Keterangan: Pelepasan Balon dan Tendangan Bola Pertama oleh AKhmad Saeful Ansori Jadi Tanda Dimulainya Perang Bintang, Twin Parking Comeback 3-1, Pernatas FC Pesta 5 Gol Tanpa Balas di Karang Birahi
BREBES,GarudaXpose.com//- Langit Stadion Karang Birahi Brebes berubah warna pada Minggu, 8 November 2026. Ratusan balon melambung tinggi ke angkasa, disusul riuh tepuk tangan ribuan penonton. Detik itu juga, sejarah baru sepak bola Brebes dimulai.
Itulah momen paling sakral hari ini. Pelepasan balon dan tendangan bola pertama oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes, Akhmad Saeful Ansori, yang mewakili Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, menjadi tanda resmi dibukanya Liga 1 Piala Bupati Brebes 2026.
Padahal, kick off kompetisi ini sejatinya sudah digelar sehari sebelumnya, Sabtu, 7 November 2026. Namun baru hari ini, Minggu 8 November 2026, pembukaan secara resmi dilaksanakan dengan penuh khidmat, penuh makna, dan penuh arti bagi sepak bola Brebes.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akhmad Saeful Ansori didampingi tamu undangan yang hadir. Di sampingnya berdiri Ketua PSSI Kabupaten Brebes Heri Fitriansyah, Ketua KONI Kabupaten Brebes Abdul Aris Ass’aad, Anggota DPRD Kabupaten Brebes H. Syamsul Palah, Kabid Pora Dindikpora Kabupaten Brebes Akka Darma, Sekjen Persab Brebes Kartolik, perwakilan Kapolres yang diwakili Kapolsek Brebes, perwakilan Dandim, para pendukung, pecinta sepak bola Kabupaten Brebes, seluruh tim ofisial, para pemain, tim medis, para media, dan seluruh Panitia Liga 1 Brebes 2026.
Tendangan pertama itu bukan sekadar seremoni. Tendangan itu adalah simbol dimulainya kompetisi berstandar nasional, kompetisi yang akan melahirkan bintang-bintang baru asli Brebes, kompetisi yang akan mengangkat prestasi Brebes ke level yang lebih tinggi.
Sambutan Tegas Ketua PSSI: Ini Bukan Tarkam!
Sebelum balon dilepas, Ketua PSSI Kabupaten Brebes Heri Fitriansyah menyampaikan sambutan yang tajam, penuh makna, dan penuh arti.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua Panitia Tri Boedi Hermanto atas laporannya, dan menyampaikan tiga catatan penting.
“Alhamdulillah Pak Ketua KONI, seluruh program PSSI Kabupaten Brebes sudah bisa dilaksanakan. Dan Liga 1 Brebes ini adalah agenda yang terakhir sekaligus penutup untuk kegiatan tahun 2026,” ujar Heri dengan lantang.
Heri kemudian mengajak semua yang hadir untuk menengok ke belakang, ke sejarah panjang liga ini.
“Liga 1 ini pertama kali digelar tahun 2014 dengan nama Liga Brebes Super. Waktu itu pesertanya adalah 32 tim terbaik se-Kabupaten Brebes. Dan mulai mengenalkan sistem promosi degradasi pada tahun 2017. Kita ganti nama lagi dengan Brebes Super League. Dan di tahun ini mengikuti tema nasional, kita sebut Liga 1 sebagai Liga tertinggi di Kabupaten Brebes. Kita sebut Liga 1 Brebes,” tegasnya.
Tahun ini, Liga 1 Brebes diikuti oleh 20 tim yang sudah lolos verifikasi. Nanti hanya ada 16 tim yang bertahan untuk Liga 1 Brebes tahun berikutnya. Dan 8 tim akan degradasi dan bisa mengikuti Liga 2 tahun depan.
“Untuk itu saya sampaikan bagi tim sepak bola seluruh wilayah Kabupaten Brebes yang ingin mengikuti Liga 1 Brebes, harus ikut Liga 2 Brebes tahun depan. Peserta kita buka selebar-lebarnya dari seluruh desa, seluruh kecamatan Kabupaten Brebes,” kata Heri.
Format kompetisi tahun ini berbeda dan ini adalah penyempurnaan. Karena 20 tim ini berada dalam satu grup. Sehingga nanti 4 besar sampai dengan 8 besar akan mengikuti minimal 3 pertandingan. Jadi satu tim akan melewati 3 pertandingan.
Heri menegaskan dengan keras, bedanya Liga 1 dengan tarkam atau sepak bola yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat.
“Pemain yang didaftarkan beserta ofisial yang didaftarkan tidak boleh diganti sampai dengan akhir kompetisi. Dan kita akan memberikan kesempatan jeda transfer pemain hanya satu kali pada saat delapan besar. Itu pun hanya berlaku untuk pemain lokal asli Brebes,” jelasnya.
Dan ini satu informasi yang penting, yang mengikuti kompetisi Liga 1 Brebes ini totalnya ada 400 lebih pemain atlet asli Brebes. Ya ini ber-KTP Brebes berusia 17 tahun sampai dengan 50 tahun. Tapi yang 40 tahun ke atas kalau mau ikut harus tes kesehatan, jangan sampai baru 10 menit sudah angkat tangan ya.
Selanjutnya PSSI juga memperbolehkan 1 tim merekrut pemain non lokal Brebes hanya maksimal 3 pemain. Jadi kalau ditotal 20 tim hanya 60 pemain yang berasal dari luar Kabupaten Brebes.
“Demikian yang ingin saya sampaikan. Saya mohon dukungan seluruh pihak, khususnya pecinta sepak bola, khususnya masyarakat Kabupaten Brebes, agar program sepak bola yang dijalankan PSSI demi sehatnya aktivitas sepak bola yang ada di Kabupaten Brebes dan bisa mengangkat prestasi serta meraih apa yang kita inginkan, yaitu Liga kompetisi yang berstandar nasional. Terima kasih, mohon maaf atas segala kekurangan,” tutup Heri, disambut tepuk tangan meriah.
Sesi Pertama: Drama Comeback Twin Parking Larangan 3-1
- Sebelum pelepasan balon dan tendangan bola pertama, pertandingan sesi pertama sudah lebih dulu memanaskan Karang Birahi.
Duel Twin Parking Larangan Vs Puslad United Pakijangan berlangsung sengit, keras, dan penuh drama.
Puslad United Pakijangan yang dilatih Tomo dan Pahlevi unggul duluan. Gol cepat itu membuat pendukung Puslad bersorak, seolah kemenangan sudah di depan mata.
Namun sepak bola adalah soal mental. Twin Parking Larangan yang dilatih Riky Prasetya tidak panik. Mereka bangkit, menekan, membalikkan keadaan, dan akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor akhir full time 3-1.
Tiga gol balasan Twin Parking menjadi bukti, tim yang tertinggal belum tentu kalah. Comeback apik ini menjadi pembuka yang sempurna sebelum seremoni pembukaan.
Pertandingan dipimpin oleh wasit Irfan dan pengawas Rosul, berjalan aman dan sportif.
Detik Pelepasan Balon dan Tendangan Pertama: Karang Birahi Bergemuruh
Usai sesi pertama, seluruh mata tertuju ke tengah lapangan.
Akhmad Saeful Ansori melangkah ke titik tengah. Balon-balon warna-warni sudah siap di tangan panitia dan tamu undangan. Begitu aba-aba diberikan, balon dilepas bersama-sama, melambung tinggi, membawa doa dan harapan agar Liga 1 Piala Bupati Brebes 2026 berjalan lancar, aman, dan melahirkan juara sejati.
Tak lama kemudian, bola pertama ditendang. Tendangan itu disambut gemuruh penonton. Itulah tanda resmi: Liga 1 Piala Bupati Brebes 2026 RESMI DIBUKA!
Pelepasan balon dan tendangan bola pertama didampingi tamu undangan yang hadir, menjadi simbol persatuan antara pemerintah, PSSI, KONI, DPRD, TNI-Polri, Persab, dan seluruh masyarakat Brebes untuk memajukan sepak bola.
Sesi Kedua: Pernatas FC Mengamuk, Pesta 5 Gol Tanpa Balas!
Lanjutan sesi kedua setelah pelepasan balon dan tendangan bola pertama, duel Sokadana FC Songgom Vs Pernatas FC Poncol benar-benar menjadi panggung pesta gol.
Pertandingan kedua dipimpin wasit Tri Joko dan pengawas Rosul. Cuaca sangat panas, 33 derajat celcius, menguras tenaga kedua tim. Tapi Pernatas FC Poncol justru tampil seperti mesin gol.
Babak pertama, Pernatas FC Poncol langsung tancap gas. Pertandingan baru berjalan 4 menit, lewat kaki Rafi sudah mencetak gol dan membuka kran gol Pernatas FC Poncol. Gol cepat itu membakar semangat tim asuhan Eka.
Sokadana FC Songgom yang dinakhodai Tohid mencoba melawan. Kedua tim bermain sangat menguras tenaga, jual beli serangan terjadi. Namun hingga akhir babak pertama, Pernatas unggul 2-0 sampai turun minum.
Lanjutan babak kedua, kedua kapten tim O’al dan Arifin memberikan instruksi ke timnya untuk memenangkan pertandingan dan ingin memperkecil ketertinggalan. Namun kedua tim bermain cukup ngotot.
Tim Pernatas FC Poncol sejak menit pertama babak pertama dan babak kedua menguasai pertandingan 60%, dan 40% hanya dikuasai oleh Sokadana FC Songgom.
Pada menit 56 babak kedua, kembali tim Pernatas FC menjebol gawang Sokadana FC yang dijaga Nizar. Lewat kaki Anggara, skor menjadi 0-3.
Belum sempat bernapas, menit ke 60 Deni mencetak gol yang ke-4. Sokadana semakin terpuruk.
Dan gol penutup kran dicetak oleh pemain nomor punggung 23 Rafi pada menit ke 62 babak kedua. Rafi mencetak 2 gol, brace yang sempurna!
Skor full time 2×35 menit berakhir 0-5. Pernatas FC Poncol menang telak tanpa balas. Lima gol, lima cerita, satu pesan: Pernatas datang bukan untuk sekadar ikut, tapi untuk juara!
Besok Perang Bintang, Jangan Sampai Ketinggalan!
Dan jangan lewatkan pertandingan hari ke-3 Liga 1 Piala Bupati, ada 4 tim yang akan berlaga besok Senin 9 November 2026.
Perang bintang Liga 1 Piala Bupati Brebes pasti tampil berbeda. Ayo datang di Stadion Karang Birahi, perang bintang besok tersaji.
Datang, dukung tim kebanggaan desamu, kecamatanmu, dan saksikan langsung lahirnya sejarah baru sepak bola Brebes.***
(4905)















