Layanan Antar-Jemput Jadi Sorotan, Bupati Lumajang Siapkan Sistem Transportasi Haji Terpadu

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GarudaXpose.com I Lumajang – Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa kualitas layanan transportasi menjadi kunci utama dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Lumajang Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan akan mengawal penuh layanan antar-jemput jemaah agar berjalan tepat waktu, aman, dan nyaman sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menerima audiensi Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Kabupaten Lumajang di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (26/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menekankan bahwa layanan transportasi bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian dari pelayanan publik yang menyentuh langsung kondisi fisik dan psikologis jemaah, terutama jemaah lanjut usia.

“Layanan antar-jemput harus dikelola profesional. Jemaah berangkat dalam kondisi tenang, tidak lelah, tidak khawatir. Pemerintah daerah akan mengawal penuh agar armada, jadwal, dan pengawalan berjalan tepat waktu, aman, dan nyaman,” tegas Bunda Indah.

Menurutnya, pengalaman perjalanan dari daerah menuju embarkasi kerap menjadi fase paling melelahkan bagi jemaah. Karena itu, pemerintah daerah akan memastikan kesiapan armada, kelayakan kendaraan, kompetensi pengemudi, hingga sistem pengaturan waktu keberangkatan agar tidak menimbulkan antrean panjang dan kelelahan berlebih.

Bunda Indah menegaskan, pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, FK KBIHU, serta instansi terkait untuk membangun sistem transportasi jemaah yang terintegrasi dan berstandar keselamatan tinggi.

“Kita ingin tidak ada jemaah yang terlambat, tidak ada yang terpisah dari rombongan, dan tidak ada yang mengalami risiko karena kelalaian teknis. Semua harus tertib, terukur, dan terawasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya aspek pendampingan selama perjalanan, khususnya bagi jemaah lansia dan jemaah dengan kebutuhan khusus. Menurutnya, pelayanan transportasi yang baik harus disertai kesiapan petugas pendamping, layanan kesehatan dasar, serta mekanisme tanggap darurat.

“Transportasi yang nyaman adalah bagian dari ikhtiar menjaga keselamatan jemaah. Ini bukan soal fasilitas semata, tetapi soal tanggung jawab negara terhadap warganya,” tegasnya.

Audiensi tersebut menegaskan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Lumajang yang menempatkan layanan transportasi sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2026. Dengan pengawalan ketat, koordinasi lintas sektor, dan standar pelayanan yang jelas, Bupati Lumajang optimistis perjalanan jemaah dari Lumajang menuju Tanah Suci dapat berlangsung lebih tertib, manusiawi, dan berkualitas.

“Target kita sederhana tapi fundamental, jemaah berangkat dengan tenang, tiba dengan selamat, dan bisa beribadah dengan khusyuk sejak langkah pertama,” tungkas Bunda Indah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan
Puncak HUT PMI ke-81 di Brebes Meriah, Fun Walk, Bantuan Kaki Palsu hingga Penghargaan Pendonor Darah
Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan
Diduga Dianiaya Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi
Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan
Bapang Beras Alokasi Juli-September Disalurkan di Mangunharjo, Lurah Ikrom: Semoga Meringankan Beban Masyarakat
Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam
Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 03:52 WIB

Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan

Sabtu, 19 September 2026 - 03:35 WIB

Puncak HUT PMI ke-81 di Brebes Meriah, Fun Walk, Bantuan Kaki Palsu hingga Penghargaan Pendonor Darah

Jumat, 18 September 2026 - 10:29 WIB

Pembagian Hand Traktor di Pandeglang Dipertanyakan, Sejumlah Poktan Soroti Transparansi Pengusulan

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WIB

Diduga Dianiaya Satpam BPN Kota Bandung, Anggota LSM KOREK Lapor Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 12:55 WIB

Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan

Berita Terbaru