Akses Terancam Lumpuh, Danramil 16 Batang Natal Gerak Cepat Perbaiki Dua Titik Jalan Amblas di Mandailing Natal

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l Mandailing Natal — Hampir sepekan pasca banjir besar yang melanda wilayah Sumatera Utara, Aceh, hingga Sumatera Barat, kondisi infrastruktur di Kabupaten Mandailing Natal masih jauh dari normal. Sejumlah ruas jalan provinsi, terutama pada jalur Jembatan Merah menuju Simpang Gambir, mengalami kerusakan berat. Selain itu, jaringan listrik PLN sempat padam total, sinyal komunikasi lumpuh, sementara BBM dan kebutuhan pokok semakin langka di berbagai kecamatan.

Di tengah situasi darurat tersebut, Danramil 16 Batang Natal Kapten Inf Zamril mengambil langkah cepat dengan mengerahkan para Babinsa untuk melakukan gotong royong menimbun dua titik jalan provinsi yang amblas. Aksi perbaikan darurat ini dilakukan pada Selasa (02/12/2025) demi mengurangi risiko kecelakaan bagi masyarakat yang melintas.

Adapun dua titik jalan yang ditangani berada di:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daerah Pisang Lidi, Desa Muara Parlampungan

Daerah Lubuk Kabaro, perbatasan Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayu

Kerusakan parah di kedua lokasi selama beberapa hari terakhir menjadi ancaman serius bagi pengendara. Kondisi semakin sulit akibat padamnya listrik serta tidak berfungsinya jaringan seluler, yang membuat koordinasi penanganan bencana berjalan lambat.

Kapten Inf Zamril menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap keselamatan warga. “Kondisi saat ini sangat darurat. Kami tidak bisa menunggu terlalu lama. Yang penting akses masyarakat tetap aman dan bisa dilalui sambil menunggu perbaikan permanen dari pihak terkait,” ujarnya.

Warga setempat sangat mengapresiasi gerak cepat Danramil dan para Babinsa. Menurut mereka, inisiatif ini sangat membantu di tengah minimnya perhatian dan lambatnya respons dari instansi terkait.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pasca banjir, perbaikan darurat tersebut menjadi harapan sementara agar aktivitas ekonomi, distribusi barang, serta bantuan kemanusiaan dapat kembali berjalan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aliran listrik PLN dan jaringan seluler mulai pulih pada Selasa sore. Namun hingga berita ini diturunkan, kelangkaan BBM masih menjadi persoalan paling mendesak yang dirasakan masyarakat Mandailing Natal.

Penulis : M.SN

Editor : Kaperwil Sumut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Lumajang Intensifkan Pengamanan Sholat Jum’at dan Patroli Toko Emas
Penanganan Darurat Sampah, Babinsa Koramil 02/Curug Angkut Sampah
Suasana Haru! Dandim 0510/Tigaraksa Serahkan Kunci Bedah Rumah di Kp. Ranca Sadang
Danramil 11/Pasar Kemis Pimpin Evakuasi Korban Banjir di Gelam Jaya
Babinsa Koramil 0820-03/Leces Laksanakan Komsos dan Kerja Bakti Bersama Warga Desa Leces
Aiptu Endang Bersama Sertu Supriyadi Laporkan Situasi Banjir di Desa Cikande
Masjid Makmur, Lingkungan Sejahtera: Polres Brebes Wujudkan Spirit Isra Mi’raj dengan Seni dan Ibadah”
Kenal Pamit Kapolsek Pasar Kemis, dari AKP Syamsul Bahri Kepada AKP Humaedi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:06 WIB

Polres Lumajang Intensifkan Pengamanan Sholat Jum’at dan Patroli Toko Emas

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:28 WIB

Penanganan Darurat Sampah, Babinsa Koramil 02/Curug Angkut Sampah

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:17 WIB

Suasana Haru! Dandim 0510/Tigaraksa Serahkan Kunci Bedah Rumah di Kp. Ranca Sadang

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:13 WIB

Danramil 11/Pasar Kemis Pimpin Evakuasi Korban Banjir di Gelam Jaya

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:49 WIB

Babinsa Koramil 0820-03/Leces Laksanakan Komsos dan Kerja Bakti Bersama Warga Desa Leces

Berita Terbaru