Ketua LPKPI Sumsel Yudha Loobay Angkat Bicara Soal Banjir Diduga Berkaitan dengan Proyek Irigasi

- Penulis

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM | MUARA ENIM – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Muara Enim menuai perhatian serius dari berbagai pihak. Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi dan Penyelamat Indonesia (LPKPI) Sumatera Selatan, Yudha Loobay, secara tegas angkat bicara terkait kondisi tersebut.

Menurut Yudha Loobay, banjir yang terjadi saat ini dinilai bukan semata-mata akibat faktor cuaca atau tingginya curah hujan, melainkan patut diduga berkaitan dengan tata kelola pembangunan infrastruktur, khususnya proyek irigasi yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik.
“Banjir yang terjadi di Kabupaten Muara Enim ini wajar jika terus berulang. Kami menduga ada persoalan serius pada pembangunan irigasi. Fungsi irigasi seharusnya mengalirkan air, bukan justru menjadi tempat penampungan air yang akhirnya meluap ke permukiman warga,” tegas Yudha Loobay dalam keterangannya kepada media.

Ia juga menyinggung proyek irigasi yang beberapa waktu lalu terseret dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi indikator kuat bahwa ada dugaan kesalahan perencanaan maupun pelaksanaan proyek yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

LPKPI Sumsel menilai pemerintah daerah dan pihak terkait harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan irigasi di wilayah Muara Enim, termasuk melakukan audit teknis dan investigasi independen guna memastikan penyebab banjir secara objektif.
“Kami meminta pejabat yang berwenang tidak tinggal diam. Harus segera mengambil tindakan nyata, melakukan pemeriksaan teknis di lapangan, serta menindak tegas apabila ditemukan adanya kelalaian ataupun penyimpangan dalam proyek tersebut,” lanjutnya.

Yudha Loobay menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan langkah cepat agar banjir tidak terus menjadi bencana tahunan bagi warga Muara Enim.

LPKPI Sumsel juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan permasalahan pembangunan infrastruktur yang berpotensi merugikan publik, sebagai bentuk pengawasan partisipatif terhadap penggunaan anggaran negara.
“Jangan sampai anggaran besar yang seharusnya melindungi masyarakat justru menjadi penyebab masyarakat terdampak bencana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serahkan Ambulance Gratis, Yudha Pratomo Katakan Ini Kepedulian Untuk Masyarakat
Bupati Padang Lawas Studi Banding ke Mabes TNI, Targetkan Sampah Jadi Paving Block Tahun Ini
Dugaan pungutan liar warnai penyaluran Beras Bulog di Singotrunan
GLSS Mempertanyakan Pengawasan Damkar Kota Palembang Terhadap Hotel dan Rumah Sakit Diduga Tidak Memenuhi Standar K3
Dugaan BBM Ilegal di Ogan Ilir, Disebut Libatkan Oknum ASN KEPSEK SMK Sektor Pendidikan
Pegadaian Perkuat Ekosistem Emas, Gen Z Dorong Tren Micro-Investing
Madina jangan dihubungkan dengan Paguyuban DPP IKANAS. Tidak Ada Relevansinya itu.
Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII Tutup Mata Atas Berdirinya Rumah Panggung Dibekas Rumah Penjaga Pintu Air Talang Pangeran Ilir

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WIB

Ketua LPKPI Sumsel Yudha Loobay Angkat Bicara Soal Banjir Diduga Berkaitan dengan Proyek Irigasi

Selasa, 14 April 2026 - 12:40 WIB

Serahkan Ambulance Gratis, Yudha Pratomo Katakan Ini Kepedulian Untuk Masyarakat

Selasa, 14 April 2026 - 12:26 WIB

Bupati Padang Lawas Studi Banding ke Mabes TNI, Targetkan Sampah Jadi Paving Block Tahun Ini

Selasa, 14 April 2026 - 11:39 WIB

Dugaan pungutan liar warnai penyaluran Beras Bulog di Singotrunan

Selasa, 14 April 2026 - 09:53 WIB

GLSS Mempertanyakan Pengawasan Damkar Kota Palembang Terhadap Hotel dan Rumah Sakit Diduga Tidak Memenuhi Standar K3

Berita Terbaru

TNI POLRI

TNI Rampungkan jembatan Garuda di Pinang, Permudah Akses Warga

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:46 WIB