GarudaXpose.com I Lumajang — Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan olahraga tradisional. Kejuaraan Karate Tradisional Lumajang Tahun 2025 resmi digelar pada Minggu, 28 Desember 2025, di Aula SMKN 1 Tekung, menjadi ajang pembinaan atlet lokal sekaligus persiapan menuju FORPROV 2026 di Jember dan FORNAS 2026 di Palu.
Sekitar 80 atlet dari berbagai perguruan yang tergabung dalam Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) beradu kemampuan, menampilkan teknik, strategi, dan sportivitas yang mencerminkan kualitas pembinaan Lumajang. Acara dibuka resmi oleh Moh. Taufik mewakili Ketua KORMI Kabupaten Lumajang, dengan salam khas: “Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa.”
Moh. Taufik menegaskan bahwa kejuaraan ini penting untuk menjaga tradisi olahraga sekaligus mengasah kemampuan atlet lokal. “Lumajang telah membuktikan prestasinya di FORNAS sebelumnya dengan sembilan medali emas dan peringkat dua nasional. Kini, target kita adalah peringkat satu. Kejuaraan lokal menjadi fondasi untuk mencetak atlet yang siap bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sensei Feri Sinaro menekankan bahwa tujuan kejuaraan lebih dari sekadar juara. “Proses pembinaan mental, disiplin, sportivitas, dan karakter atlet adalah fokus utama. Menang atau kalah hanyalah bagian dari perjalanan untuk menjadi atlet yang tangguh,” jelasnya.
Kejuaraan ini menegaskan bahwa Lumajang tidak hanya berperan sebagai penghasil atlet, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karate tradisional berkualitas. FKTI yang kini berada di bawah naungan KORMI terus membangun sistem pelatihan terstruktur, mulai dari teknik dasar hingga strategi bertanding, agar atlet Lumajang mampu tampil maksimal di level provinsi maupun nasional.
Dampak kejuaraan terasa lebih luas bagi masyarakat. Selain meningkatkan prestasi olahraga, ajang ini membentuk generasi muda yang disiplin, percaya diri, dan bermental kuat. Nilai-nilai sportivitas dan kerja keras yang ditanamkan melalui karate tradisional juga menjadi modal penting bagi perkembangan karakter generasi Lumajang.
“Melalui kejuaraan ini, kita tidak hanya mencetak juara, tetapi juga membangun identitas olahraga tradisional Lumajang. Atlet kita dibekali keterampilan, karakter, dan mental juara untuk mengharumkan nama daerah,” kata Sensei Feri.
Kejuaraan Karate Tradisional Lumajang 2025 menegaskan bahwa Lumajang memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan olahraga tradisional sebagai bagian dari budaya daerah, sekaligus menjadi sumber prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi dan nasional.













