Buruh Brebes Desak UMK 2026 Naik Rp 3,5 Juta, “Mboten Kuat, Mboten Mampu!”

- Penulis

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh Brebes Desak UMK 2026 Naik Rp 3,5 Juta, “Mboten Kuat, Mboten Mampu!”

BREBES,GarudaXpose.com- Ratusan buruh di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar aksi demo di depan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) pada Rabu (19/11/2025) siang, menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2026 menjadi Rp 3,5 juta. Mereka tergabung dalam Serikat Buruh Merdeka Indonesia (Sebumi) dan Serikat Pekerja Nasional (SPN).

Aksi demo ini merupakan bentuk protes atas UMK tahun 2025 yang hanya sebesar Rp 2,2 juta, yang dinilai tidak cukup untuk biaya hidup di Brebes. “Kami ingin upah yang layak menjadi Rp 3,5 juta di tahun 2026, agar tidak hanya cukup untuk hidup sehari-hari tapi juga untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Arifudin, Korlap aksi dari Sebumi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyeksi UMK 2026 berdasarkan tren kenaikan rata-rata di Jawa Tengah diperkirakan hanya mencapai sekitar Rp 2.474.980, yang menempatkan Brebes di jajaran daerah dengan upah paling rendah di provinsi ini. Arifudin menambahkan bahwa investasi yang masuk ke Brebes tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas upah yang layak bagi pekerja.

“Mboten kuat, mboten mampu!” seru Arifudin, mengacu pada upah yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup buruh dan keluarganya. Ia meminta Pemkab Brebes memperhatikan nasib para buruh dan meningkatkan UMK untuk mengurangi angka kemiskinan di Brebes.

Buruh Brebes Desak UMK 2026 Naik Rp 3,5 Juta, “Mboten Kuat, Mboten Mampu!”

Menurut Arifudin, tuntutan UMK sebesar Rp 3,5 juta didasarkan pada tiga pilar utama, yaitu Kebutuhan Hidup Layak (KHL) bagi buruh lajang, kebutuhan keluarga, dan pertumbuhan ekonomi daerah. “Upah sekarang hanya cukup untuk bertahan hidup, bukan untuk hidup secara bermartabat,” tambahnya.

Perwakilan buruh diterima oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, dan pejabat lainnya, termasuk Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Brebes, Warsito Eko Putro. Warsito menjelaskan bahwa kenaikan UMK akan dirumuskan oleh Dewan Pengupahan, mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

“Kami memahami tuntutan buruh, namun perlu diingat bahwa UMK harus seimbang dengan kemampuan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Warsito. Ia menambahkan bahwa hasil pembahasan akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk ditetapkan sebagai UMK 2026.

Buruh Brebes Desak UMK 2026 Naik Rp 3,5 Juta, “Mboten Kuat, Mboten Mampu!”

Wakil Bupati Brebes, Wurja, juga memberikan keterangan bahwa Pemkab Brebes akan mempertimbangkan tuntutan buruh dan akan berupaya meningkatkan UMK 2026. “Kami akan bekerja sama dengan Dewan Pengupahan untuk menentukan UMK yang layak bagi buruh Brebes,” katanya.

Aksi demo ini berlangsung damai dan lancar, dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian. Buruh berharap agar tuntutan mereka dapat dipenuhi dan UMK 2026 dapat meningkat menjadi Rp 3,5 juta*(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal
Ketua Yayasan “Indonesia Terang Benderang” Batunadua Jae Diduga Ajang Korupsi Dari Program MBG !
PENERIMAAN TERPADU ANGGOTA POLRI TA. 2026 DIBUKA – PENDAFTARAN 09-30 MARET, GRATIS DAN ONLINE!
TMMD ke-127 Banyuasin Ditutup, Danrem 044/Gapo : Wujud Nyata Gotong Royong TNI dan Rakyat
Penerimaan Polri Dibuka, Polsek Siantar Selatan Sosialisasi Penerimaan Polri T.A 2026 di SMK Parbina Nusantara
Massa Front Aksi Rakyat Palembang Gelar Aksi Damai di Kantor Walikota Palembang Minta Walikota Palembang Evaluasi dan Copot Kasat Pol PP Kota Palembang Diduga Belum Maksimal Melaksanakan Perda Kota Palembang
DPW PPAM Sumsel Indonesia Soroti Rencana Pengadaan Meja Biliar DPRD Sumsel Senilai Rp486,9 Juta

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:16 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot Keras: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tak Standar, Berpotensi Dilaporkan ke KPK

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:40 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Brimob Polda Sumut Hadir Berbagi Sembako Untuk Santri Mandailing Natal

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:31 WIB

Ketua Yayasan “Indonesia Terang Benderang” Batunadua Jae Diduga Ajang Korupsi Dari Program MBG !

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

PENERIMAAN TERPADU ANGGOTA POLRI TA. 2026 DIBUKA – PENDAFTARAN 09-30 MARET, GRATIS DAN ONLINE!

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:54 WIB

TMMD ke-127 Banyuasin Ditutup, Danrem 044/Gapo : Wujud Nyata Gotong Royong TNI dan Rakyat

Berita Terbaru