Garudaxpose.com l Medan (Sumut)–Di tengah keluhan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan membahayakan pengguna jalan, perhatian publik justru tertuju pada agenda pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Pelantikan terhadap 11 pejabat eselon II tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Utara di Medan. Agenda tersebut menjadi bagian dari langkah penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Namun di sisi lain, sejumlah warga di Kabupaten Mandailing Natal mempertanyakan respons pemerintah provinsi terhadap kondisi jalan provinsi yang rusak, khususnya di jalur lintasan yang menjadi akses utama masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Sumatera Utara melantik 11 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Sementara itu, masyarakat Mandailing Natal masih menunggu tanggapan resmi pemerintah provinsi terkait keluhan mereka mengenai kerusakan jalan provinsi yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, terhadap sejumlah pejabat tinggi pratama di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Pelantikan tersebut dilakukan dalam agenda resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada pekan ini menjelang momentum mudik menjelang Eid al-Fitr 1447 Hijriah.
Acara pelantikan berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Utara di Kota Medan. Sementara keluhan masyarakat berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Mandailing Natal, terutama pada jalur jalan provinsi yang menjadi penghubung antarwilayah.
Kondisi jalan rusak di sejumlah titik jalur provinsi di Mandailing Natal dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terlebih menjelang arus mudik Lebaran. Warga berharap pemerintah provinsi segera turun tangan memperbaiki kondisi tersebut.
Sebagian masyarakat juga menilai perhatian pemerintah provinsi seharusnya lebih difokuskan pada persoalan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama infrastruktur dasar.
Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera melakukan pengecekan lapangan serta mengambil langkah cepat dalam penanganan kerusakan jalan. Selain itu, warga juga menunggu pernyataan resmi dari Gubernur Sumatera Utara terkait kondisi tersebut.
Seperti disampaikan H. Syahrir Nasution S.E, M.M Kepada awak media pada Kamis malam (12/03/2026) melalui pesan WhatApp nya, ” Saya sebagai Putra Asli Batang Natal Sangat kecewa dengan langkah dan perilaku Bobby Nasution sebagai Gubernur Sumatera Utara, inilah membuktikan bahwa Bobby adalah barang Karbitan,Kalau memang tidak mampu mengurusi dan merespon aspirasi masyarakat lebih baik mundur sebelum masyarakat yang menyuruh mundur paksa,” ujar H.Syahrir Nasution.
Pemberitaan ini disusun dengan tetap mengedepankan prinsip keberimbangan sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik mengenai penyampaian informasi di ruang publik.
(M.SN)











