Keterangan / Sub-Judul
Pelu Brace dan Ripana-Dadang Jadi Pembeda, Dominasi 70% Sikancil Bikin KNPI Tak Berdaya di Gelora Agus Salim
BREBES, GarudaXpose.com//Laga yang ditunggu di babak 16 besar Mahera Cup II akhirnya terjawab. Tim kuda hitam penuh magis, Sikancil FC Slatri Selatan memastikan diri lolos ke perempat final (8 besar) setelah membantai wakil Jawa Barat, KNPI Kuningan dengan skor telak 4-1.
Pertandingan putaran kedua hari ke-6, Rabu (7/10/2026) di Lapangan Gelora Agus Salim itu berlangsung dalam tensi tinggi namun penuh kelas. Di bawah terik cuaca cerah 32 derajat celcius, 2.200 penonton menjadi saksi kocekan bola cantik Imam CS yang tak terbendung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kick off dimulai pukul 16.10 WIB dengan durasi 2×30 menit, dipimpin wasit utama Bung Sarinto dibantu asisten wasit Sakroni, Agus Sony, cadangan Azmy, pengawas pertandingan Dany Senja dan media officer Agus Salim, S.Kom.
Sejak menit awal, Sikancil yang diasuh Wawan Winandar dengan pakem 4-3-3 langsung mengambil alih permainan. Kapten tim Imam Nurul yang menggalang pertahanan bersama penjaga gawang Rian Agung, membuat lini tengah Sikancil begitu hidup.
Babak Pertama: Pelu dan Ripana Buka Kran Gol
Dominasi 70% penguasaan bola Sikancil benar-benar menjadi mimpi buruk bagi KNPI Kuningan yang diasuh Didi Adha (4-4-2) dengan kapten Gilang Adha dan kiper Tio Adha.
Gol yang ditunggu pecah di menit ke-12. Pemain bernomor punggung 7, Pelu, dengan kocekan manisnya melewati dua bek KNPI dan melepaskan tendangan dingin ke pojok gawang. 1-0!
Tak butuh lama, menit ke-19, giliran pemain nomor punggung 4, Ripana, menggandakan keunggulan lewat skema passing pendek yang rapi. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Jual Beli Serangan, Dadang Supersub Jadi Penutup
Di jeda, kedua pelatih menginstruksikan ritme tinggi. Jual beli serangan terjadi, namun Sikancil tetap superior.
Pelu kembali menjadi momok. Di menit ke-40 babak kedua, ia mencatatkan brace setelah kembali menjebol gawang KNPI. Skor menjauh 3-0.
KNPI Kuningan yang nyaris frustrasi akhirnya memperkecil ketertinggalan lewat bola mati. Kapten Gilang Adha (No.7) di menit ke-44 melepaskan tendangan bebas lambung melengkung indah. Bola sempat ditepis Rian Agung namun membentur mistar dan masuk. 3-1.
Rotasi cerdas Wawan Winandar menjadi kunci. Masuknya pemain pengganti Dadang di menit ke-50-an langsung berbuah manis. Kurang dari dua menit di lapangan, Dadang menyambar bola liar dengan kaki kanan. Kiper Tio salah langkah, gol! Menit ke-52 skor berubah menjadi 4-1 dan bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
SUARA REPORTER – Bung Siung Dari Pinggir Lapangan:
“Serang dari kesebelasan Si Kancil masih menghadapi si kulit bundar yang masih tertata rapi, bertolak pinggang kita saksikan pemirsa! Bung Sarinto selaku sang pengadil dari PSSI Kabupaten Brebes memimpin jalannya laga sore hari ini!”
“Masih Pelu, masih Pelu melakukan satu kocekan yang sangat manis, bukan sebuah pelanggaran! Melewati dua pertahanan KNPI, angkat si kulit bundar, satu tandukan mencoba… masih dalam kekuasaan Si Kancil! Imam kembali ke belakang, sangat tenang, Kapten yang juga eks Persab Brebes ini!”
“Wahyu… tembakan mendatar terlalu lemah, mampu dibaca penjaga palang pintu terakhir! Namun di sana Suryadi, Zaki, Wahyu terus melakukan passing pendek yang luar biasa. Belum terjadi jual beli serangan yang signifikan di menit awal, namun Si Kancil sudah mengurung!”
“Memasuki babak kedua, tensi makin tinggi pemirsa! KNPI Kuningan mencoba bangkit lewat Fajri, Mukhsin, namun transisi cepat Si Kancil memporak-porandakan! Dan GOOLLL!! Dadang pemain pengganti nomor punggung 13, baru masuk langsung menyambar bola liar! 4-1! Gelora Agus Salim bergemuruh!”
TAMU VIP DAN SPONSOR HADIR:
Laga 16 besar yang panas ini turut disaksikan langsung oleh jajaran petinggi sepakbola Brebes. Terlihat hadir di tribun kehormatan Bendahara PSSI Kabupaten Brebes Drs. Bambang Purwanto, yang didampingi langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana Mahera Cup II Dedy Sunarto.
Tak ketinggalan, sponsor resmi jersey yang selalu mendukung persepakbolaan Brebes, Oljava Jersey – Bung Agung, juga hadir memberikan dukungan moral kepada kedua tim. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa Mahera Cup II bukan sekedar turnamen tarkam, tapi sudah menjadi magnet sepakbola Jateng-Jabar.
“Kocekan bola anak-anak hari ini penuh makna dan arti. Mereka tidak hanya menang, tapi menghibur. Imam sebagai jenderal lapangan sangat tenang mengatur ritme, Pelu luar biasa. Ini sepakbola Slatri yang sesungguhnya,” ujar salah satu official di bench Sikancil.
Dengan hasil ini, Sikancil FC Slatri Selatan resmi lolos ke putaran ke-3 / 8 Besar sementara KNPI FC Kuningan harus terpental dan mengubur mimpi di Mahera Cup II.
Sikancil FC membuktikan diri bukan sekadar tim pelengkap. Dengan modal kekompakan, kocekan bola Imam CS, dan supersub Dadang, mereka layak diperhitungkan sebagai calon juara. Perjalanan masih panjang, 8 besar akan jauh lebih kejam.
Selamat untuk Sikancil FC Slatri Selatan, salut untuk perjuangan KNPI Kuningan yang telah tampil sportif.
Jangan lewatkan! Besok putaran ke-2 hari ke-7, Kamis, 8 Oktober 2026, akan tersaji big match papan atas: Persaja Jagapura Vs Persepa Pamulihan. Menurut info yang masuk di redaksi Lensa Brebes dan GarudaXpose.com, kedua tim akan diperkuat pemain Liga 3 Jabar dan Jateng. Dijamin lebih ngot!
(4905)














