Klarifikasi Panitia: Tasyakuran Perpisahan SMAN 3 Brebes Inisiatif Siswa, Sekolah Tegaskan Tak Ada Kewajiban, 299 dari 340 Siswa Ikut dengan Izin Ortu

- Penulis

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com//-Teka-teki seputar Tasyakuran Perpisahan Kelas 12 F1-F10 SMAN 3 Brebes yang digelar di Hotel Grand Dian, Sabtu 19 April 2026, akhirnya terjawab tuntas. Dua pihak yang paling berkompeten angkat bicara: Nareshya Rindya Ayu Shavana selaku Ketua Angkatan sekaligus Ketua Panitia, dan Ady Priyono, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMAN 3 Brebes. Keduanya kompak menegaskan satu hal: acara ini bukan program sekolah.Kamis,9 April 2026.

1.Tanggapan Lengkap Ketua Panitia: Dari Status Acara, Biaya, Sampai Izin OrtuNareshya membuka klarifikasi dengan meluruskan hal paling mendasar, yaitu siapa penyelenggara acara. Menurutnya, penegasan ini penting supaya masyarakat tidak salah menilai peran sekolah.

“Perlu ditegaskan bahwa pihak sekolah itu tidak ikut serta dalam acara tersebut. Acara ini dibangun karena aspirasi teman-teman semuanya. Jadi ini bukan program atau perintah dari sekolah, murni keinginan kami sebagai siswa kelas 12 untuk membuat momen syukuran bersama sebelum lulus,” tegas Nareshya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Soal iuran Rp180.000 per siswa yang ramai dibahas, Nareshya membeberkan proses di balik angka tersebut. Ia menolak jika disebut keputusan sepihak panitia. “Itu memang sudah dijelaskan melalui rincian pendataan teman-teman semuanya dan itu juga sudah melakukan musyawarah. Prosesnya melibatkan perwakilan kelas F1 sampai F10. Jadi semua tahu peruntukannya untuk apa saja, dari sewa tempat, konsumsi, sampai dokumentasi. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” jelasnya.

Yang tak kalah penting, panitia menyiapkan payung hukum internal berupa persetujuan orang tua. Setiap siswa wajib menyerahkan surat pernyataan yang sudah ditandatangani wali murid. “Kami mempunyai bukti berupa surat pernyataan untuk wali murid, mengizinkan atau tidak mengizinkan anaknya ikut. Dan itu buktinya sudah cukup valid karena ada tanda tangan orang tua dalam pernyataan tersebut. Jadi yang ikut itu benar-benar atas izin, yang tidak ikut juga kami hargai keputusannya,” tambah Nareshya.

Dari 340 siswa kelas 12 SMAN 3 Brebes, yang menyatakan ikut tasyakuran sebanyak 299 siswa. “Artinya ada 41 siswa yang memilih tidak berpartisipasi dan itu hak mereka. Tidak ada konsekuensi apa-apa. Kami panitia tidak pernah memaksa,” tandasnya.

2.Tanggapan Lengkap Kepala Sekolah: Posisi Sekolah, Aturan, dan Sifat Kesukarelaan
Kepala SMAN 3 Brebes, Ady Priyono, S.Pd., M.Pd. membenarkan seluruh penjelasan panitia. Ia mengatakan sekolah sejak awal hanya memantau dari jauh dan memberi dukungan secara prinsip karena kegiatan ini lahir dari siswa.

“Kami dari sekolah memang mendengar dan ini memang ditumbuhi oleh siswa, adanya kegiatan tersebut yaitu tasyakuran siswa. Dari sekolah bersifat mendukung karena itu memang ini semuanya inisiatif sebetulnya dari anak,” kata Ady.

Ady kemudian menjelaskan alasan kenapa sekolah tidak bisa menjadi penyelenggara resmi. “Secara regulasi kita kan tidak diperbolehkan mengadakan acara perpisahan atau apapun seperti itu. Jadi pada prinsipnya sekolah hanya mendukung dan semuanya diserahkan kepada anak,” jelasnya. Ia menegaskan, “mendukung” tidak berarti mengambil alih acara atau mewajibkan siswa ikut. “Sekolah memberi ruang untuk aspirasi positif siswa, tapi tidak mengambil alih.”

Terkait isu kewajiban, Ady memberi jawaban tegas. “Tidak semua anak pun kelihatannya tidak semua ikut. Semua itu seperti itu, tidak diwajibkan. Kalau tidak ada apa namanya dokumen apapun untuk keterikatan ke situ,” pungkas Ady. Dengan ini, ia memastikan 41 siswa yang absen tidak menerima sanksi akademik, teguran, atau bentuk tekanan lain dari sekolah maupun panitia.

3.Rangkuman Agar Gamblang: Siapa Berperan Apa
Biar tidak ada lagi simpang siur, berikut duduk perkaranya berdasarkan dua keterangan di atas:

Penggagas & Pelaksana: Siswa Kelas 12 F1-F10 SMAN 3 Brebes, dikoordinasi panitia yang diketuai Nareshya Rindya Ayu Shavana.
Status Acara: Tasyakuran perpisahan sebagai wujud syukur siswa, bukan agenda kedinasan SMAN 3 Brebes.
Tempat & Waktu: Hotel Grand Dian, Sabtu 19 April 2026.
Biaya: Rp180.000 per siswa, hasil musyawarah perwakilan 10 kelas, rincian terbuka untuk sewa, konsumsi, dokumentasi.
Legalitas Partisipasi: Pakai surat pernyataan “mengizinkan/tidak mengizinkan” bertanda tangan wali murid. Bukti dipegang panitia.
Jumlah Peserta: 299 ikut, 41 tidak ikut, dari total 340 siswa. Semua atas pilihan sendiri.
Posisi Sekolah: Mendukung moril inisiatif siswa karena secara regulasi tidak boleh mengadakan perpisahan. Tidak ada kewajiban, tidak ada dokumen keterikatan dari sekolah.

Penutup: Transparan, Sukarela, Sesuai Aturan
Dengan adanya tanggapan akurat dari Nareshya sebagai perwakilan murid dan Ady Priyono sebagai kepala sekolah, polemik bisa ditutup. Acara tasyakuran sudah berjalan sebagai inisiatif siswa yang difasilitasi persetujuan orang tua, tanpa melanggar regulasi sekolah, dan tanpa unsur paksaan ke siapa pun. Intinya: niat baik, dikelola terbuka, diikuti sukarela.(red*)

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Perbandingan Uang Kuliah S2 di Probolinggo, Mana yang Paling Terjangkau?
Mabiran dan Pengurus Kwarran Tonjong Masa Bhakti 2026-2029 Resmi Dilantik
English Competition 2026 Ajak Pelajar Banyuwangi Asah Kemampuan Bahasa Inggris Sejak Dini
BRACE Riko & Gol Penutup Tommy Bungkam Tuan Rumah! Jatipuspa FC Sikat Sukadana 3-0, Derby Songgom Jadi Milik Jatipuspa Di JB Pergam Cup-2
MPLS Ramah SMKN 6 Penerbangan Tangerang Bentuk Siswa Berkarakter dan Berintegritas
MPLS Ramah SMKN 6 Penerbangan Tangerang Bentuk Siswa Berkarakter dan Berintegritas
Empat Hari Dampingi MPLS, Yonkes 2 Kostrad Tanamkan Disiplin, Pola Hidup Sehat, dan Semangat Kebangsaan

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:29 WIB

Perbandingan Uang Kuliah S2 di Probolinggo, Mana yang Paling Terjangkau?

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:55 WIB

Mabiran dan Pengurus Kwarran Tonjong Masa Bhakti 2026-2029 Resmi Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:53 WIB

English Competition 2026 Ajak Pelajar Banyuwangi Asah Kemampuan Bahasa Inggris Sejak Dini

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:45 WIB

BRACE Riko & Gol Penutup Tommy Bungkam Tuan Rumah! Jatipuspa FC Sikat Sukadana 3-0, Derby Songgom Jadi Milik Jatipuspa Di JB Pergam Cup-2

Berita Terbaru