Garudaxpose.com | Probolinggo – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan Polres Probolinggo Polda Jawa Timur. Salah satunya melalui aksi bersih-bersih yang digelar di kawasan wisata Gunung Bromo, Selasa (2/6/2026), sebagai upaya menjaga kebersihan destinasi unggulan nasional usai pelaksanaan ritual Yadnya Kasada.
Kegiatan tersebut melibatkan personel kepolisian bersama sejumlah elemen masyarakat dan pihak terkait yang secara bersama-sama menyisir sejumlah titik di kawasan Bromo untuk mengumpulkan sampah yang ditinggalkan pengunjung maupun peserta upacara adat.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, aksi peduli lingkungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk kontribusi nyata Polri dalam menjaga kawasan wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, perayaan Yadnya Kasada yang setiap tahun diselenggarakan oleh masyarakat Suku Tengger selalu menarik perhatian ribuan wisatawan dari berbagai daerah. Tingginya aktivitas pengunjung selama pelaksanaan tradisi tersebut berpotensi menimbulkan penumpukan sampah di sejumlah lokasi.
“Gunung Bromo merupakan salah satu ikon wisata nasional yang memiliki nilai alam dan budaya yang sangat tinggi. Karena itu, kebersihannya harus menjadi perhatian bersama agar tetap nyaman dikunjungi dan terjaga kelestariannya,” ujar AKBP Latif
Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, kegiatan bakti sosial lingkungan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan kawasan wisata.
AKBP Latif menjelaskan, keberadaan Gunung Bromo tidak hanya menjadi aset pariwisata, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat Tengger yang perlu diwariskan kepada generasi mendatang dalam kondisi yang tetap terjaga.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Semakin banyak pihak yang peduli, maka semakin besar pula peluang kelestarian Bromo untuk terus dipertahankan,” katanya.
Selain melakukan pengumpulan sampah, para peserta kegiatan juga memberikan edukasi kepada para pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan selama berada di kawasan wisata.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan budaya wisata yang lebih bertanggung jawab.
Kapolres menambahkan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan lingkungan.
“Kami ingin kehadiran Polri dapat dirasakan melalui kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga kelestarian lingkungan dan destinasi wisata yang menjadi kebanggaan bangsa,” tegasnya.
Melalui semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut, diharapkan kawasan Gunung Bromo tetap terjaga kebersihan, keindahan, dan kelestariannya sehingga mampu terus menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (Septyan)










