Punya 153 Sekolah Lansia, Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026

- Penulis

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAXPOSE.COM |BANYUWANGI – Upaya Pemkab Banyuwangi mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan produktif mendapat apresiasi pemerintah pusat. Banyuwangi meraih penghargaan Lansia Berdaya (Sidaya) Awards 2026 dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atas keberhasilannya mengembangkan berbagai program pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup warga lanjut usia (lansia).

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, kepada Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, dalam forum Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Collaboration Summit di Jakarta, Kamis malam (5/11/2026). Banyuwangi ditetapkan sebagai kabupaten terbaik dalam pelaksanaan program Sidaya untuk klaster II Jawa-Bali. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Alhamdulillah, upaya Banyuwangi dalam meningkatkan kualitas hidup lansia mendapat apresiasi dari pusat. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat dan memperluas program pemberdayaan lansia,” kata Mujiono.

 

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas komitmen Banyuwangi dalam mendukung program Sidaya yang diinisiasi Kemendukbangga. Program ini bertujuan mendorong para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif di usia senja.

 

Salah satu program unggulan yang dikembangkan Banyuwangi adalah Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Banyuwangi meraih nilai tertinggi dalam pelaksanaan program tersebut dengan membentuk 153 sekolah lansia yang tersebar di seluruh kecamatan. Program ini telah diikuti sebanyak 4.590 peserta.

 

“Hampir seluruh desa dan kelurahan di Banyuwangi telah memiliki Sekolah Lansia. Ini menjadi ruang bagi para lansia untuk terus belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan, dan mengembangkan potensi diri. Kami ingin mereka tetap aktif, produktif, dan bahagia di usia lanjut,” ujar Mujiono.

 

Melalui Sekolah Lansia Tangguh, para peserta mendapatkan berbagai materi edukasi, mulai dari kesehatan fisik dan mental, kehidupan sosial, spiritualitas, hingga pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan demikian, para lansia tidak hanya mendapatkan pendampingan kesehatan, tetapi juga memiliki ruang untuk tetap beraktivitas dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

 

Selain Sekolah Lansia, Banyuwangi juga mengembangkan program pelatihan keterampilan dan kewirausahaan agar tetap memiliki kesempatan untuk berkarya dan memperoleh penghasilan.

 

“Program ini kami laksanakan bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar. Pelatihan dilakukan secara terjadwal di balai desa maupun kelurahan, dengan jenis keterampilan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan para peserta,” jelasnya.

 

Upaya pemberdayaan tersebut juga diiringi dengan penguatan pemantauan kesehatan lansia. Pemkab secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan, dengan hasil pemeriksaan yang dilaporkan melalui aplikasi SIDAYA. Sistem ini menjadi bagian dari upaya pendataan dan pemantauan kondisi lansia secara lebih terintegrasi.

 

Mujiono menegaskan, berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab untuk memastikan para lansia tetap mendapatkan perhatian dan kesempatan menjalani kehidupan yang berkualitas.

 

“Kami ingin para lansia tidak sekadar memiliki usia harapan hidup yang panjang, tetapi juga menikmati masa tua dengan sehat, mandiri, tetap produktif dengan menyesuaikan usianya, dan tetap memiliki peran di tengah keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya. (Kabiro bwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kebersihan dan Cegah Banjir, Kelurahan Enam Belas Ulu Palembang Bersama Warga dan Mahasiswa KKN FH Unitas Gelar Aksi Jumat Bersih
Satreskrim polres Jember bersama Polsek Semboro olah TKP di toko kelontong/sembako di semboro
Hari ke-36 Pemutihan Pajak Kendaraan, Samsat Lumajang Catat Lonjakan Kunjungan Wajib Pajak
Bupati Dan Wakil Bupati Bangli Turut Muspayang Bhakti, Puncak Pujawali Pura Kehen
Pemkab Bangli Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Bimtek Dan Pendampingan Perizinan Berusaha Di Susut
Polres Gianyar Dorong Peningkatan Keterampilan Generasi Muda melalui Program Poliran Di Omna International College
Menjaga Keharmonisan dan Kondusivitas Wilayah, Danramil Blahbatuh Hadiri Karya Agung Di Keramas
Wagub Giri Prasta Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, 446 Personel Gabungan Disiagakan Di Bali

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:41 WIB

Punya 153 Sekolah Lansia, Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 08:49 WIB

Jaga Kebersihan dan Cegah Banjir, Kelurahan Enam Belas Ulu Palembang Bersama Warga dan Mahasiswa KKN FH Unitas Gelar Aksi Jumat Bersih

Jumat, 6 November 2026 - 02:55 WIB

Satreskrim polres Jember bersama Polsek Semboro olah TKP di toko kelontong/sembako di semboro

Jumat, 6 November 2026 - 02:44 WIB

Hari ke-36 Pemutihan Pajak Kendaraan, Samsat Lumajang Catat Lonjakan Kunjungan Wajib Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 14:44 WIB

Bupati Dan Wakil Bupati Bangli Turut Muspayang Bhakti, Puncak Pujawali Pura Kehen

Berita Terbaru