Garudaxpose.com | Palembang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang menabuh genderang perang terhadap peredaran Handphone ilegal, Narkoba, dan Pungutan Liar (Halinar). Komitmen ini dipertegas melalui Apel Ikrar dan Penandatanganan Komitmen Bersama yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di Aula Utama Lapas Kelas I Palembang, Sabtu (18/4/2026).
Kepala Lapas Kelas I Palembang, M. Pithra Jaya Saragih, yang bertindak sebagai Pembina Apel, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk membersihkan institusi dari praktik-praktik menyimpang yang merusak marwah pemasyarakatan.
“Ini bukan sekadar formalitas di atas kertas atau seremoni belaka. Ini adalah bentuk komitmen moral dan janji suci seluruh jajaran dalam menjaga integritas. Kita bertanggung jawab penuh untuk mewujudkan Lapas Palembang yang benar-benar bersih,” tegas Pithra dalam arahannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pithra juga memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural hingga peserta magang, bahwa tidak ada ruang bagi mereka yang mencoba bermain-main dengan aturan.
“Saya tegaskan, tidak ada toleransi (zero tolerance) bagi pelanggar! Setiap bentuk penyimpangan, baik itu keterlibatan narkoba maupun pungli, akan ditindak tegas tanpa pandang bulu. Jaga marwah institusi dengan bekerja profesional, jujur, dan disiplin,” tambahnya dengan nada bicara lugas.
Suasana apel berlangsung khidmat saat seluruh pegawai serentak mengucapkan ikrar anti-narkoba dan anti-HP ilegal. Puncak acara ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh jajaran sebagai bukti hitam di atas putih untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.
Langkah berani ini diharapkan menjadi titik balik penguatan pengawasan internal dan peningkatan integritas petugas, sehingga Lapas Kelas I Palembang mampu memberikan pelayanan yang bersih serta bebas dari segala bentuk penyelundupan barang terlarang.(*)














