Baznas Kota Probolinggo Himpun Rp1,09 Miliar dalam Enam Bulan, Wali Kota Tekankan Percepatan Penyaluran Zakat

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Pengelolaan zakat yang tepat sasaran dinilai memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mengoptimalkan penghimpunan serta pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo yang berlangsung di Puri Manggala Bhakti, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan perangkat daerah, pengurus UPZ, serta jajaran Baznas Kota Probolinggo.

Rakor dibuka oleh Wali Kota Probolinggo Aminuddin didampingi Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari dan Sekretaris Daerah Budiono Wirawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporannya, Wakil Ketua IV Baznas Kota Probolinggo Heri Wijayani mengungkapkan bahwa penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya selama Januari hingga Juni 2026 mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Berdasarkan data Baznas, total dana yang berhasil dihimpun selama semester pertama tahun ini mencapai Rp1,09 miliar. Mayoritas dana berasal dari zakat yang mendominasi hingga 94 persen, sementara sisanya berasal dari infak dan dana sosial keagamaan lainnya.

Menurut Heri, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dan aparatur pemerintah dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi yang memiliki sistem pengelolaan terstruktur dan akuntabel.

Sementara itu, Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa keberhasilan Baznas tidak hanya diukur dari besarnya dana yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari kecepatan dan ketepatan dalam menyalurkan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia menilai dana zakat harus segera dikelola dan disalurkan agar dapat memberikan dampak langsung terhadap pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Optimalisasi tidak hanya berbicara soal peningkatan penghimpunan dana, tetapi juga bagaimana dana yang terkumpul dapat segera dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Aminuddin juga mendorong agar program-program Baznas semakin terintegrasi dengan agenda pembangunan daerah. Menurutnya, zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung penguatan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pemberdayaan kelompok masyarakat rentan.

Ia meyakini kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan Baznas akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.

Selain membahas pengelolaan zakat, wali kota juga memperkenalkan gagasan pembinaan karakter generasi muda melalui program pemberian bantuan transportasi bagi pelajar yang mengikuti salat subuh berjamaah di Masjid Agung. Program tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai kedisiplinan dan pembentukan karakter sejak usia dini.

Tak kalah penting, Aminuddin mendorong Baznas untuk mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan zakat. Pemanfaatan aplikasi dan sistem pelaporan berbasis digital dinilai dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mempermudah masyarakat dalam memantau pemanfaatan dana yang telah disalurkan.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi koordinasi teknis yang membahas strategi peningkatan penghimpunan zakat dan penguatan tata kelola lembaga. Materi disampaikan oleh Ketua Baznas Kota Probolinggo Imanuddin Abil Fida bersama Wakil Ketua I Baznas Ahmad Faiz.

Melalui rakor tersebut, Baznas Kota Probolinggo berharap sinergi antara pemerintah daerah, UPZ, dan masyarakat dapat semakin kuat sehingga pengelolaan zakat mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan sosial dan ekonomi di Kota Probolinggo.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UGM Beri Penghargaan Banyuwangi Sebagai Daerah Dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia
Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi
Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo
Lintas Agama Turun Bersama, 300 Peserta Bersihkan Sembilan Titik Sungai Kalimati Muncar
Ajukan 250 Inovasi di IGA 2026, Banyuwangi Andalkan Program Berdampak Nyata
Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga bahkan Terendah di Jatim
Raih Green Card, Geopark Ijen Berhasil Pertahankan Status UNESCO Global Geopark
Terpikat Alam dan Kuliner Banyuwangi, Konjen AS: Luar Biasa!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:44 WIB

UGM Beri Penghargaan Banyuwangi Sebagai Daerah Dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 14:42 WIB

Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi

Jumat, 6 November 2026 - 14:39 WIB

Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo

Jumat, 6 November 2026 - 14:37 WIB

Lintas Agama Turun Bersama, 300 Peserta Bersihkan Sembilan Titik Sungai Kalimati Muncar

Jumat, 6 November 2026 - 14:34 WIB

Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga bahkan Terendah di Jatim

Berita Terbaru