Garudaxpose.Com | Padangsidimpuan – Kepala bidang perdagangan (Kabid) Disperindakop Nur ILMA Rangkuti Sos. Agar Mempunyai Inovasi Dalam Mencapai Target Retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota padangsidimpuan. (Selasa , 3/3/2026)
Dengan berlakunya Inpres No. 1 Tahun 2025. Tentang Efisiensi. Maka dana transfer pusat ke daerah otomatis berkurang. Kota padangsidimpuan yang selama ini masih mengharapkan bantuan dana transfer dari pusat sangat merasakan dampak akibat kebijakan efesiensi tersebut.
Kota padangsidimpuan dengan keterbatasan anggaran dan ruang fiskalnya. Maka salah satu sektor yang harus di genjot dan dioptimalisasikan adalah sumber PAD nya. Imbuh Ardi Dongoran ( Penggiat Kebijakan Publik).
Pasar merupakan salah satu sumber retribusi PAD yang diharapkan mampu untuk mendongkrak PAD kota Padangsidimpuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika melihat target dan realisasi Retribusi PAD pasar pada tahun 2024, sebesar Rp. 497.510.210 Tidak mencapai target. ( dari target Rp. 1.959.559.150 ) Untuk tahun 2025, berdasarkan Hasil laporan realisasi APBD tahun 2025 Semester 1, ( Prognosis) penerimaan retribusi PAD nya masih tergolong rendah sebesar Rp 336.896.630 dari yang ditargetkan sebesar Rp. 1.959.559. 150. Dan diyakini bahwa target retribusi PAD nya pun tidak tercapai untuk tahun anggaran 2025.
Untuk itu dengan di lantiknya Kabid pasar Disperindakop kota Padangsidimpuan.
Yang baru diharapkan membawa angin segar serta mempunyai inovasi maupun formula untuk mencapai target retribusi PAD pasar tersebut untuk tahun 2026 ini. Karena ini masih berjalan 2 bulan.
Artinya masih cukup waktu untuk ibu kabid mengkonsolidasikan ini di internal bidang pasar. Jangan ada lagi ego sektoral, saatnya satu hati, satu rasa dan satu jiwa untuk kota padangsidimpuan “Mantap”. Inilah harapannya, agar retribusi PAD pasar tersebut bisa tercapai” Ucap Ardi Dongoran.
(Rihat Mangunsong)












