Garudaxpose.com | Probolinggo – Layanan darurat Call Center 112 kembali menunjukkan fungsinya dalam membantu masyarakat Kota Probolinggo. Sabtu (16/5/2026) pagi, laporan mengenai seekor ular yang masuk ke rumah warga di Perum Prasaja Mulya, Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, langsung ditindaklanjuti oleh petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Probolinggo.
Laporan tersebut disampaikan oleh warga bernama Sofyan sekitar pukul 07.15 WIB. Ia meminta bantuan petugas setelah mengetahui adanya ular yang berada di dalam rumah dan dikhawatirkan membahayakan penghuni.
Tidak membutuhkan waktu lama, Regu 3 Damkar Kota Probolinggo segera bersiap dan bergerak menuju lokasi dengan menggunakan satu unit kendaraan rescue jenis Kijang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas tercatat berangkat pada pukul 07.17 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB. Dengan jarak tempuh kurang lebih empat kilometer, tim berhasil mencapai lokasi dengan respon time sekitar 12 menit.
Kedatangan petugas langsung disambut warga sekitar yang sebelumnya merasa cemas dengan keberadaan hewan liar tersebut. Apalagi ular diketahui berada di area rumah yang cukup dekat dengan aktivitas penghuni.
Tim rescue kemudian melakukan penyisiran dan memastikan posisi ular sebelum melakukan proses evakuasi. Penanganan dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar ular tidak bergerak agresif maupun melukai warga sekitar.
Dalam waktu singkat, ular berhasil diamankan oleh petugas sekitar pukul 07.35 WIB. Situasi di lokasi pun kembali normal dan dinyatakan kondusif satu menit kemudian atau pukul 07.36 WIB.
Komandan Regu 3 Damkar Kota Probolinggo, Bima Nurdianto, menjelaskan bahwa seluruh personel selalu siaga menerima laporan masyarakat selama 24 jam, termasuk penanganan hewan liar.
“Kami menerima laporan melalui layanan 112 terkait ular masuk rumah warga. Tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun lingkungan sekitar,” ujar Bima.
Ia menambahkan, penanganan hewan liar membutuhkan teknik khusus sehingga masyarakat diimbau tidak bertindak sendiri ketika menemukan ular di dalam rumah.
“Jika masyarakat menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya, segera hubungi petugas. Jangan mencoba menangkap sendiri karena dapat memicu risiko tergigit atau terluka,” katanya.
Personel yang terlibat dalam proses penanganan tersebut antara lain Satiman PTI, Bima Danru, Dika A, Hary S, Ahmad S R, serta Nurul PTI.
Sementara itu, Sofyan selaku pelapor menyampaikan apresiasi kepada Tim Damkar Kota Probolinggo yang dinilai sangat tanggap dalam merespons laporan warga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas Damkar Kota Probolinggo, khususnya Regu 3, yang bergerak cepat membantu masyarakat. Pelayanannya sangat baik dan membuat warga merasa aman,” ungkap Sofyan.
Menurutnya, keberadaan Damkar saat ini sangat membantu masyarakat, bukan hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat lainnya seperti evakuasi hewan liar.
“Semoga seluruh anggota Damkar selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan terus semangat menjalankan tugas kemanusiaan untuk masyarakat Kota Probolinggo,” tambahnya.
Berkat kesigapan petugas, proses evakuasi ular tersebut berjalan aman tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian lainnya. Warga sekitar pun kembali dapat beraktivitas dengan tenang setelah situasi berhasil dikendalikan. (Septyan)











