Yadnya Kasada berlangsung.

“Saya ini menggendong cucu, turut diajak naik kekawah Bromo, agar kelak dia mengerti arti nilai budaya adat istiadat yang harus dilestarikan seperti Yadnya Kasada Sekarang ini, dan tidak hanya saya yang membawa anak kecil , banyak masyarakat Tengger yang lain juga membawa anak kecil, merupakan wujud edukasi agar mereka mengerti tentang kebudayaan dan tradisi budaya sejak dini,” ucap Puji lestari.

Dengan terlaksananya Yadnya Kasada tahun 2026, Suku Tengger berharap nantinya hasil panen melimpah, makmur, sejahtera tentram dan damai, dan tak hanya pelestarian budaya Yadnya Kasada namun juga agar nantinya alam di Bromo juga tetap lestari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibadah Waisak Berlangsung Khidmat dan Aman, Polresta Tangerang Beri Pengamanan Optimal
Pangdam XVIII/Kasuari Kunjungi Korem 182/JO : Tegaskan Disiplin, Profesionalisme dan Kepedulian Sosial
Pergencar Komsos TNI, Satgas Yonif 521/DY Pererat Keharmonisan dan Edukasi Pelayanan Kesehatan Gratis Bersama Masyarakat Distrik Napua
Polsek Cikupa Cek Kondisi Jembatan di Desa Talaga, Pastikan Aman Dilintasi Warga
DORONG REGENERASI PETANI, BUPATI PARAMITHA GAUNGKAN PERTANIAN MODERN SEBAGAI PROFESI BERGENGSI
DLHK Sebut, Pajak Armada Menunggak, Akibat BPKB Terselif di BPKAD
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Polres Jember Gelar Sosialisasi KUHAP Baru Bersama PPNS dan Kejaksaan

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:54 WIB

Ibadah Waisak Berlangsung Khidmat dan Aman, Polresta Tangerang Beri Pengamanan Optimal

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:16 WIB

Pangdam XVIII/Kasuari Kunjungi Korem 182/JO : Tegaskan Disiplin, Profesionalisme dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:55 WIB

Polsek Cikupa Cek Kondisi Jembatan di Desa Talaga, Pastikan Aman Dilintasi Warga

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:37 WIB

DORONG REGENERASI PETANI, BUPATI PARAMITHA GAUNGKAN PERTANIAN MODERN SEBAGAI PROFESI BERGENGSI

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:53 WIB

Berita Terbaru