Bangun Masa Depan Bromo, Rumah Zakat Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wisata Aman dan Berdaya

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Kawasan wisata Gunung Bromo menjadi perhatian berbagai pihak dalam upaya menciptakan pengelolaan destinasi yang lebih aman, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Rumah Zakat bersama sejumlah pemangku kepentingan di Lava View Lodge, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (13/06/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur mulai dari pemerintah daerah, pengelola kawasan konservasi, aparat keamanan, pelaku wisata, komunitas masyarakat, hingga sektor swasta untuk membahas strategi bersama dalam memperkuat ekosistem pariwisata Bromo.

Dalam forum itu, Rumah Zakat menekankan pentingnya membangun kawasan wisata yang tidak hanya menarik dari sisi kunjungan, tetapi juga mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian alam dan budaya lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pimpinan Rumah Zakat, Arif Sarifudin, mengatakan keberhasilan pengelolaan kawasan Bromo membutuhkan keterlibatan banyak pihak dengan peran yang saling melengkapi.

“Bromo memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata nasional, namun di sisi lain juga memiliki tantangan yang harus dihadapi bersama. Karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, pelaku wisata, komunitas, dan seluruh mitra agar tercipta kawasan yang aman, mandiri, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menyebut, pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan kawasan wisata. Menurutnya, masyarakat sekitar harus menjadi bagian utama dari perkembangan pariwisata, bukan hanya sebagai penerima dampak, tetapi juga sebagai penggerak kemajuan kawasan.

“Pengembangan wisata Bromo harus berjalan seimbang. Pertumbuhan ekonomi harus tetap sejalan dengan pelestarian lingkungan, nilai budaya, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambah Arif.

Sementara itu, Camat Sukapura Nur Rachmad Sholeh menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum kolaborasi tersebut. Menurutnya, Kecamatan Sukapura sebagai salah satu wilayah strategis menuju kawasan Bromo membutuhkan sinergi kuat dari berbagai pihak.

“Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk berdiskusi dan menyatukan gagasan. Banyak potensi yang bisa dikembangkan, namun juga ada tantangan yang perlu diselesaikan bersama. Harapannya, hasil dari forum ini dapat melahirkan langkah konkret yang manfaatnya dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Berbagai pembahasan muncul dalam FGD tersebut, mulai dari peningkatan keselamatan wisatawan, penguatan edukasi kebencanaan, pengelolaan transportasi wisata, pengembangan ekonomi lokal, hingga strategi menjaga kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru agar tetap lestari.

Para peserta juga mendorong adanya penguatan koordinasi antarinstansi agar berbagai program yang berkaitan dengan pariwisata, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan lingkungan dapat berjalan lebih efektif.

Rumah Zakat berharap forum tersebut menjadi awal dari terbentuknya gerakan bersama dalam menghadirkan kawasan Bromo yang semakin tertata, aman bagi wisatawan, sekaligus mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dan Kolatmar Brigjen TNI Mar Agus Dwi Laksana Putra, Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 BBTNBTS Septi Eka Wardhani, Camat Sukapura Nur Rachmad Sholeh, Kapolsek Sukapura, unsur Dandim, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Probolinggo, Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Korwil Pendidikan Kecamatan Sukapura, Tim Percepatan Pembangunan Daerah, PHDI, MUI, kepala desa se-Kecamatan Sukapura, Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo, paguyuban jeep wisata, paguyuban kuda wisata, pelaku usaha perhotelan, dunia usaha, lembaga mitra, serta berbagai unsur terkait lainnya. (Eko_RZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah
Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak
Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes
Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Hadiri Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi, Menteri Nusron: Legalitas Tanah Beri Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:22 WIB

Swadaya Warga Sikancil Cor Jalan Kabupaten, Tamparan Keras Untuk Pemkab Brebes

Berita Terbaru