Garudaxpose.com | Padang Lawas – Langkah tegas dan nyata dalam menjaga marwah institusi kepolisian kembali ditunjukkan oleh jajaran Polri di wilayah Sumatera Utara. Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Padang Lawas (Palas) berkolaborasi dengan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) di Markas Komando (Mako) Polres Palas, Selasa (03/03/2026) pagi. Kegiatan ini digelar sebagai upaya konkret untuk meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme anggota, sekaligus menjaga citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Operasi yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh AKP M Sihombing, Ps Kaur Bimplin Bid Propam Polda Sumut. Ia didampingi oleh Iptu Salim Saragih SH, Ps Kasi Propam Polres Palas, beserta tim personel Si Propam Polres Palas dan Bid Propam Polda Sumut lainnya. Sebelum memulai kegiatan, tim terlebih dahulu menggelar apel dan pemeriksaan persiapan (APP) singkat guna memastikan seluruh proses berjalan lancar dan sesuai prosedur yang ditetapkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sasaran pemeriksaan dalam Ops Gaktibplin kali ini sangat komprehensif, mencakup berbagai aspek krusial yang berkaitan dengan kinerja dan integritas anggota. Mulai dari kelengkapan identitas diri, sikap tampang yang sesuai dengan aturan kepolisian, kelengkapan peralatan dinas (gampol), hingga pemeriksaan ponsel untuk mendeteksi potensi keterlibatan dalam judi online dan pinjaman online ilegal. Selain itu, tim juga melakukan tes urine untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat dalam penggunaan narkoba, serta pemeriksaan senjata api dinas dan inventaris laras panjang guna mencegah penyalahgunaan.
Kapolres Palas, AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa tim telah melakukan penindakan terhadap personel yang melanggar aturan terkait sikap tampang. “Kegiatan Ops Gaktibplin ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan bentuk pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan setiap anggota Polri selalu menjaga citra, disiplin, dan moralitas dalam setiap tindakan,” ujar Kapolres Palas dengan tegas.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa seluruh personel yang menjalani tes urine dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba, sebuah prestasi yang patut diapresiasi. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa personel yang terjaring pelanggaran ringan, salah satunya adalah yang berambut panjang melebihi aturan yang berlaku. Tanpa ragu, tim langsung mengambil tindakan tegas di tempat dengan melakukan pemotongan rambut sesuai dengan standar kepolisian, menunjukkan komitmen kuat dalam menegakkan aturan.
Ps Kasi Propam Polres Palas, Iptu Salim Saragih SH, menjelaskan lebih lanjut bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kedisiplinan personel, mencegah penyalahgunaan senjata api, serta mengantisipasi penyebaran dan penggunaan narkoba di lingkungan Polres Palas. “Tindakan tegas yang kami ambil di tempat adalah wujud nyata bahwa Polri berbenah dari dalam. Kami tidak akan mentolerir pelanggaran aturan, karena hal itu dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi kami,” tegas Iptu Salim.
Sementara itu, Ps Kasubsi Penmas Polres Palas, Bripka Ginda K Pohan, menambahkan bahwa Kapolres Palas sangat mengapresiasi kedisiplinan seluruh personel yang mengikuti Ops Gaktibplin dengan baik. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. “Kapolres juga berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan, karena hal itu dapat menunjukkan komitmen anggota Polres Palas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Palas,” tutup Bripka Ginda.
Ops Gaktibplin yang dilaksanakan di Polres Palas ini menegaskan komitmen kuat Polda Sumut dan jajarannya dalam menegakkan disiplin internal. Dengan upaya terus-menerus melakukan pembinaan dan pengawasan, diharapkan anggota Polri dapat selalu tampil profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. Langkah ini juga menjadi bukti bahwa Polri tidak takut untuk melakukan perbaikan dari dalam demi menjaga kepercayaan dan harapan masyarakat yang telah diberikan.
Arman Efendi












