Dugaan KKN Yang Mengakibatkan Kerugian Negara di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Massa JAKOR Minta Kejati Sumsel Usut Tuntas 

- Penulis

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Palembang, – Massa Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan (JAKOR SUMSEL) sambangi Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel ) untuk melakukan aksi unjuk rasa damai terkait adanya dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ) yang mengakibatkan Kerugian Negara di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Provinsi Sumater Selatan.

Aksi massa JAKOR yang di Koordinatori oleh Fadrianto TH di dampingi oleh Ade Irawan Kordinator Lapangan dalam orasinya, Rabu (29/04/26) mengatakan,” sehubungan dengan data dan informasi yang kami dapatkan terkait adanya dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ) yang mengakibatkan Kerugian Negara di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Provinsi Sumatera Selatan,”ujarnya.

Adapun dugaan KKN tersebut di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura sbb ;

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1.Pengelolaan KUR Kecil kepada Enam Debitur pada Kantor Cabang Martapura Tidak Sesuai Kondisi Senyatanya dan Digunakan oleh FSL yang diduga merugikan keuangan negara Sebesar Rp.2.850.000.000,00.

Berdasarkan dengan data yang kami dapatkan bahwa enam debitur atas nama FEP. JSN, WLP, KIS, YFP, dan SLY merupakan karyawan atau kerabat dari karyawan FSL, yang bergerak di bidang usaha konstruksi di Martapura, Kabupaten OKU Timur menunjukkan keenam nama tersebut mengetahui identitasnya dipinjam oleh FSL untuk memperoleh fasilitas KUR Kecil dari Bank Sumsel Babel Kantor Cabang Martapura. Objek usaha yang digunakan sebagai objek pembiayaan KUR Modal Kerja adalah Budidaya Ikan Air Tawar dan Perkebunan Karet sebagaimana tercantum pada MPK dengan nilai plafon sebesar Rp.2.850.000.000,00.

2.Pengelolaan KUR Kecil kepada Lima Debitur pada Kantor Cabang Martapura Tidak Sesuai Kondisi Senyatanya dan Digunakan oleh FPJ dan MIR diduga merugikan keuangan negara Sebesar Rp.2.500.000.000,00.

3.Program Penggemukan Sapi Potong Limousin Tahap II Tahun 2023 pada Kantor Cabang Martapura yang diduga merugikan keuangan Negara Sebesar Rp.2.075.326.720,00

4.Pengelolaan KUR Mikro kepada Delapan Debitur Usaha Pertanian Padi dan Jagung pada Kantor Cabang Martapura Tidak Sesuai dengan Kondisi Senyatanya dan Digunakan oleh ANW, SHN, GAA, dan KAH yang diduga merugikan keuangan negara Sebesar Rp.785.000.000,00

5.Pengelolaan Kredit Usaha Rakyat Mikro kepada Debitur Usaha Pertanian Padi dan Jagung pada Kantor Cabang Martapura Tidak Didasarkan Bukti Pendukung yang Valid

Serta, adapun tuntutan kami (Jakor Sumsel) ke Kejati Sumsel Meminta sbb ;

1.Tangkap Koruptor

2.Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk melakukan pemeriksaan atas dugaan KKN di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura,.Sumatera Selatan yang diduga mengakibatkan Kerugian Negara.

Dan,”kami berharap agar Kejati Sumsel segera menindak lanjuti laporan kami (Jakor) ini, dan kami juga sudah sertakan bukti-bukti laporan kami ke Kejati Sumsel, apa bila dalam satu Minggu ini tidak ada progresnya atau tindak lanjutnya, maka kami (Jakor) akan melakukan aksi lagi yang lebih besar lagi,”pungkasnya.

Sementara itu, massa Jakor Sumsel di terima oleh Kajati Sumsel yang di wakili oleh Burnia Jaksa Fungsional Kejati Sumsel yang mengatakan terima kasih kepada teman-teman Jakor atas Laporan dan Informasinya kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan terkait dengan adanya dugaan tindak pidana KKN di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura tentunya sudah kami memahami.

“Nanti Laporannya di masukan ke PTSP Kejati Sumsel, dan setiap laporan pasti akan kami tindak dan selanjutkan pasti akan kami laporkan kepada teman-teman Jakor Sumsel,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MODERNISASI BIROKRASI PEMKAB PALAS IKUTI SOSIALISASI AI AGENT UNTUK EVALUASI SAKIP
Massa JAKOR Minta Kejati Sumsel Usut Tuntas Dugaan KKN Yang Mengakibatkan Kerugian Negara di Sekretariat DPRD Kabupaten PALI
Hasibuan Mampu Bersihkan Sampah Sendiri,Harap Dinas LHK Angkut Sisa Rumput Dan Kayu
Miliki Sabu, RJ Diamankan Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi di Bandar Sakti
KS, FS dan SF Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Tipikor Dalam Pemberian KUR Pada Bank Pemerintah Cabang Martapura
Pelapor Kasus Dugaan Penganiayaan Jalani BAP Tambahan, Harap Proses Hukum Berjalan Cepat
Khatam Al-Qur’an dan Pelepasan 210 Siswa Kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal Berlangsung Khidmat dan Meriah
Sosialisasi Taspen Di Palas PPPK Dapat Pasilitas Tabungan Pensiun Tambahan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 05:40 WIB

MODERNISASI BIROKRASI PEMKAB PALAS IKUTI SOSIALISASI AI AGENT UNTUK EVALUASI SAKIP

Rabu, 29 April 2026 - 05:39 WIB

Dugaan KKN Yang Mengakibatkan Kerugian Negara di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Massa JAKOR Minta Kejati Sumsel Usut Tuntas 

Rabu, 29 April 2026 - 05:11 WIB

Massa JAKOR Minta Kejati Sumsel Usut Tuntas Dugaan KKN Yang Mengakibatkan Kerugian Negara di Sekretariat DPRD Kabupaten PALI

Rabu, 29 April 2026 - 04:36 WIB

Hasibuan Mampu Bersihkan Sampah Sendiri,Harap Dinas LHK Angkut Sisa Rumput Dan Kayu

Rabu, 29 April 2026 - 02:54 WIB

Miliki Sabu, RJ Diamankan Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi di Bandar Sakti

Berita Terbaru