Jalan Beton 869 Meter di Cikuya: Bukti Gotong Royong TNI dan Warga Menyambung Harapan Desa

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com//-Jalan rabat beton sepanjang 869 meter dengan lebar 2,5 meter kini membentang di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Jalan ini menjadi hasil utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026, yang resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026) di Lapangan Desa Cikuya.

Upacara penutupan dipimpin Kapok Sahli Pangdam, Brigjen TNI Abdul Hanis. Ia menegaskan bahwa TMMD adalah wujud kerja bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di desa. “Program ini merupakan kerja sama terpadu antara TNI, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta Polri. Tujuannya mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Menurut Abdul Hanis, TMMD menyasar wilayah yang paling membutuhkan perhatian, seperti daerah tertinggal, miskin, terisolir, terpencil, kawasan perbatasan, wilayah kumuh perkotaan, hingga daerah yang terdampak bencana alam. Selama satu bulan penuh, personel TNI bersama warga, aparat desa, organisasi kepemudaan, pelajar, dan unsur Polri bahu-membahu menyelesaikan target pekerjaan, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil paling terlihat adalah jalan beton jenis sand sheet sepanjang 869 meter dengan lebar 2,5 meter. Sebelumnya jalur ini berupa tanah yang becek saat hujan dan berdebu saat kemarau, sehingga kendaraan pengangkut hasil bumi kerap terperosok dan anak-anak sekolah sering terlambat. Kini warga lebih mudah mengangkut padi, jagung, dan singkong ke penggilingan atau pasar, membawa barang dagangan, serta mengantar anak ke sekolah. Akses menuju puskesmas, posyandu, dan fasilitas umum lain juga menjadi lebih cepat dan aman, terutama saat musim hujan.

Dampak ekonomi mulai terasa di tingkat rumah tangga. Petani bisa menghemat waktu dan biaya angkut karena tidak lagi membayar ongkos tambahan untuk menarik kendaraan yang mogok di lumpur. Pedagang keliling dan pemilik warung lebih lancar beraktivitas karena distribusi barang tidak terhambat. Ibu-ibu yang biasa berjalan kaki ke pasar mengaku perjalanan terasa lebih singkat dan ringan. Sopir ojek desa pun menyebut ritase penumpang meningkat karena jalan lebih mulus dan tidak licin.

Di luar pembangunan fisik, TMMD ke-127 menggelar rangkaian kegiatan nonfisik yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ada penyuluhan wawasan kebangsaan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara, penyuluhan kesehatan tentang pola hidup bersih, pencegahan stunting, serta pemeriksaan kesehatan dasar bagi warga. Penyuluhan pertanian membahas cara meningkatkan hasil panen, penggunaan pupuk yang tepat, dan perawatan lahan pascamusim hujan. Selain itu digelar kegiatan sosial, kerja bakti lingkungan, serta pembinaan bagi remaja agar lebih aktif dalam kegiatan positif di desa.

“Selama satu bulan semua unsur bekerja bersama. Karena itu seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan dengan baik,” kata Brigjen Abdul Hanis. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Brebes beserta jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, pelajar, dan seluruh warga Cikuya yang terlibat langsung di lapangan. Ia juga berpesan agar hasil pembangunan dirawat bersama. “Ini milik kita bersama. Rawat dan pelihara, supaya manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.”

Penutupan dihadiri Wakil Bupati Brebes Wurja, jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, pejabat TNI dan Polri, pimpinan OPD, pemerintah Desa Cikuya, tokoh masyarakat, serta warga yang sejak awal ikut bekerja. Usai upacara, rombongan meninjau langsung jalan beton yang baru diresmikan, menyapa warga di tepi jalan, dan berdialog singkat dengan petani serta pelajar. Warga menyambut dengan antusias; sebagian mengabadikan momen di atas jalan baru yang kini menjadi penghubung harapan mereka. Bagi warga Cikuya, jalan ini bukan sekadar beton sepanjang 869 meter, melainkan penanda bahwa gotong royong masih menjadi cara paling ampuh untuk mengubah wajah desa.red

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Babinsa Koramil 03/Serpong Lakukan Pengamanan Festival Budaya di Serpong
Aktif Babinsa Melaksanakan Patroli Malam, Mewujudkan Lingkungan Aman 
TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasiona
Beraksi di Dini Hari, Operasi Senyap Komplotan ABH Pembobol Ruko dan Sekolah Digulung Tim Macan Blambangan
Lettu Inf Sumijan Pimpin Baksos kesehatan Jaga Jakarta On The Spot
Brigif 9/DY/2 Kostrad Jember Gelar Tradisi Korps Raport Sambut Danbrigif Baru
Koramil Leces Aktif Komsos Dan Dampingi Petani Binaan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Babinsa Koramil 03/Serpong Lakukan Pengamanan Festival Budaya di Serpong

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:20 WIB

TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasiona

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Beraksi di Dini Hari, Operasi Senyap Komplotan ABH Pembobol Ruko dan Sekolah Digulung Tim Macan Blambangan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Lettu Inf Sumijan Pimpin Baksos kesehatan Jaga Jakarta On The Spot

Berita Terbaru