GarudaXpose.com|Probolinggo – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur menggelar Forum Group Discussion (FGD) dan sosialisasi pembaruan aplikasi EMIS GTK di Aula MAN 2 Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Guru Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) Kanwil Kemenag Jatim, Dr. H. Najib Kusnanto, S.Ag., M.Si., bersama tim teknis sebagai upaya memperkuat tata kelola data pendidikan madrasah dan mematangkan Implementasi EMIS GTK terbaru berbasis teknologi.
FGD tersebut dihadiri unsur pengelola pendidikan madrasah se-Kabupaten Probolinggo, mulai dari Ketua KKMA, KKMTs, perwakilan KKMI, Ketua IGRA, hingga para operator Kelompok Kerja Madrasah (KKM). Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. As’adi, mengoordinasikan kehadiran seluruh peserta guna memastikan sosialisasi berjalan efektif dan dapat dipahami secara menyeluruh oleh para pengelola data pendidikan di daerah.
Fokus utama kegiatan adalah pengenalan dan pemutakhiran sistem Education Management Information System Guru dan Tenaga Kependidikan (EMIS GTK) versi terbaru. Aplikasi ini menjadi instrumen penting dalam pengelolaan data guru dan tenaga kependidikan yang berpengaruh terhadap berbagai kebijakan pendidikan madrasah.
Dalam arahannya, Dr. H. Najib Kusnanto menegaskan pentingnya akurasi dan ketepatan data sebagai fondasi pelayanan pendidikan yang berkualitas.
“EMIS GTK bukan sekadar aplikasi pendataan, tetapi instrumen strategis yang mendukung pengambilan kebijakan dan pembinaan madrasah. Karena itu, integritas data harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Selain pemaparan teknis, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Peserta diberi kesempatan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sekaligus memperoleh solusi langsung dari tim Kanwil Kemenag Jawa Timur.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Jatim berharap implementasi EMIS GTK dapat berjalan lebih optimal, sehingga pelayanan kepada guru dan tenaga kependidikan semakin cepat, tepat, dan profesional. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan tata kelola pendidikan madrasah yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Reporter: dyt










