Para Pemenang Telah Melalui Tahap Seleksi Dan lainnya, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Dr Drs H Edward Candra, M.H yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel dr H Trisnawarman, M.Kes., S.p.KKLP., Subsp., FOMC., AIFO-K menghadiri serta memberikan secara langsung penghargaan kepada penerima penghargaan yang berhak menerimanya.

Adapun kegiatannya sendiri yakni Penganugerahan Penghargaan Tenaga Medis, Tenaga Kesehatan dan Koordinator Imunisasi Teladan di Puskesmas Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2025.

Adapun tema kegiatan sendiri yakni “Nakes dan Mengabdi Untuk Negara Menuju Indonesia Emas 2045, dimana kegiatan ini sendiri diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel bertempat di Auditorium Bina Praja, Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (16/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Sekda Provinsi Sumsel Dr Drs H Edward Candra, M.H, hari ini pemprov Sumsel dalam hal ini Gubernur Sumsel memberikan apresiasi atas penghargaan kepada Tenaga Medis, Tenaga Kesehatan dan Koordinator Imunisasi Teladan di Puskesmas Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2025.

Ini sebagai bentuk apresiasi dan terhadap perjuangan para tenaga kesehatan ini sangat penting untuk mendukung pembangunan kesehatan di provinsi Sumsel.

“Ini harus kalau ingin layak kesehatan, dari Dinkes seperti program Sumsel Berkat, berobat yang cukup pakai KTP, terus capaian untuk Universal Health (UHC) juga kita dorong untuk semakin mendekati 100 persen,” ujarnya.

Kemudian, ini dalam rangka bagaimana kita menjaga pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Begitu juga yang kedepan adalah bagaimana Gubernur Sumsel juga mendorong untuk segera terwujud Sumsel health tourism.

Ini sebagai bentuk penting untuk mengkolaborasikan bagaimana hubungan kesehatan ini bisa terus bisa melakukan dijadikan wisata ini yang terus kita dorong untuk potensi yang dimiliki potensi oleh Sumsel.

“Nakes kita yang existing cukup, karena nanti terus konversinya profesionalnya di tingkatkan lagi sesuai dengan bidang keahlian dokter terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Dilanjutkannya,, selain itu juga untuk perawat, serta tenaga bidan tenaga kesehatan lainnya. Kalau untuk di kabupaten/kota, karena health tourism ini kan waktunya juga ke kota, jadi kabupaten/kota kita di Dinkes tingkat utama ini kita manfaatkan terus pelayanannya..

Mulai dari sarana dan prasarananya, sumber daya manusia (SDM) nya, kita lengkapi, sehingga ini bisa menopang untuk health tourism terutama yang rumah sakitnya berada d pusat kota.

“Harapan kepada pemenang, ini diharapkan menjadi memotivasi bagi mereka dan juga terus bisa memotivasi seluruh tenaga kesehatan yang juga kita apresiasi perjuangan mereka untuk bagaimana membangun kepercayaan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut dr H Trisnawarman, M.Kes., S.p.KKLP., Subsp., FOMC., AIFO-K, persiapan untuk penganugerahan penghargaan ini adalah pertama-pertama itu kan seleksi di tingkat kabupaten/kota di bulan sebelumnya yakni bulan September sudah mulai kita seleksi.

Untuk bulan 8, 9, kemudian diadakan seleksi di kabupaten/kota, pemenangnya di provinsi, cuma tahun ini hanya 6 kabupaten/kota yang ikut, karena efisiensi anggaran, biasanya 17 kabupaten/kota ikut semua.

“Untuk team penilai atau dewan jurinya sendiri ada dari Dinkes, dari organisasi profesi, dan juga yang bersangkutan misalnya dari rumah sakit, juga kita minta, kita ambil sesuai dengan kompetensi yang 9 nakes tadi,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, untuk kategorinya sendiri ada 9, dan sama koordinator imunisasi, untuk penilaiannya sendiri yakni mulai dari seleksi tertulis, wawancara, kunjungan lapangan, dan juga komite dan kode etis, serta lamanya bertugas.

Kalau bisa mereka yang sudah berinovasi ditingkatkan inovasinya, sehingga mendapat lisan dari inovasi yang bisa di manfaatkan dan bisa berdayakan di masyarakat se Indonesia maupun di provinsi Sumsel khususnya untuk inovasi berikutnya.

“Terkait health tourism sendiri, kita untuk health tourism memang lagi proses untuk Launching, serta ini pun diharapkan sampai dengan 5 tahun ke depan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TK Islam Tarbawi An Nahl Outbound di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya Palembang
Yayasan Sekolah Karya Ibu Secara Sah Berubah Nama, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
Bantu Keuangan Negara, 568 Anggota Ormas APPM Ingin Berhenti Sebagai Penerima MBG
PERKUAT KINERJA DAN INTEGRITAS, KARUTAN PALEMBANG IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI OLEH KAKANWIL DITJENPAS SUMSEL
KEPALA RUTAN KELAS I PALEMBANG HADIRI KEGIATAN KENAL PAMIT KAKANWIL DITJENPAS SUMATERA SELATAN
Wujud Kepedulian Sosial, Pegadaian Sumbagsel Kembali Gelar Program Mengetuk Pintu Langit
Hasibuan Mampu Tak Pernah Kendor Jaga Kebersihan Jalan Masyarakat Harapkan Perhatian Pemerintah Dan DRPD 
Cegah Stunting, Ny. Seniasih Giri Prasta Kampanyekan Gemar Makan Ikan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:30 WIB

TK Islam Tarbawi An Nahl Outbound di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya Palembang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:25 WIB

Yayasan Sekolah Karya Ibu Secara Sah Berubah Nama, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:25 WIB

Bantu Keuangan Negara, 568 Anggota Ormas APPM Ingin Berhenti Sebagai Penerima MBG

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

PERKUAT KINERJA DAN INTEGRITAS, KARUTAN PALEMBANG IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI OLEH KAKANWIL DITJENPAS SUMSEL

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:27 WIB

KEPALA RUTAN KELAS I PALEMBANG HADIRI KEGIATAN KENAL PAMIT KAKANWIL DITJENPAS SUMATERA SELATAN

Berita Terbaru