Menghidupkan Sejarah, Merawat Tradisi: Buku Kiai Santri Hadir sebagai Warisan Desa Mlilir

- Penulis

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghidupkan Sejarah, Merawat Tradisi: Buku Kiai Santri Hadir sebagai Warisan Desa Mlilir

SEMARANG, Mlilir,Bandungan-GarudaXpose.com-Mahasiswa KKN Giat 13 UNNES, Muhamad Khoerul Mahfud, meluncurkan buku _“Kiai Santri: Sejarah, Tradisi, dan Pelestarian Warisan Lokal”_ yang secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Desa Mlilir pada 20 November 2025. Buku ini merupakan hasil penelitian mendalam tentang Makam Kiai Santri, sebuah situs sejarah dan spiritual yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Mlilir.

Buku ini mengulas sejarah Makam Kiai Santri, makna di balik nama tersebut, serta tradisi keagamaan yang terus dijaga, seperti haul dan tahlilan. Dengan pendekatan lisan dan pengamatan langsung, Mahfud berhasil menyajikan gambaran utuh tentang bagaimana masyarakat Mlilir merawat dan melestarikan warisan budaya mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam bukunya, Mahfud menjelaskan bahwa sejarah tidak hanya hidup dalam buku besar, prasasti, atau artefak kerajaan, tetapi juga hidup di desa-desa, di tempat yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, dan dalam cerita-cerita yang diwariskan secara lisan. Melalui pendekatan inilah buku _Kiai Santri_ mengajak pembaca—khususnya warga Mlilir dan sekitarnya—untuk menyadari bahwa mereka adalah bagian dari sejarah itu sendiri.

“Harapan saya, karya ini bisa jadi pengingat bahwa warisan seperti Makam Kiai Santri adalah identitas kita bersama,” kata Mahfud. Buku ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga nilai-nilai spiritual dan kebersamaan. KKN Giat 13 UNNES berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal melalui karya-karya seperti ini.

Buku ini sekaligus menjadi bukti bahwa KKN Giat 13 UNNES tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan literasi sejarah dan pelestarian budaya lokal. Melalui karya ini, Mahfud dan tim KKN turut memastikan bahwa nilai-nilai yang ada di Makam Kiai Santri tetap dijunjung tinggi oleh generasi mendatang.

Kepala Desa Mlilir, Bapak Agus Riyanto, S.Pd., menyambut baik peluncuran buku ini dan berharap dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat. “Buku ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Mlilir memiliki sejarah dan budaya yang kaya. Kami akan terus mendukung upaya pelestarian warisan lokal seperti ini,” ujarnya.

Peluncuran buku ini dihadiri oleh warga masyarakat Mlilir, perangkat desa, serta dosen pembimbing KKN Giat 13 UNNES. Acara ini juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi dan penampilan musik tradisional yang semakin memperkaya suasana.

Dosen pembimbing KKN Giat 13 UNNES, Dr. Sri Widyastuti, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas karya Mahfud dan berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi penelitian sejarah lokal lainnya. “Karya ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN UNNES tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, tetapi juga pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pelestarian budaya,” katanya.

Mahfud sendiri berharap buku ini dapat menjadi awal bagi penelitian lebih lanjut tentang sejarah dan budaya Mlilir. “Masih banyak potensi sejarah dan budaya di Mlilir yang belum tergali. Semoga buku ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan warisan lokal,” tutupnya.(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Khidmat Tasyakuran HBP ke-62, Rutan Kelas I Palembang Perkuat Komitmen Pemasyarakatan
Kapolres Pematangsiantar Pembina Upacara Bendera di SMA Sultan Agung, Jauhi Narkoba
Respon Laporan Warga, Polsek Tebing Tinggi Cek Lokasi Sabung Ayam di Penggalangan
Pemusnahan Barang Bukti Rutan Kelas I Palembang, Wujud Komitmen Bersih dari Barang Terlarang di HBP ke-62
Gelar Aksi Damai GLSS di BPN Palembang: Desak Pencopotan Oknum Pejabat Terkait Sengketa Lahan dan  Indikasi Mafia Tanah Serta Pelanggaran Prosedur 
Model Ponsel Cisoka Menjual Berbagai Macam Merk Handphone 
Tragedi Rumah Tangga di Gambiran: Suami Bakar Istri, Lalu Ikut Membakar Diri
GERAK Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa Adil Makmur, Kecamatan Cengal,Ogan Komering Ilir

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 07:50 WIB

Khidmat Tasyakuran HBP ke-62, Rutan Kelas I Palembang Perkuat Komitmen Pemasyarakatan

Senin, 27 April 2026 - 07:40 WIB

Kapolres Pematangsiantar Pembina Upacara Bendera di SMA Sultan Agung, Jauhi Narkoba

Senin, 27 April 2026 - 05:49 WIB

Pemusnahan Barang Bukti Rutan Kelas I Palembang, Wujud Komitmen Bersih dari Barang Terlarang di HBP ke-62

Senin, 27 April 2026 - 04:28 WIB

Gelar Aksi Damai GLSS di BPN Palembang: Desak Pencopotan Oknum Pejabat Terkait Sengketa Lahan dan  Indikasi Mafia Tanah Serta Pelanggaran Prosedur 

Senin, 27 April 2026 - 03:22 WIB

Model Ponsel Cisoka Menjual Berbagai Macam Merk Handphone 

Berita Terbaru