Tuntut Pertanggungjawaban Pelaksanaan Proyek Senilai Lebih dari Rp500 miliar Tahun 2023–2024, Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat dan Media Peduli Sumsel Gelar Aksi di Kantor BBWSS VIII

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang – Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat dan Media Peduli Sumatera Selatan menggelar aksi damai di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (BBWSS VIII), Jalan Soekarno Hatta No. 865, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Rabu (14/01/26).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan Saluran Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Lematang yang berlokasi di Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, yang dinilai belum berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, massa aksi menyampaikan empat tuntutan utama, yakni meminta BBWSS VIII turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi pembangunan irigasi, menuntut pertanggungjawaban atas pelaksanaan proyek senilai lebih dari Rp500 miliar pada tahun anggaran 2023–2024, meminta Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia menunda pembangunan tahap ketiga sebelum dilakukan audit investigatif, serta mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam proyek tersebut.

Koordinator Aksi, Saryono Anwar, S.H., CPM, CLA, mengatakan kedatangan aliansi ke BBWSS VIII bertujuan meluruskan berbagai dugaan dan miskomunikasi yang berkembang di masyarakat terkait proyek irigasi tersebut.

“Kami datang untuk menyuarakan aspirasi sekaligus mencari solusi demi kebaikan bersama, khususnya agar ke depan pelaksanaan pekerjaan dapat diawasi secara maksimal dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya usai audiensi dengan perwakilan BBWSS VIII.

Ia menambahkan, hasil mediasi menghasilkan kesepakatan antara aliansi dan pihak BBWSS VIII untuk melakukan pengecekan lapangan secara bersama-sama.

“Kami sepakat akan turun bersama untuk cross-check. Jika ada yang kurang akan diperbaiki, jika ada yang belum sesuai akan ditindaklanjuti. Kami dari daerah siap menunggu jadwal dari Balai Besar dan siap turun kapan saja,” kata Saryono.

Sementara itu, perwakilan BBWSS VIII dari Bidang PJPA (Penyusunan Program dan Pengelolaan Air), Suryanto, menilai aksi damai Aliansi LSM dan Media Sumsel sebagai masukan yang konstruktif bagi pihaknya. Ia menyatakan telah ada kesepakatan untuk melakukan pengecekan lapangan secara bersama-sama guna menindaklanjuti berbagai laporan yang disampaikan, termasuk terkait belum optimalnya aliran air pada proyek Irigasi Lematang.

Suryanto menegaskan proyek Irigasi Lematang saat ini masih dalam masa pemeliharaan sehingga perbaikan masih dimungkinkan.

“Irigasi teknis itu harus lengkap, mulai dari jaringan primer, sekunder hingga tersier. Di beberapa titik jaringan tersier memang belum tersedia, sehingga air belum bisa dialirkan sepenuhnya ke sawah. Namun kami berkomitmen untuk turun ke lapangan dalam waktu dekat dan melakukan perbaikan jika ditemukan kekurangan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 
Jembatan Gantung Garuda Diresmikan, Danrem 044/Gapo : Bukti Nyata Sinergi untuk Rakyat
Lahan Transmigrasi Diduga Diserobot, 18 Tahun Warga Kapas I Menunggu Kepastian: Pemerintah Dinilai Hanya “Main Sinetron”
Skandal Agraria Menganga, Dugaan Sulap HGU Jadi HGB Bisa Seret Banyak Nama Besar
Firdaus Hasbullah Menilai DPD Demokrat Stabil Dan Berkembang, Cik Ujang Layak Maju Dalam Pilgub Sumsel 2029
Perkuat Pembangunan Nasional, Kasdam II/Sriwijaya Ikuti Rakor Teknis Seleksi Rekrutmen SPPI TA 2026
Stop Buang Anggaran! Sekda Muba Gandeng BPKP, Siap ‘Babat’ Program Formalitas di 2026 ​
PST Laporkan Dugaan KKN Dana APBN di Lingkungan Sekolah Madrasah Aliyah Negeri I Kota Palembang, Madrasah Aliyah Negeri I Ogan Ilir, Madrasah Aliyah Negeri I Muara Enim, Madrasah Aliyah Negeri 1 Banyuasin, dan Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Prabumulih ke Kejati Sumsel

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 15:54 WIB

Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 

Senin, 27 April 2026 - 14:32 WIB

Jembatan Gantung Garuda Diresmikan, Danrem 044/Gapo : Bukti Nyata Sinergi untuk Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 13:10 WIB

Skandal Agraria Menganga, Dugaan Sulap HGU Jadi HGB Bisa Seret Banyak Nama Besar

Senin, 27 April 2026 - 12:53 WIB

Firdaus Hasbullah Menilai DPD Demokrat Stabil Dan Berkembang, Cik Ujang Layak Maju Dalam Pilgub Sumsel 2029

Senin, 27 April 2026 - 12:50 WIB

Perkuat Pembangunan Nasional, Kasdam II/Sriwijaya Ikuti Rakor Teknis Seleksi Rekrutmen SPPI TA 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Bupati Palas Sampaikan LKPJ 2025 Realisasi APBD Capai 91,88 Persen 

Senin, 27 Apr 2026 - 15:54 WIB