Anggota Linmas Sekaligus Ketua Pemuda di Desa Cikande Kecamatan Jayanti Jadi Korban Penganiyaan Saat merespon Aduan Warga, Pelaku Gunakan Mesin Gergaji

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Peristiwa tragis terjadi di Desa Cikande, RT 21 RW 06, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Seorang ketua pemuda sekaligus Linmas Desa Cikande,Kecamatan Jayanti, bernama Kasiman bin Bahrudin menjadi korban penyerangan brutal saat merespon aduan warga adanya seseorang yang memalak penghuni kontrakan dilingkungan, pelaku diduga dalam pengaruh alkohol. Ironisnya, korban justru diserang menggunakan senjata tajam oleh pelaku,hingga dengan mesin gergaji pemotong pohon (senso) oleh pelaku berinisial MS. Sabtu (04/10/25)

Menurut keterangan saksi, pelaku awalnya datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam jenis golok, namun berhasil diamankan oleh warga sekitar. Tidak berhenti di situ, pelaku kembali ke rumah untuk mengambil pisau, yang juga sempat dicegah oleh tetangga. Namun, bukannya menyerah, pelaku kembali lagi dengan membawa mesin senso, dan langsung menyerang korban hingga tersungkur.

Korban Kasiman yang diketahui berniat hanya untuk memisahkan dan melerai perkelahian malah menjadi sasaran utama penyerangan. Ia mengalami luka berat akibat hantaman mesin gergaji tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku Ditangkap Polisi

Tidak lama setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan oleh petugas dari Pospol Jayanti dan langsung dibawa ke Polsek Cisoka untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak keluarga korban berharap agar pelaku dihukum seberat-beratnya. “Sudah jelas ada niat jahat. Pertama bawa golok, kedua pisau, dan terakhir senso (gergaji mesin) untuk menebas suami saya. Padahal suami saya hanya ingin melerai perkelahian. Ini perbuatan keji,” ujar istri korban saat dikonfirmasi oleh awak media.

Senada dengan itu, Ketua RT 21 RW 06, Muhidin, juga menyampaikan harapannya agar proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku di Indonesia. “Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, agar menjadi efek jera bagi pelaku penganiayaan” tegasnya.

Hingga saat ini, korban masih dalam perawatan intensif, sementara pelaku ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending
Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah
Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili
Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan
BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi
Pemeriksaan Ketat Lapas Banyuwangi Bongkar Modua Penyelundupan Sabu di Area Sensitif Pengunjung Wanita
Diduga Langgar Aturan Mendahului, Bus AKAS Asri Alami Kecelakaan Beruntun dengan Dua Dump Truck di Probolinggo
Balap Liar di Simpang Lima Banyuwangi Dibubarkan Polisi, Empat Motor Spek Balap Disita

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Salah Perhitungan Saat Menyalip, Pemotor Asal Situbondo Tewas dalam Kecelakaan di Gending

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

Warga Kampung Sempur Jayanti Digegerkan Penemuan Jenazah Pria di Dalam Rumah

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:47 WIB

Satgas RI-PNG Yonif 645 Perkenalkan Anggota Pos dan Laksanakan Karya Bakti di Gereja Distrik Apalapsili

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:31 WIB

Komitmen Polsek Tigaraksa Tindak Tegas Peredaran Obat Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:17 WIB

BPBD Lakukan Evakuasi Cepat, Jenazah Nelayan Asal Jember Terdampar di Pantai Savana Pandanwangi

Berita Terbaru