Garudaxpose.com | Probolinggo – Putusnya jembatan utama menuju Desa Negororejo berdampak pada 8 murid KB/TK ABA Ketangi Lumbang yang berasal dari Desa Negororejo dan sekitarnya.
Sejak awal masuk sekolah mereka terpaksa tidak bisa masuk, karena akses terputus.
Hari ini, murid KB/TK ABA Ketangi Lumbang sudah bisa kembali ke sekolah, para orang tua sepakat, untuk mengantar sampai di sisi sebelah barat jembatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena di sisi timur jembatan, sekolah sudah menyediakan layanan mobil untuk menjemput.
Hideko Firial Galia Aghnur, SPd., Kepala TK ABA Ketangi menyampaikan, “Anak-anak harus bisa bersekolah, Kendala yang ada harus bisa dicarikan solusinya,” jelasnya. Senin (06/04/2026)
Dengan adanya solusi yang diberikan oleh KB/TK ABA akhirnya anak anak bisa kembali sekolah.
“Terima kasih, sekolah telah memberikan solusi pada kami, kata Luluk, Ibunda dari Ayswa Nahla Meiril Mifta. Lanjutnya, “Kami sangat berharap jembatan segera bisa dibangun kembal, tiap hari anak-anak harus diantar ke sekolah melalui jembatan ini,” ungkapnya.
H. Ahmad Ridho Pambudi, SPd, Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo, langsung menyambut positif ketika kepala sekolah menghubungi untuk meminta bantuan Lazismu agar para murid KB/TK ABA Ketangi bisa bersekolah kembali.
“Untuk kepentingan pendidikan anak, Lazismu siap dengan armadanya untuk mengangkut para siswa tersebut,” kata Ketua Lazismu yang pernah berdinas di SMP Negeri 5 Lumbang Satu Atap yang berada di Negororejo Lumbang Probolinggo.













