BREBES,GarudaXpose.com– Program penguatan ekonomi desa lewat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi bergulir di Brebes. Sabtu (6/6/2026), sebanyak 10 unit truk sarana operasional dilepas secara simbolis dari halaman Makodim 0713/Brebes.
Armada bantuan dari PT Agrinas ini akan disalurkan ke 10 koperasi di 8 kecamatan untuk memperkuat distribusi hasil pertanian, perikanan, dan UMKM. Pelepasan dipimpin langsung Dandim 0713/Brebes Letkol Inf. Ambariyantomo, S.Hub.Int., didampingi Kepala Bakesbangpol Cecep Aji Suganda, AP., M.Si. yang mewakili Bupati Brebes, bersama jajaran Forkopimda dan ketua koperasi penerima.
Bantuan Bertahap, Bukan Hanya TrukLetkol Inf. Ambariyantomo menegaskan 10 unit yang dilepas hari ini baru gelombang awal. “Kodim Brebes menerima 10 unit truk sarpras dari PT Agrinas dan telah kami lepas ke 10 titik koperasi penerima. Ke depan akan datang lagi secara bertahap, termasuk kendaraan roda tiga, truk single cabin, serta berbagai perangkat pendukung koperasi lainnya,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabupaten Brebes juga dijadwalkan mengikuti launching gelombang kedua program pada akhir Juli 2026.
10 Desa Penerima Tahap I
Truk operasional disebar ke:
Kec. Tanjung: Desa Pengaradan, Tanjungsari, Tegongan
Kec. Losari: Desa Kalibuntu, Bojongsari
Kec. Kersana: Desa Kramatsampang
Kec. Sirampog: Desa Mendala
Kec. Jatibarang: Desa Buaran
Kec. Bumiayu: Desa Pruwatan
Kec. Brebes: Desa Randusanga Wetan
Tekan Biaya Logistik Desa
Dandim menyebut bantuan armada ini menyasar masalah klasik desa: mahalnya biaya angkut. Dengan truk sendiri, koperasi diharapkan mampu memangkas ongkos distribusi produk unggulan desa, sekaligus menjadikan KDKMP lembaga ekonomi yang mandiri dan profesional.
Ia berpesan armada harus dikelola transparan. “Ini aset produktif. Harus dijaga, dirawat, dan digunakan bertanggung jawab agar manfaatnya jangka panjang,” tegasnya.
Senada, Kepala Bakesbangpol Cecep Aji Suganda meminta koperasi memanfaatkan bantuan secara optimal. “Karena ini aset, maka harus dijaga, dirawat, dan digunakan secara bertanggung jawab,” ujarnya mewakili Bupati.
Dengan armada baru ini, distribusi produk desa ditargetkan lebih efisien, daya saing usaha warga naik, dan kesejahteraan di 10 desa penerima ikut mendongkrak. ***
(Agus)










