Garudaxpose.com, Kabupaten Tangerang – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Koramil 09/Mauk, Kodim 0510/Trs yang di wakili Serka Dimyati melaksanakan kegiatan penanaman jagung perdana bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kampung Nagrek Desa Marga Mulya Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (04/12/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di lahan pertanian milik masyarakat dengan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan perwakilan kelompok tani. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Camat Mauk, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono Dansatradar 401 Tanjung Kait, AKP Subarjo Kapolsek Mauk, Abu Bakar Kades Marga Mulya, Ketua BPD Desa Marga Mulya Masdi, Heri Ogong Ketua BUMDES Desa Marga Mulya dan para kelompok tani Desa Marga Mulya.
Danramil 09/Mauk yang di wakili Serka Dimyati mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian pangan di tingkat desa melalui pemanfaatan potensi lahan pertanian lokal. Penanaman jagung kali ini juga bersinergi dengan program BUMDes sebagai bentuk diversifikasi sumber pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan lokal dan memastikan masyarakat memiliki akses cukup terhadap sumber pangan bergizi, terutama jagung yang menjadi salah satu bahan pangan pokok masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat desa agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, sekaligus meningkatkan PAD, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya
Sementara, Heri Ogong Ketua BUMDES Desa Marga Mulya mengapresiasi terhadap peran aktif Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang selalu hadir mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan bentuk nyata sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat akar rumput.
“Program penanaman jagung ini diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk ikut mengembangkan potensi desa. Selain mendukung ketahanan pangan, hasil panen jagung juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga, bahkan bisa dikembangkan menjadi usaha produktif di bawah pengelolaan BUMDes,” tutupnya.













