Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Kinerja aparatur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat mendapat perhatian dari Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Memasuki pekan pertama Oktober 2026, kelurahan tersebut kembali memberikan apresiasi melalui program Mangunharjo Berakhlak Award, Senin (5/10/2026) pagi.
Salah satu nama yang mendapat apresiasi kali ini yakni Priska Permata Sari, Staf Seksi Pelayanan Kelurahan Mangunharjo. Penghargaan diberikan atas dedikasi, integritas, kedisiplinan dan komitmennya dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Posisi Priska di bagian pelayanan membuat dirinya menjadi salah satu aparatur yang berinteraksi langsung dengan warga. Dalam menjalankan tugasnya, ia dituntut tidak hanya menyelesaikan pekerjaan administrasi, tetapi juga mampu memberikan pelayanan dengan sikap yang baik, komunikatif dan bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Priska merupakan bentuk pengakuan atas kinerja aparatur yang selama ini menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan dedikasi yang telah ditunjukkan. Priska merupakan bagian dari jajaran pelayanan yang setiap harinya berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kedisiplinan, integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas menjadi sesuatu yang sangat penting,” ungkap Ikrom.
Menurutnya, Mangunharjo Berakhlak Award tidak semata-mata dimaksudkan untuk memberikan penghargaan kepada satu orang. Lebih dari itu, program tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa setiap tugas yang dijalankan aparatur memiliki kontribusi terhadap kualitas pelayanan kelurahan.
“Kami ingin penghargaan ini menjadi motivasi bersama. Siapa pun yang menjalankan tugas dengan baik, menunjukkan dedikasi dan memberikan pelayanan secara maksimal tentu layak mendapatkan apresiasi. Harapannya, semangat seperti ini terus tumbuh di seluruh jajaran,” tambahnya.
Ikrom berharap setiap aparatur mampu mempertahankan etos kerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan. Sebab, menurutnya, keberadaan pemerintah di tingkat kelurahan sangat dekat dengan masyarakat dan menjadi salah satu pintu utama warga dalam memperoleh pelayanan administrasi maupun informasi.
Di sisi lain, Priska Permata Sari mengaku tidak menyangka mendapat apresiasi melalui Mangunharjo Berakhlak Award. Ia menyebut penghargaan tersebut menjadi dorongan tersendiri untuk meningkatkan kualitas kerja.
“Saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus bekerja dengan lebih baik. Apa yang selama ini saya lakukan pada dasarnya merupakan tanggung jawab sebagai staf pelayanan, sehingga penghargaan ini justru menjadi motivasi agar ke depan saya bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal,” kata Priska.
Priska juga menilai pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kesabaran dan komunikasi yang baik. Setiap warga yang datang memiliki kebutuhan dan persoalan yang berbeda sehingga aparatur dituntut mampu memberikan pelayanan dengan sikap profesional.
“Bagi saya, kepuasan masyarakat ketika mereka mendapatkan pelayanan dengan baik adalah hal yang penting. Saya akan terus berusaha menjaga kedisiplinan, integritas dan meningkatkan kemampuan agar bisa membantu masyarakat dengan sebaik mungkin,” ujarnya.
Mangunharjo Berakhlak Award yang kembali digelar pada awal Oktober tersebut menjadi bagian dari upaya Kelurahan Mangunharjo memberikan ruang apresiasi bagi aparatur yang menunjukkan kinerja positif.
Penghargaan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa dedikasi dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari, termasuk pelayanan yang mungkin terlihat sederhana, memiliki arti penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan di tingkat kelurahan.
(Septyan)















