Kendaraan Motor Listrik Lebih Mahal Dibandingkan Premium, Berikut Disampaikan

- Penulis

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,Garudaxpose.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M menghadiri serta membuka langsung beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel dengan menabuh drum secara bersama-sama.

Dimana Disdik Provinsi menggelar kegiatan festival seni budaya yang dilaksanakan tanggal 27-28 November 2025, karnaval budaya pelajar dari tanggal 27-28 November 2025, dan lomba kreatifitas dan inovasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari tanggal 27-28 November 2025.

Dimana kegiatan tersebut juga Gubernur Sumsel mengunjungi salah satu stand yang ada yakni SMK Negeri 2 Palembang. Untuk kegiatan ini semua dipusatkan di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel, Jalan Kapten A Rivai Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat Satu Kota Palembang beberapa waktu yang lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, S.H., M.M, tadi motor ini merupakan motor engine, jadinya ini adalah sepeda motor biasa, motor berbahan bakar premium, tapi dikonversi oleh anak siswa SMK Negeri 2 Palembang menjadi motor listrik.

Secara teknis layak, tapi juga harus dilakukan uji kelayakan, tapi ada yang saya sarankan untuk menekan cost produksinya.

“Motor baru saja yang listrik itu bisa didapat dengan harga 6 juta, sedangkan ini diatas itu,” ujarnya.

Menurut Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Palembang H Suparman, S.Pd., M.Si, disini adalah mengkonversikan dari motor bahan bakar premium ke motor berbahan listrik. Itu kita bukan yang seperti motor-motor lainnya, yang hanya tahan beberapa kilometer saja.

Tapi kalau kita ini benar-benar motor yang untuk dipakai untuk bisa pemakaian baterainya itu bisa sampai 100 kilometer.

“Kemudian bahan transmisi itu kalau dihidupkan dua kali dua puluh empat jam masih tahan, itu harganya memang harga tinggi,” ungkapnya.

Kemudian, standar-standar mutu motor dan mobil listrik ini kan tinggi, seperti salah satu produk kendaraan motor listrik itu mengeluarkan motor listrik itu masih harga 40 jutaan.

Kita bekerjasama dengan Bintang Recentai yang mitra netra itu baru kisaran pasaran 17 juta disubsidi, kemarin di subsudi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Barubara (ESDM) jadi bisa harga di tujuh jutaan.

“Kalau dengan kondisi mesin yang kuat dan bandel tersebut, sepertu motor berbahan bakar, ya saya rasa wajar-wajar saja harga itu,” katanya.

Dilanjutkannya, mungkin kedepan kita tergantung dari pabrikan, karena ini kan bahannya dari pabrikan, bukan kita bukanya hanya merakit, bukan kita membuat. Karena untuk baterainya itu sendiri masih didapatkan dari cina.

Langkah kedepan untuk yang bengkel yang ada di SMK Negeri 2 Palembang itu kita mengembangkan untuk training center, jadi 10 tahun kedepan kebutuhan akan teknisi electric itu sangat dibutuhkan.

“Karena mobil listrik dan motor listrik ini kan sangat banyak. Sementara tenaga ataupun SMK-SMK se Indonesia dan Sumsel khususnya kota Palembang masih belum ada yang trainer untuk pelatihan motor listrik,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, maka ke depan mungkin kita mengantisipasinya adalah memperbanyak teknisi dan sumber daya motor listrik itu sendiri, jadi teknisi motor listtik.

Kalau untuk konversi memang masih harga mahal, harganya masih cukup mahal. Memang kalau dibandingkan dengan motor-motor yang harga 6 juta, kita 17 juta cukup mahal, tapi kalau dilihat dari daya tahan dan kemampuan mesinnya, ya wajar-wajar saja.

“Karena kita sudah ada sertifikat dari pabrikan, jadi kalau salah satu syarat untuk mengkonversi itu kita harus ada teknisi atau mekanik yang diasuh oleh pabrikan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Patuh Semeru 2026 Selama 14 Hari, Ini 8 Sasaran Utamanya
Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif
Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik
Respons Cepat Aduan 110, Polres Jember Amankan 21 Motor Balap Liar di Akses Bandara Notohadinegoro
Sarasehan Pencegahan Narkoba Di Guwang, TNI-Polri Dan Pecalang Bersinergi Jaga Keamanan
Dandim 1616/Gianyar Hadiri Pelantikan 26 Perbekel Serentak, Bupati Tekankan Tanggung Jawab dan Pelayanan Publik
Minggu Kasih di Gereja Santa Maria Ratu Rosari, Kapolres Gianyar Ajak Masyarakat Perangi Narkoba Dan Jauhi Judi Online
Masuk Hari ke-24 Pemutihan Pajak, Samsat Bangil Pasuruan Diserbu Wajib Pajak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Satlantas Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Patuh Semeru 2026 Selama 14 Hari, Ini 8 Sasaran Utamanya

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Respons Cepat Aduan 110, Polres Jember Amankan 21 Motor Balap Liar di Akses Bandara Notohadinegoro

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Sarasehan Pencegahan Narkoba Di Guwang, TNI-Polri Dan Pecalang Bersinergi Jaga Keamanan

Berita Terbaru