Garudaxpose.com, Tangerang – Di bawah naungan Saung KWT Kampung Gurudug, ratusan petani dari Desa Mekarjaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, berkumpul dalam suasana hangat dan penuh harap, Kamis (8/5/2026). Bukan sekadar pertemuan biasa pagi itu, pemerintah daerah hadir langsung ke tengah sawah untuk mendengar, berdialog, dan bergerak bersama masyarakat.
Itulah semangat di balik program NGEMAS singkatan dari “Ngeriung Bersama Maesyal”, forum komunikasi terbuka yang diinisiasi Bupati Tangerang **Moch. Maesyal Rasyid** sebagai jembatan antara pemerintah dan petani.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Mayor Inf M Ridwan Idrus, Komandan Rayon Militer (Danramil) 10/Sepatan, bersama dua personel Koramil. Kehadiran aparat TNI ini bukan sekadar seremonial. Mayor Ridwan terlibat langsung mendampingi dialog interaktif, menyaksikan penyerahan bantuan pertanian, hingga turun ke lahan untuk tanam padi dan panen sayuran bersama warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mayor Inf M. Ridwan Idrus menegaskan, aparat kewilayahan TNI memiliki tanggung jawab untuk mendukung program pemerintah daerah terutama yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Ketahanan pangan, menurutnya, adalah sektor strategis yang tidak bisa diserahkan pada satu pihak saja.
”Diperlukan kolaborasi semua elemen, termasuk aparat teritorial,” tegasnya.
Di sela kegiatan, Danramil juga menyempatkan diri berbincang langsung dengan kelompok tani. Berbagai keluhan didengar dari kebutuhan sarana pertanian, ketersediaan pupuk, hingga strategi mendongkrak hasil produksi. Pendekatan semacam inilah yang membedakan NGEMAS dari kegiatan seremonial lainnya.
Forum itu juga dihadiri jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, kelompok tani, serta tokoh masyarakat.
Program NGEMAS kini mulai diadopsi di berbagai daerah sebagai model penguatan ketahanan pangan dari bawah. Dengan pendekatan dialog langsung, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan solusi yang tepat sasaran bukan kebijakan yang lahir jauh dari kenyataan lapangan.














