Gubernur Koster Apresiasi Gerakan Tanam Mangrove Inisiatif Kemendagri Seleras Program  Bali

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi gerakan penanaman mangrove yang diinisiasi Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintah Umum Kementerian Dalam Negeri RI. Aksi penanaman bibit bakau di Mangrove Arboretum Park, Denpasar, Jumat (10/4) merupakan rangkaian dari kegiatan Sharing Session Pelaksanaan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah yang dilaksanakan Kemendagri.

Lebih lanjut Gubernur Koster menyampaikan bahwa gerakan menanam mangrove yang diinisiasi Kemendagri sejalan dengan komitmen Pemprov Bali dalam menjaga ekosistem alam.

“Apa yang diprogramkan hari ini merupakan bagian dari agenda rutin kami menanam pohon, khususnya mangrove dan Bali memang memiliki kawasan yang cocok untuk tanaman ini,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan ini menurutnya sangat penting karena sejumlah kawasan pesisir di Bali tergerus abrasi yang cukup parah. Hal ini berdampak pada makin berkurangnya luas daratan. “Menurut catatan, dalam kurun waktu 10 tahun, luas daratan Bali berkurang sekitar 40 km2. Ini terjadi di kawasan Bali Selatan dan Utara. Bahkan di Bali Selatan, banyak sawah yang saat ini hanya tersisa sertifikatnya saja,” sebut dia. Menyikapi situasi tersebut, ia menilai penanaman mangrove adalah gerakan yang sangat penting dalam menangkal abrasi.

Untuk itu, Gubernur kelahiran Dewa Sembiran ini menyampaikan terima kasih kepada Dirjen Politik dan Pemerintah Umum Kemendagri atas inisiatifnya meleksanakan gerakan menanam mangrove. “Kegiatan ini akan semakin memotivasi kami untuk bergerak bersama dalam menjaga lingkungan. Ini adalah hal prioritas dan mendesak yang harus dilakukan dengan melibatkan semua komponen masyarakat,” ucapnya.

Pada bagian lain, Gubernur Koster juga menyinggung komitmen Bali dalam menjaga ekosistem lingkungan yang tertuang dalam berbagai regulasi. “Regulasinya sudah cukup memadai, sekarang tinggal mengoptimalkan implementasi di lapangan. Salah satu bentuk implementasinya adalah gerakan penanaman pohon, bersih sungai,laut danau yang biasanya rutin kami laksanakan setiap bulan,” urainya. Hanya saja, saat ini kegiatan sedang jeda karena pihaknya tengah fokus mengurus TPA Suwung yang mulai 1 April 2026 sudah tak menerima kiriman sampah organik dan selanjutnya akan ditutup total mulai 1 Agustus 2026. “Sekarang ini kami bersama Walikota Denpasar dan Bupati Badung sedang bekerja keras mengendalikan agar tak ada lagi aliran sampah organik ke TPA Suwung. Masyarakat juga sudah mulai bergerak memilah sampah dari sumber,” ujarnya seraya menyampaikan bahwa situasi saat ini mulai kondusif.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Bali dua periode ini mengajak semua pihak bahu membahu dalam penyelesaian berbagai persoalan yang saat ini tengah dihadapi pulau dewata. “Bali ini harus kita urus bersama. Karena Bali bukan hanya milik orang Bali, tapi juga milik Indonesia dan dunia. Kita wujudkan Bali yang aman, nyaman dan bersih untuk dikunjungi wisatawan,” urainya.

Menutup sambutannya, Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Bali ini kembali menyinggung posisi strategis Bali bagi Indonesia. Dengan jumlah kunjungan wisatawan manca negara sebanyak 7 juta 50 orang di tahun 2025, Bali memberi kontribusi 45,8 persen pada tingkat kunjungan wisman di tanah air. “Rata-rata wisatawan menghabiskan uang 1.522,44 dolar dengan lama masa tinggal rata-rata 11,9 hari. Kalau dikalkulasi, belanja orang asing yang berkunjung ke Bali total mencapai Rp. 176 trilyun. Sedangkan secara nasional sebesar Rp. 319,9 trilyun. Artinya Bali yang kecil ini menyumbang 55 persen devisa untuk negara,” pungkasnya. Mengingat besarnya kontribusi Bali ini, Gubernur Koster tak pernah lelah memperjuangkan agar pusat memberikan perhatian pada upaya peningkatan kualitas infrastruktur penunjang sektor kepariwisataan di Daerah Bali.

*Akmal Malik: Pak Koster Gubernur yang Bekerja dengan Hati, Kuat Kawal Regulasi Demi Kemajuan Bali

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akmal Malik dalam sambutannya memuji sosok Gubernur Bali Wayan Koster.  “Saya adalah tipe orang yang melihat dari hati dan saya jatuh hati pada Pak Koster karena merupakan salah satu Gubernur yang bekerja dengan hati,” pujinya.

Dalam pengamatannya, Gubernur Koster adalah sosok yang sangat getol mengawal sebuah regulasi yang disusun demi kemajuan daerah. Khusus terkait gerakan penyelamatan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove, ia mendorong Pemprov Bali dan seluruh komponen merubah pola.

“Kita harus ubah polanya, menanam mangrove jangan hanya berorientasi pada upaya menjaga ekologi, tapi juga harus mampu mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Andi Baso Indra Pararuddin selaku ketua penyelenggara melaporkan bahwa kegiatan ini melibatkan 150 peserta dari Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali, ormas serta pelajar. “Kita pilih Bali karena merupakan role model nasional dalam stabilitas politik dan sinergi antar pemangku kepentingan,” tutupnya.

Kegiatan penanaman mangrove diawali dengan penyerahan secara simbolis bibit bakau oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akmal Malik kepada Gubernur Koster yang kemudian diserahkan kepada Ketua Sahabat Mangrove Ranger Indonesia. Selanjutnya para peserta melakukan penanaman pada areal yang telah disiapkan.(Dsk/ Gustra).


Hadiri Puncak Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp 25 Juta


TabananBali – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri langsung puncak Karya Pujawali di Pura Luhur Batulumbung, Desa Soka, Senganan, Kabupaten Tabanan, Kamis (9/4).

Dalam kesempatan tersebut, Koster turut melaksanakan persembahyangan bersama warga serta menyerahkan dana punia sebesar Rp25 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan upacara adat dan pelestarian budaya.

Kehadiran orang nomor satu di Bali itu disambut sukacita oleh para pengempon dan pemedek yang tengah melaksanakan rangkaian persembahan di pura setempat. Suasana khidmat menyertai jalannya upacara yang merupakan bagian penting dari tradisi keagamaan masyarakat Hindu di Bali.

Bendesa Adat Soka, I Wayan Esiawan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran Gubernur Koster sebagai upasaksi dalam karya piodalan tersebut.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan. Esiawan menambahkan, Pura Luhur Batulumbung telah ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 2025 dan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah dari tahun ke tahun.

Selain Gubernur Bali, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali.

Gubernur asal Sembiran Kabupaten Buleleng tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali, termasuk melalui pemberian punia kepada manggala karya yang diwakili Bendesa Adat Soka. I Ia juga mengapresiasi berbagai penampilan seni tradisional Bali yang menjadi bagian dari persembahan dalam karya tersebut.

Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan Tari Pendet yang dibawakan oleh penari cilik. Gubernur Koster tampak menikmati sajian seni tersebut sebagai wujud kekayaan budaya yang tetap dijaga dan diwariskan oleh masyarakat setempat.(Noer/tra*)


Penerapan Rekayasa Lalu Lintas pada Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur Berjalan Efektif


Garudaxpose.con l Bangli Bali- Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Kintamani, situasi terpantau aman dan kondusif pada Jumat (10/4). Meski jumlah pemedek yang hadir tergolong normal, pihak kepolisian tetap melakukan pengamanan ketat guna menjamin kelancaran arus lalu lintas.

Kanit Lantas Polsek Kintamani, IPTU I Nengah Bagiawan, melaporkan bahwa arus kendaraan menuju kawasan pura berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ia menjelaskan bahwa strategi rekayasa lalu lintas menjadi kunci utama, terutama saat menghadapi lonjakan pemedek pada hari libur atau hari tertentu.

Mengingat adanya keterbatasan lahan parkir, pihak kepolisian telah menerapkan skema khusus di sekitar area pura. Penjagaan ketat dilakukan di sisi utara dan selatan pura. Hal ini dilakukan agar pemedek hanya menggunakan satu sisi bahu jalan untuk parkir, guna mencegah penyempitan jalur yang dapat memicu kemacetan. Pemedek juga diarahkan untuk parkir di area parkir utama Tunon.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pengamanan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangli, Polsek Kintamani, TNI, Satpol PP, serta pecalang dari kabupaten sekitar.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemedek yang akan tangkil untuk selalu berhati-hati di jalan. Mengingat cuaca di kawasan Batur yang fluktuatif, mohon selalu menyiapkan jas hujan serta bersama-sama menjaga kondusivitas demi kelancaran selama upacara,” ujar IPTU Bagiawan.

Hingga saat ini, koordinasi lintas sektoral terus diperkuat guna memastikan seluruh rangkaian Karya Ngusaba Kedasa hingga selesai berjalan dengan tertib dan khidmat. (Noer/Gustra,,).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Probolinggo Terima Kunjungan TK Islam Siti Chodijah, Kenalkan Tertib Lalu Lintas dan Pencegahan Bullying
Komisi III DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja Spesifik Ke Kejaksaan Tinggi Bali Dalam Rangka Monitoring Tantangan Pelaksanaan KUHP Dan KUHAP
Putar Musik Siang Malam WE Dilaporkan Ke Polda Bali, Penasehat Hukum GN Bantah Tudingan Intervensi Penyidik
Pasar Rakyat PKK Bali Jadi Motor Penggerak Ekonomi Petani dan UMKM
Gubernur Koster dan Densus 88 Anti Teror Sepakat Jaga Keamanan Pariwisata dan Warga Bali
Satpol PP Denpasar Tertibkan PKL Tegakkan Perda untuk Keindahan Kota
Jembrana Terapkan WFH  Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
Berkat Kerja Kolaboratif Inflasi Banyuwangi Selama Ramadan-Idulfitri Terjaga, Lebih Rendah dari Jatim dan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 05:39 WIB

Gubernur Koster Apresiasi Gerakan Tanam Mangrove Inisiatif Kemendagri Seleras Program  Bali

Sabtu, 11 April 2026 - 01:15 WIB

Satlantas Polres Probolinggo Terima Kunjungan TK Islam Siti Chodijah, Kenalkan Tertib Lalu Lintas dan Pencegahan Bullying

Jumat, 10 April 2026 - 22:32 WIB

Komisi III DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja Spesifik Ke Kejaksaan Tinggi Bali Dalam Rangka Monitoring Tantangan Pelaksanaan KUHP Dan KUHAP

Jumat, 10 April 2026 - 14:20 WIB

Putar Musik Siang Malam WE Dilaporkan Ke Polda Bali, Penasehat Hukum GN Bantah Tudingan Intervensi Penyidik

Jumat, 10 April 2026 - 08:50 WIB

Pasar Rakyat PKK Bali Jadi Motor Penggerak Ekonomi Petani dan UMKM

Berita Terbaru