Kuota Pengiriman Cepat Habis, Distan Pangan Bali Pastikan Pengeluaran Sapi Berdasarkan Analisis Populasi

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudaxpose.com | Bali – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali memastikan pengaturan kuota pengeluaran sapi Bali dilakukan berdasarkan analisis populasi ternak secara ketat untuk menjaga keberlanjutan populasi sapi lokal Bali.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Sunada menjelaskan, kuota pengiriman sapi Bali ditetapkan melalui perhitungan populasi sapi jantan dan betina, angka kelahiran, serta angka kematian ternak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kuota pengeluaran sapi Bali ditetapkan oleh Gubernur Bali berdasarkan analisis populasi sehingga keseimbangan ternak tetap terjaga,” ujarnya di Denpasar pada Sabtu 16 Mei 2026.

Penjelasan tersebut disampaikan menanggapi informasi mengenai cepat habisnya kuota tambahan pengeluaran sapi Bali, hingga muncul keluhan adanya sapi yang belum memperoleh izin pengiriman.

Menurut Sunada, seluruh proses pengajuan dilakukan melalui aplikasi nasional lalulintas.isikhnas.pertanian.go.i sesuai ketentuan lalu lintas ternak.

Ia menjelaskan, kondisi saat ini menyebabkan kuota tambahan cepat habis karena para pemohon yang sebelumnya telah melengkapi persyaratan langsung mengunggah dokumen begitu penambahan kuota diumumkan.

“Begitu ada penambahan kuota, pemohon yang sudah siap langsung melakukan upload kelengkapan dokumen. Sistem akan memverifikasi sesuai urutan pengajuan yang masuk,” jelasnya.

Karena itu, pemohon yang terlambat mengunggah dokumen berpotensi tidak memperoleh kuota karena kapasitas yang tersedia telah lebih dahulu terpenuhi.

Berdasarkan hasil analisis populasi, Pemprov Bali menetapkan sebanyak 53.500 ekor sapi dapat dikeluarkan dari Bali. Kuota awal ditetapkan sebanyak 50.000 ekor, sementara 3.500 ekor disiapkan sebagai cadangan hingga Desember 2025.

Selanjutnya, pemerintah menerbitkan penambahan kuota sebanyak 3.500 ekor pada 29 April 2026, kemudian kembali menambah 3.000 ekor, dan saat ini tengah mengusulkan tambahan kuota baru sebanyak 3.000 ekor lagi. Semua penambahan ini dilakukan dengan mempertimbangkan hasil analisis populasi.

Data populasi sapi Bali menunjukkan tren fluktuatif dalam lima tahun terakhir. Pada 2021 populasi sapi Bali tercatat mencapai 558.463 ekor, namun turun signifikan pada 2022 menjadi 380.559 ekor atau berkurang sekitar 177.904 ekor. Populasi kemudian kembali meningkat pada 2023 menjadi 391.455 ekor dan 396.717 ekor pada 2024, sebelum kembali mengalami penurunan pada tahun 2025 menjadi 392.160 ekor.

Menurut Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, pengendalian kuota pengeluaran sapi dilakukan sebagai langkah menjaga keberlanjutan populasi sapi Bali sekaligus melindungi peternak lokal dan kebutuhan bibit ternak daerah. @ (suriasih)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Keras Ketua Dewan Pimpinan Daerah POSPERA Sumsel, Muhammad Iqbal: Blunder Pemblokiran Rekening Donasi Warga Pati Hancurkan Kepercayaan Publik, Desak Kementerian BUMN & Danantara Evaluasi Total Direksi Bank Mandiri
Apel Perdana Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi: Jaga Marwah dan Nama Baik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Menyambut HUT Ke-25, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Denpasar Mengajak Masyarakat Menjaga Keseimbangan Alam Melalui Menanam Dan Merawat Pohon
Serah Terima Jabatan Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi Resmi Lanjutkan Kepemimpinan dari M. Rolan
Seniman Cilik Jembrana, Adu Kreativitas Di Lomba Gong Kebyar Anak – Anak
Kapolres Gianyar Tatap Muka Dengan Bhayangkari Dan Polwan, Tekankan Dukungan Keluarga Dan Bijak Bermedia Sosial
Olahraga Bersama Semarakkan HKGB Ke-74 Dan Hari Jadi Polwan Ke-78 Di Polres Gianyar
Kawal Prosesi Ngaben Warga Binaan, Bhabinkamtibmas Penatih Dangin Puri Pastikan Berjalan Lancar

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Kritik Keras Ketua Dewan Pimpinan Daerah POSPERA Sumsel, Muhammad Iqbal: Blunder Pemblokiran Rekening Donasi Warga Pati Hancurkan Kepercayaan Publik, Desak Kementerian BUMN & Danantara Evaluasi Total Direksi Bank Mandiri

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Apel Perdana Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi: Jaga Marwah dan Nama Baik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Menyambut HUT Ke-25, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Denpasar Mengajak Masyarakat Menjaga Keseimbangan Alam Melalui Menanam Dan Merawat Pohon

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi Resmi Lanjutkan Kepemimpinan dari M. Rolan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:16 WIB

Seniman Cilik Jembrana, Adu Kreativitas Di Lomba Gong Kebyar Anak – Anak

Berita Terbaru