“Paving Blok dari Alam Gaib: Proyek Siluman Cikande yang Konon Dipasang Tanpa Pelaksana, Tanpa Anggaran, Tanpa Terdeteksi CCTV Malaikat Sekalipun”

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Desa Cikande kembali diguncang sebuah fenomena supranatural tingkat kecamatan: paving blok muncul begitu saja, persis seperti urban legend bedanya, ini memakai anggaran publik (diduga). Senin (08/12/25)

LEVEL EKSTREM -BABAK 1

Proyek Tanpa Papan Informasi.
Papan informasinya mungkin sedang ikut “program diet”:
hilang total, tanpa jejak, tanpa kalori.
Publik bingung apakah ini proyek resmi, proyek hobi, atau sekadar eksperimen seni abstrak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BABAK 2 – Pekerja Mode Ninja

Pekerja bekerja tanpa APD, tanpa koordinasi, tanpa arah mata angin.
Ditanya siapa pemborongnya, jawabannya:
“Tidak tahu.”
Kalau saja ada juri, mereka semua sudah mendapatkan penghargaan “Peran Figuran Terbaik Tanpa Dialog.”

BABAK 3 – Sang Pelaksana Misterius

Nama Ajis muncul, tetapi orangnya tidak respon
Dihubungi lewat WhatsApp, pesan centang satu
seakan-akan sinyal pun menolak terlibat dalam proyek ini.
Mungkin Ajis sedang berpetualang di dimensi lain.

BABAK 4 – Material Kelas ‘Kerupuk Meletus’

Paving blok diduga kualitasnya seperti kerupuk yang terlalu lama direndam:
lembek, tidak presisi, dan penuh kejutan bila diinjak.
Jika benar, umur jalannya kemungkinan setara baterai hape jadul cepat habis.

BABAK 5 – Lokasi yang Menohok Logika

Alih-alih membangun jalan warga yang rusak, paving justru mendarat di:

halaman rumah pribadi,

halaman kos-kosan,

halaman rumah RT.

Seolah-olah proyek ini punya GPS dengan mode khusus:
“Tujuan: Aset Pribadi.”

BABAK 6 -Pemerintah Desa Mode ‘Air Mata Buaya’

Saat dikonfirmasi, Kades dan Sekdes kompak menjawab:
“Kami tidak tahu.”
Jawaban yang begitu serempak, begitu murni, begitu halus
hingga publik bertanya-tanya apakah mereka sedang mengikuti lomba “Acting Paling Lugu 2025”.

BABAK FINAL TIRAI TURUN, SEMUA DIAM

Pelaksana diam.
Pemkab diam.
Proyeknya tidak diam dia sudah terpasang.

Fenomena ini cocok masuk Museum Rekor Dunia sebagai:
“Proyek Terpasang Tanpa Siapa Pun Mengaku Memasang.”

 

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri, TNI dan Pemda Bersatu dalam Doa Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Sibolga
Duka Mendalam Menyelimuti Dusun Sumberjati, Warga Desa Dasri Korban Laka Tunggal Meninggal Dunia Usai Menjalani Operasi
Mencari Jalan Tengah di Tengah Kisruh Tambang Galian C Banyuwangi
Ratusan Pedagang Tolak Penertiban Eks TPPS Cisoka, Mediasi Pemkab Tangerang Berlanjut
TP PKK BREBES AJAK REMAJA DAN ORANG TUA TANGKAL NARKOBA SERTA PAHAMI PUBERTAS
Hari Raya Galungan dan Kuningan, Kapolresta Banyuwangi Bersama Umat Hindu Rajut Kerukunan
Dengarkan Langsung Testimoni Warga Binaan, Komda Lansia Jatim Puji Pelayanan Lansia di Lapas Banyuwangi
Gaspol Dan Gercep : CV Faula Jaya Mandiri (FJM), Biro Jasa Pengurusan STNK, BPKB, Motor Dan Mobil Terbaik Di Tangerang Banten

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02 WIB

Polri, TNI dan Pemda Bersatu dalam Doa Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Sibolga

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:56 WIB

Duka Mendalam Menyelimuti Dusun Sumberjati, Warga Desa Dasri Korban Laka Tunggal Meninggal Dunia Usai Menjalani Operasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:24 WIB

Mencari Jalan Tengah di Tengah Kisruh Tambang Galian C Banyuwangi

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:57 WIB

Ratusan Pedagang Tolak Penertiban Eks TPPS Cisoka, Mediasi Pemkab Tangerang Berlanjut

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:31 WIB

TP PKK BREBES AJAK REMAJA DAN ORANG TUA TANGKAL NARKOBA SERTA PAHAMI PUBERTAS

Berita Terbaru