Belajar Jadi Warga Biasa, Siswa SPN Polda Jatim Temukan Hal Menarik Saat Lomba Live In

- Penulis

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Garudaxpose.com | Mojokerto – Suasana Aula Bhayangkara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur terasa berbeda pada Selasa (25/11/2025) pagi. Para siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 tampak antusias memaparkan hasil pembelajaran mereka.

​Hari itu, SPN Polda Jatim menggelar kompetisi presentasi hasil pembelajaran Live In, sebuah metode pembelajaran di mana calon anggota Polri terjun dan tinggal langsung bersama masyarakat.

​Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian Latihan Kerja (Latja) dan Live In yang telah dilaksanakan pada 3 hingga 8 November 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, sebanyak 247 siswa disebar ke lima Polres jajaran Polda Jatim, yakni Polres Blitar Kota, Polres Kediri, Polres Nganjuk, Polres Lamongan, dan Polres Gresik. Selama periode tersebut, para siswa menjalani lima hari Latja teknis kepolisian dan satu hari Live In untuk menyelami kehidupan sosial warga.

​Meski durasi Live In terbilang singkat, antusiasme para siswa dalam mempresentasikan hasil observasi mereka sangat tinggi. Di hadapan dewan juri, mereka menyajikan data komprehensif melalui video dokumenter, slide paparan menarik, hingga laporan tertulis yang mendalam.

​Kualitas penilaian pun tak main-main. Dewan juri dipimpin langsung oleh Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., didampingi Wakil Kepala SPN AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama (PJU), Komandan Batalyon (Danyon) Pengasuh, hingga Tim PID SPN Polda Jatim.

​Rangkaian lomba dibuka oleh Kepala Korps Siswa (Kakorsis), AKBP Agung Setyono, S.S., M.H. Dalam sambutannya, AKBP Agung menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar adu visual presentasi, melainkan uji substansi karakter calon Bhayangkara.

​”Kegiatan lomba ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana para siswa mampu menyerap nilai-nilai kehidupan di tengah masyarakat. Penilaian kami sangat ketat, meliputi aspek adaptasi sosial, bagaimana disiplin dan sikap mereka saat berbaur dengan warga, hingga inisiatif sosial yang mereka lakukan,” ujar AKBP Agung.

​Ia menambahkan, poin krusial lainnya adalah kepemimpinan, kualitas laporan tertulis, serta kemampuan public speaking dalam presentasi akhir.

​”Seorang polisi modern harus mampu menganalisa masalah sosial dan menyampaikannya dengan baik,” imbuhnya.

​Setelah melalui sesi presentasi yang ketat dan tanya jawab kritis antara peserta dengan dewan juri, akhirnya terpilih tiga regu dengan nilai tertinggi. Prestasi tersebut diraih oleh Regu Live In Peleton 2 Kompi A, Regu Live In Peleton 2 Kompi B, dan Regu Live In Peleton 2 Kompi C.

​Para pemenang dijadwalkan akan menerima penghargaan berupa piagam dan trofi yang akan diserahkan pada momen sakral ‘Malam Pengantar Tugas’, sekira bulan Desember 2025 mendatang.

​Menutup kegiatan, Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh siswa. Ia menekankan bahwa satu hari pelaksanaan Live In memiliki dampak jangka panjang bagi pembentukan karakter polisi yang humanis.

​”Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh siswa atas kelancaran dan kesuksesan pembelajaran di lima Polres jajaran. Meskipun Live In hanya satu hari, namun esensinya sangat dalam. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkembangkan nilai-nilai empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial di dada kalian,” tegas Kombes Pol Agus Wibowo dalam sambutan penutupnya.

​Perwira menengah dengan tiga melati di pundak ini mengingatkan, dengan terlibat langsung dalam aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, para siswa sedang belajar menjadi seorang bhayangkara yang peka dan empati.

​”Di lapangan, kalian dituntut menerapkan komunikasi efektif dan kerja sama tim. Lebih dari itu, setiap pengambilan keputusan harus berbasis nilai empati moral dan etika profesi. Inilah bekal kalian saat nanti benar-benar bertugas melayani masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sekadar Layani Administrasi SIM, Polisi Probolinggo Kota Perdalam Bahasa Isyarat
Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr
Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Lumajang Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa
Polres Lumajang Gelar Layanan Kesehatan Gratis Bagi Pengemudi Ojek Online
Sinergi TNI-Polri Amankan Kegiatan Masyarakat di Lumajang, Situasi Kondusif
Peringati HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Lumajang Salurkan Bansos kepada 50 Pengemudi Ojol
Polisi Turun ke Lahan Pertanian Jrebeng Kulon, Petani Diajak Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
Kapolri Sambut Aspirasi Buruh, Desk Ketenagakerjaan Didorong Masuk Revisi UU

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 03:36 WIB

Tak Sekadar Layani Administrasi SIM, Polisi Probolinggo Kota Perdalam Bahasa Isyarat

Rabu, 16 September 2026 - 12:20 WIB

Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr

Rabu, 16 September 2026 - 06:19 WIB

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Lumajang Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa

Rabu, 16 September 2026 - 06:06 WIB

Polres Lumajang Gelar Layanan Kesehatan Gratis Bagi Pengemudi Ojek Online

Rabu, 16 September 2026 - 05:52 WIB

Sinergi TNI-Polri Amankan Kegiatan Masyarakat di Lumajang, Situasi Kondusif

Berita Terbaru