GarudaXpose.com Tapanuli Selatan -Dari anggara Program revitalisasi satuan pendidikan kementerian pendidikan dasar dan menengah bantuan pemerintah program revitalisasi di sekolah dasar tahun anggaran 2025.
Hasil program revitalisasi sekolah dasar ini yang berlokasi di Tapanuli Selatan awak media Garudaxpose.com menjumpai sekolah penerima bantuan program revitalisasi di beberapa sekolah dasar yang adanya dugaan Pemain “Sulap” dari oknum Kabid Dikdas sekaligus merangkap sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) kegiatan dari dinas pendidikan Tapsel tahun 2025.
Selanjutnya, awak media Garudaxpose.com menyampaikan Surat konfirmasi kedinas pendidikan tapsel (27/01/2026) terkait adanya dugaan tumpang tindih anggaran, disalah satu sekolah dasar pada tahun anggaran 2025.
Lain hari,surat konfirmasi kami tak ada jawabannya dari pihak dinas pendidikan tapsel sampai berita ini dinaikkan dimedia garudaxpose.com
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumber informasi yang di himpun dari salah satu sekolah dilokasi pekerjaan, tukang bangunan yang lagi mengerjakan pembangunan sekolah dasar yang awak media jumpai dan menanyakan pertanyaan, pembangunan fisik sekolah yang ada pada saat ini,semua bantuan dari mana ? tukang menjawab ” semua Ini bangunan bantuan dari pusat ” ucap tukang disalah satu sekolah dasar.(20/11/2025).
Dalam hal ini ketua LSM Jerat Korupsi Rudi Zahid “Minta kepada Aparat Penegak Hukum untuk memanggil pihak kepala Sekolah penerima bantuan dan Kabid Dikdas sekaligus menjabat sebagai Pejabat pembuat komitmen (PPK) dari dinas pendidikan Tapanuli Selatan yang diduga pemain “Sulap” agar dilakukan penyelidikan dan penyidikan agar terciptanya ketransparanan dalam pengelolaan anggaran dan keterbukaan informasi publik “Pinta Rudi Zahid.
(Rihat Mangunsong)














