Garudaxpose.com | Probolinggo – Polri tidak cuma jaga keamanan. Di Tongas, Bhabinkamtibmas terjun langsung ke lahan petani untuk mengawal program ketahanan pangan nasional.
Selasa 9 Juni 2026, Briptu Afiyan Gani H mendatangi kebun jagung binaan di Dusun Sumberan, Desa Dungun. Lahan seluas 600 meter persegi milik warga bernama Yasin itu jadi lokasi pendampingan.
Ini kerja Unit Binmas Polsek Tongas. Tugasnya memantau pertumbuhan tanaman sekaligus menyerap keluhan petani di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Tongas Iptu Kumoro Seto menyebut kehadiran anggota di kebun adalah bentuk nyata dukungan Polri. Bukan sekadar jaga kamtibmas, tapi juga bantu program pemerintah.
“Kami minta Bhabinkamtibmas hadir, berbuat, dan dirasakan manfaatnya. Dampingi petani biar program pangan jalan terus,” ujar Iptu Kumoro.
Jagung di lahan Yasin ditanam sejak 8 Maret 2026. Target panen jatuh 18 Juli 2026. Sampai hari ini, proses budidaya disebut berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Saat meninjau lokasi, Briptu Afiyan juga berdialog dengan petani. Tujuannya menggali kendala dan memberi semangat agar hasil panen makin optimal.
Iptu Kumoro menegaskan sinergi polisi dan warga kunci menjaga stabilitas pangan. Desa yang aman akan memudahkan petani bekerja dan produksi tetap terjaga.
Polri juga membuka kanal komunikasi untuk petani. Jika ada masalah di lapangan, Bhabinkamtibmas siap menjembatani ke instansi terkait.
“Biar tidak jalan sendiri. Ada kendala, langsung kita koordinasikan supaya cepat ada solusi,” jelas Kapolsek.
Menurut Iptu Kumoro, peran Polri sekarang lebih luas. Selain pengamanan, anggota juga didorong jadi mitra pembangunan, termasuk sektor pertanian.
Kegiatan di Desa Dungun berlangsung aman dan tertib. Pendampingan seperti ini akan terus dilakukan jajaran Polsek Tongas ke lahan-lahan binaan lain.
Polres Probolinggo Kota ingin memastikan program ketahanan pangan tidak berhenti di kertas. Aparat hadir langsung, turun ke sawah dan ladang warga. (Septyan)









