Dugaan KKN dan Kejanggalan DED Proyek Benteng Kuto Besak dan Bundaran Air Mancur Disoroti Oleh Aliansi Mahasiswa Pemuda Palembang

- Penulis

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang — Aliansi Mahasiswa Pemuda Palembang kembali menyoroti pelaksanaan sejumlah proyek strategis Pemerintah Kota Palembang yang diduga menyisakan berbagai persoalan serius, khususnya proyek revitalisasi Benteng Kuto Besak dan pembangunan Bundaran Air Mancur (BAM).

Mahasiswa menilai proyek yang seharusnya menjadi wajah kemajuan kota justru menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan penggunaan anggaran daerah.
Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa Pemuda Palembang, Eko Wahyudi, menyampaikan bahwa proyek revitalisasi Benteng Kuto Besak diduga tidak berjalan sesuai masa kontrak pekerjaan sehingga menimbulkan indikasi lemahnya pengawasan serta potensi kerugian keuangan negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, perhatian serius juga diarahkan pada pembangunan Bundaran Air Mancur (BAM) yang menelan anggaran sekitar Rp10 miliar.

Menurut aliansi mahasiswa, pembangunan Bundaran Air Mancur seharusnya menjadi simbol keindahan kota sekaligus peningkatan kualitas ruang publik. Namun dalam pelaksanaannya, muncul berbagai dugaan permasalahan yang berkaitan dengan Dokumen Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar utama perencanaan proyek.
DED merupakan dokumen teknis krusial yang memuat desain pekerjaan, spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, hingga perhitungan anggaran. Apabila penyusunan DED dilakukan tanpa kajian teknis yang matang, tidak transparan, atau tidak sesuai standar, maka berpotensi menimbulkan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari perubahan pekerjaan, ketidaksesuaian hasil pembangunan, keterlambatan proyek, hingga pemborosan anggaran negara.

Aliansi mahasiswa mempertanyakan apakah DED Bundaran Air Mancur telah disusun melalui kajian teknis yang komprehensif dan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan.
Mahasiswa juga menyoroti kemungkinan adanya perubahan desain di tengah pelaksanaan proyek serta meminta penjelasan apakah perubahan tersebut memiliki dasar perencanaan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun teknis.

Koordinator Lapangan, Dodi Hari Utama, menegaskan bahwa transparansi dalam proses perencanaan proyek merupakan hak publik.
“Masyarakat berhak mengetahui siapa konsultan perencana yang menyusun DED, bagaimana proses pemilihannya, serta apakah perencanaan tersebut telah melalui evaluasi dan pengawasan yang ketat. Jangan sampai proyek publik berjalan tanpa akuntabilitas,” tegasnya.

Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi Mahasiswa Pemuda Palembang menyampaikan tuntutan sebagai berikut:
Mendesak Kejaksaan Negeri Palembang mengusut dugaan KKN proyek revitalisasi Benteng Kuto Besak.

Meminta pemeriksaan menyeluruh terhadap pelaksana proyek.
Mendesak pengusutan pembangunan Bundaran Air Mancur senilai Rp10 miliar secara transparan.
Meminta aparat penegak hukum memeriksa seluruh pihak terkait tanpa tebang pilih.

Mendesak keterbukaan informasi publik terkait Dokumen DED Bundaran Air Mancur.
Meminta penjelasan resmi mengenai pihak konsultan perencana, mekanisme pemilihan konsultan, serta proses evaluasi desain proyek.

Aliansi Mahasiswa Pemuda Palembang menilai ketidakjelasan informasi mengenai kualitas perencanaan dan pihak penyusun DED berpotensi menimbulkan kecurigaan publik terhadap adanya penyimpangan dalam proses pembangunan.

Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga terdapat langkah konkret dari aparat penegak hukum dan pemerintah daerah guna memastikan pembangunan di Kota Palembang berjalan secara transparan, akuntabel, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Jika tidak ada keterbukaan dan langkah hukum nyata, kami siap melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar,” tutup Eko Wahyudi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Padang Lawas Buka Perimtaq-XVI Teguhkan Iman, Bangun Karakter Pramuka Unggul
TK Islam Tarbawi An Nahl Outbound di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya Palembang
Yayasan Sekolah Karya Ibu Secara Sah Berubah Nama, Berikut Beberapa Hal Disampaikan
Bantu Keuangan Negara, 568 Anggota Ormas APPM Ingin Berhenti Sebagai Penerima MBG
PERKUAT KINERJA DAN INTEGRITAS, KARUTAN PALEMBANG IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI OLEH KAKANWIL DITJENPAS SUMSEL
KEPALA RUTAN KELAS I PALEMBANG HADIRI KEGIATAN KENAL PAMIT KAKANWIL DITJENPAS SUMATERA SELATAN
Wujud Kepedulian Sosial, Pegadaian Sumbagsel Kembali Gelar Program Mengetuk Pintu Langit
Hasibuan Mampu Tak Pernah Kendor Jaga Kebersihan Jalan Masyarakat Harapkan Perhatian Pemerintah Dan DRPD 

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:44 WIB

Bupati Padang Lawas Buka Perimtaq-XVI Teguhkan Iman, Bangun Karakter Pramuka Unggul

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:30 WIB

TK Islam Tarbawi An Nahl Outbound di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya Palembang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:25 WIB

Yayasan Sekolah Karya Ibu Secara Sah Berubah Nama, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:25 WIB

Bantu Keuangan Negara, 568 Anggota Ormas APPM Ingin Berhenti Sebagai Penerima MBG

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

PERKUAT KINERJA DAN INTEGRITAS, KARUTAN PALEMBANG IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI OLEH KAKANWIL DITJENPAS SUMSEL

Berita Terbaru